• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Zaman Sosial Media dan Fenomena Left Group

17/04/2022
in Jendela Hati, Unggulan
Sosial Media

Foto: Fifi P Jubilea

103
SHARES
796
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ZAMAN sekarang semua menggunakan sosial media. Dari pemilihan ketua arisan sampai pemilihan presiden. Dari informasi penting hingga gosip artis. Dan yang menarik juga adanya grup sosial media dari mulai grup facebook, bbm, whatsapp, dan masih banyak lagi.

Satu orang bisa gabung di banyak grup, mulai grup sekolahan, grup pekerjaan, grup arisan, bahkan sampai grup pengajian. Sosial media saat ini memang memegang peranan penting.

Dulu yang menjadi fenomena adalah adanya blackberry messager (BBM). Tetapi sekarang yang menjadi tren adalah whatsaap dan katanya untuk anak muda Line.

Baca juga: Muslim Sebagai Minoritas

Tapi bukan tren teknologi yang ingin saya bahas. Gadget yang bikin ketagihan, dan selalu dalam genggaman, sampai-sampai lupa genggaman dengan suami. Beruntungnya suami juga tidak marah, karena ia pun sibuk genggam gadgetnya.

Nah, topik yang ingin saya bahas adalah fenomena left group. Meski hanya ada di dunia maya, tapi setiap grup yang kita ikuti mempunyai kesan dan ikatan.

Ketika tiba-tiba ada yang left group dan kita melihat notifikasinya. Ada rasa kurang enak di hati. Mulailah bermunculan prasangka di kepala. Kemudian anggota yang lain tiba-tiba mulai ribut di chat pribadi.

Apa karena tidak setuju atau tidak suka dengan si A? Apa karena hal B dan banyak prasangka lainnya? Hingga ada pula yang ingin mengundang kembali ke grup.

Padahal menurut saya, kadang orang mungkin hanya ingin keluar sejenak dalam keramaian untuk tenangkan dirinya.

Tetapi left group ini membuktikan bahwa yang bersangkutan menunjukkan eksistensi dirinya. Menunjukkan protes dan sikap tidak setuju atas diskusi atau kondisi di grup itu.

Kadang saya lihat situasi ini situasi yang kekanak-kanakan karena seseorang yang sudah left, kemudian dengan polosnya di-invite lagi admin. Dan akhirnya dia left lagi di-invite lagi.

Prasangka di zaman sosial media

Suatu kali, teman saya yang pernah mengalami kondisi ini bercerita.

“Mengikuti group whatsapp yang kemudian tidak membuat senang hanya membuat hati kusut buat apa?! Mending ketemuan di dunia nyata aja deh, jangan di dumay (dunia maya).”

Akhirnya fenomena left group ini menunjukkan orang tersebut lagi ngambek. Dan kadang ada kesan kekanakan. Terlebih jika kita tahu bahwa dia left di berbagai grup.

Kasak kusuk di grup, “Kenapa ya dia left?”

Lalu ada yang jawab, “Positif thingking, kepencet kali.”

“Masak kepencet di beberapa grup.”

Ada juga yang ketika ditanya jawabnya, “Itu anakku yang mainanan hape.”

Setelah kesalnya hilang dia bersedia di invite kembali. Saya sendiri sering left group, tiga kali atau empat kali. Alasannya karena tidak nyaman dan malas buka grup itu bikin hati deg-degan dan tidak enak.

Lalu hati jadi lega ketika sudah tidak gabung di grup itu. Meski akhirnya pasrah ketika di invite lagi dan penyambutan pun bersahutan dari banyak anggota.

Fenomena left group ini bagian dari sebuah konflik di dunia maya. Tetapi kita pun wajib menghargai orang yang left grup. Karena kadang kita diundang ke sebuah grup tanpa izin dan tahu-tahu sudah ada dalam grup itu.

Kalau dengan ikut grup dapat menambah iman, menambah silaturahmi dan menambah pengetahuan, meski ada orang yang tidak kita suka sebaiknya tetap saja dalam grup tersebut. Menjadi anggota pasif saja, mengurangi hati yang tiba-tiba ‘nyess’ karena ada yang left group.

“Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” (HR. Hakim)

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBBs

Tags: jendela hatijibbsjigscjiscmam fifi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Minneapolis Izinkan Azan Berkumandang dari Masjid

Next Post

Beda Sikap untuk Israel dan Rusia

Next Post
Beda Sikap untuk Israel dan Rusia

Beda Sikap untuk Israel dan Rusia

BAZNAS Dorong Penguatan Program Pemberdayaan Melalui UPZ Masjid

BAZNAS Dorong Penguatan Program Pemberdayaan Melalui UPZ Masjid

Terapi dari Penyakit Maksiat

Terapi dari Penyakit Maksiat

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7801 shares
    Share 3120 Tweet 1950
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    737 shares
    Share 295 Tweet 184
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3345 shares
    Share 1338 Tweet 836
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga