• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 30 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Nabi Musa Mencari Cara Mengambil Hak dari Orang Kuat

30/05/2026
in Kisah
Kisah Nabi Musa Mencari Cara Mengambil Hak dari Orang Kuat

Ilustrasi: Meta AI

87
SHARES
666
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH Nabi Musa as mencari tahu bagaimana cara orang lemah mengambil hak dari orang kuat ditulis oleh Ustaz Aunur Rafiq Saleh, Lc. dengan judul asli Semua dalam Pengawasan Allah.

Allah swt. berfirman:

اِنَّ  رَبَّكَ  لَبِا لْمِرْصَا دِ

“Sungguh Tuhanmu benar-benar mengawasi.” (QS. Al-Fajr: 14)

Di dalam “Tafsir al-Jalalain” disebutkan, makna بالمرصاد adalah “mengawasi semua perbuatan hamba tanpa ada sedikit pun yang luput dari-Nya untuk memberikan balasan kepada mereka”.

Dalam tafsir “Fi Zhilalil Quran” disebutkan: Melihat, menghitung, menghisab dan membalas sesuai dengan timbangan yang akurat, yang tidak pernah salah, tidak menzalimi seorang pun, dan tidak memutuskan berdasarkan sisi lahiriyah tetapi berdasarkan hakikat segala sesuatu.

Sedangkan manusia bisa salah timbangannya, keliru penilaiannya, dan tidak melihat kecuali berdasarkan hal-hal yang bersifat lahiriyah.

Untuk mendapatkan gambaran lebih meyakinkan, renungkanlah kisah di bawah ini.

Baca juga: Mengambil Hikmah dari Kisah Nabi Musa dan Ahli Sihir

Kisah Nabi Musa Mencari Cara Mengambil Hak dari Orang Kuat

Disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa Musa as pernah bermunajat kepada Allah di suatu hari lalu bertanya kepada-Nya:

Wahai Tuhanku, bagaimanakah cara orang lemah mengambil haknya dari orang yang kuat?

Allah menjawab, Pergilah setelah ashar ke sebuah tempat pada jam sekian.. agar kamu melihat dan mengetahui bagaimana orang lemah mengambil haknya dari orang kuat.

Musa as pun pergi ke tempat tersebut. Di tempat ini ia melihat air terjun yang keluar dari sela-sela gunung.

Musa as duduk sambil memperhatikan dan mengamati. Tiba-tiba datang seorang penunggang kuda untuk mandi dan mengambil air. Ia turun dari kendaraannya dan melepas ikat pinggangnya lalu meletakkannya di atas batu yang ada di dekatnya.

Setelah puas minum dan mandi, penunggang kuda ini pergi tetapi lupa mengambil ikat pinggangnya.

Tidak lama kemudian datang seorang anak muda sambil menunggang keledai ke air terjun tersebut untuk minum dan mandi. Setelah minum dan mandi ia mengucap alhamdulillah dan kembali.

Saat hendak berjalan ia melihat ikat pinggang penunggang kuda yang tertinggal di pinggir air terjun. Ia mengambil dan membuka ikat pinggang itu dan ternyata berisi emas, uang dan permata yang sangat berharga. Ia pun pergi sambil membawa harta tersebut.

Tidak lama setelah itu, datang seorang kakek untuk minum dan mandi. Tidak lama kemudian datang penunggang kuda mencari ikat pinggangnya yang tertinggal tetapi tidak menemukannya.

Penunggang kuda bertanya kepada sang kakek: Mana ikat pinggangku yang tadi tertinggal di sini? Sang kakek menjawab: Saya tidak tahu dan saya tidak melihat ikat pinggang.

Penunggang kuda itu kemudian mencabut pedangnya lalu memenggal kepala sang kakek.

Musa as melihat dan mengamati semua peristiwa tersebut, lalu berkata: Wahai Tuhanku, penunggang kuda itu telah menzalimi sang kakek.

Allah menjelaskan: Wahai Musa! Kakek tua itu pernah membunuh orang tua penunggang kuda itu. Sedangkan bapaknya anak muda tadi pernah bekerja selama duapuluh tahun di tempat orang tua penunggang kuda tetapi tidak permah mendapatkan haknya.

Jadi, penunggang kuda itu mengambil hak bapaknya dari kakek tua, sedangkan anak muda itu mengambil hak bapaknya dari penunggang kuda.

Subhanallah. Maha Suci Allah yang menamakan diri-Nya “al-Haq”. Tidak ada kezaliman yang luput dari-Nya, sekecil apa pun. Semua dalam pengawasan-Nya dan mendapat balasan. Hati-hati![ind]

Tags: Kisah Nabi Musa Mencari Cara Mengambil Hak dari Orang Kuat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menapaki Jabal Nur, Perjalanan Spiritual ke Tempat Turunnya Wahyu Pertama

Next Post

AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Bogor dan Sukabumi

Next Post
AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Bogor dan Sukabumi

AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Bogor dan Sukabumi

Telaga Warna Wonosobo, Danau Cantik yang Berubah Warna di Dataran Tinggi Dieng

Telaga Warna Wonosobo, Danau Cantik yang Berubah Warna di Dataran Tinggi Dieng

Prinsip Pertumbuhan dan Perubahan dalam 7 Kebiasaan Efektif

Prinsip Pertumbuhan dan Perubahan dalam 7 Kebiasaan Efektif

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9437 shares
    Share 3775 Tweet 2359
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11801 shares
    Share 4720 Tweet 2950
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2500 shares
    Share 1000 Tweet 625
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2433 shares
    Share 973 Tweet 608
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1320 shares
    Share 528 Tweet 330
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4837 shares
    Share 1935 Tweet 1209
  • Kecerdasan Seorang Pemimpin

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Jika Takdir Tiba Maka Lenyaplah Semua Rencana

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga