• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 8 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Zaman Sosial Media dan Fenomena Left Group

17/04/2022
in Jendela Hati, Unggulan
Sosial Media

Foto: Fifi P Jubilea

103
SHARES
796
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ZAMAN sekarang semua menggunakan sosial media. Dari pemilihan ketua arisan sampai pemilihan presiden. Dari informasi penting hingga gosip artis. Dan yang menarik juga adanya grup sosial media dari mulai grup facebook, bbm, whatsapp, dan masih banyak lagi.

Satu orang bisa gabung di banyak grup, mulai grup sekolahan, grup pekerjaan, grup arisan, bahkan sampai grup pengajian. Sosial media saat ini memang memegang peranan penting.

Dulu yang menjadi fenomena adalah adanya blackberry messager (BBM). Tetapi sekarang yang menjadi tren adalah whatsaap dan katanya untuk anak muda Line.

Baca juga: Muslim Sebagai Minoritas

Tapi bukan tren teknologi yang ingin saya bahas. Gadget yang bikin ketagihan, dan selalu dalam genggaman, sampai-sampai lupa genggaman dengan suami. Beruntungnya suami juga tidak marah, karena ia pun sibuk genggam gadgetnya.

Nah, topik yang ingin saya bahas adalah fenomena left group. Meski hanya ada di dunia maya, tapi setiap grup yang kita ikuti mempunyai kesan dan ikatan.

Ketika tiba-tiba ada yang left group dan kita melihat notifikasinya. Ada rasa kurang enak di hati. Mulailah bermunculan prasangka di kepala. Kemudian anggota yang lain tiba-tiba mulai ribut di chat pribadi.

Apa karena tidak setuju atau tidak suka dengan si A? Apa karena hal B dan banyak prasangka lainnya? Hingga ada pula yang ingin mengundang kembali ke grup.

Padahal menurut saya, kadang orang mungkin hanya ingin keluar sejenak dalam keramaian untuk tenangkan dirinya.

Tetapi left group ini membuktikan bahwa yang bersangkutan menunjukkan eksistensi dirinya. Menunjukkan protes dan sikap tidak setuju atas diskusi atau kondisi di grup itu.

Kadang saya lihat situasi ini situasi yang kekanak-kanakan karena seseorang yang sudah left, kemudian dengan polosnya di-invite lagi admin. Dan akhirnya dia left lagi di-invite lagi.

Prasangka di zaman sosial media

Suatu kali, teman saya yang pernah mengalami kondisi ini bercerita.

“Mengikuti group whatsapp yang kemudian tidak membuat senang hanya membuat hati kusut buat apa?! Mending ketemuan di dunia nyata aja deh, jangan di dumay (dunia maya).”

Akhirnya fenomena left group ini menunjukkan orang tersebut lagi ngambek. Dan kadang ada kesan kekanakan. Terlebih jika kita tahu bahwa dia left di berbagai grup.

Kasak kusuk di grup, “Kenapa ya dia left?”

Lalu ada yang jawab, “Positif thingking, kepencet kali.”

“Masak kepencet di beberapa grup.”

Ada juga yang ketika ditanya jawabnya, “Itu anakku yang mainanan hape.”

Setelah kesalnya hilang dia bersedia di invite kembali. Saya sendiri sering left group, tiga kali atau empat kali. Alasannya karena tidak nyaman dan malas buka grup itu bikin hati deg-degan dan tidak enak.

Lalu hati jadi lega ketika sudah tidak gabung di grup itu. Meski akhirnya pasrah ketika di invite lagi dan penyambutan pun bersahutan dari banyak anggota.

Fenomena left group ini bagian dari sebuah konflik di dunia maya. Tetapi kita pun wajib menghargai orang yang left grup. Karena kadang kita diundang ke sebuah grup tanpa izin dan tahu-tahu sudah ada dalam grup itu.

Kalau dengan ikut grup dapat menambah iman, menambah silaturahmi dan menambah pengetahuan, meski ada orang yang tidak kita suka sebaiknya tetap saja dalam grup tersebut. Menjadi anggota pasif saja, mengurangi hati yang tiba-tiba ‘nyess’ karena ada yang left group.

“Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” (HR. Hakim)

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBBs

Tags: jendela hatijibbsjigscjiscmam fifi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Minneapolis Izinkan Azan Berkumandang dari Masjid

Next Post

Beda Sikap untuk Israel dan Rusia

Next Post
Beda Sikap untuk Israel dan Rusia

Beda Sikap untuk Israel dan Rusia

BAZNAS Dorong Penguatan Program Pemberdayaan Melalui UPZ Masjid

BAZNAS Dorong Penguatan Program Pemberdayaan Melalui UPZ Masjid

Terapi dari Penyakit Maksiat

Terapi dari Penyakit Maksiat

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Jangan Terbawa Arus

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7807 shares
    Share 3123 Tweet 1952
  • Resep Singkong Keju Goreng

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga