• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 19 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Wisata

Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

08/05/2026
in Wisata
Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

Foto: Pinterest

136
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KALURAHAN Banaran di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan wisata minat khusus, dari mengamati burung migran, penyu, sampai konservasi mangrove.

Secara garis besar, konsep wisata minat khusus tersebut berbasis konservasi, edukasi lingkungan, dan kuliner. Wisatawan pun bisa terlibat langsung dengan kehidupan warga.

Dikutip dari berbagai sumber, Ketua Desa Wisata Banaran, Duta Andika mengatakan, pengembangan wisata di wilayahnya berangkat dari potensi yang selama ini telah hidup di tengah masyarakat.

Semua kegiatan wisata dikembangkan menjadi daya tarik wisata edukasi yang mengundang wisatawan datang ke kawasan pesisir, meski tidak semasif wisata massal.

Kawasan pesisir Banaran termasuk titik persinggahan burung migran di sepanjang pantai selatan Jawa hingga Bali.

Saat musim migrasi, kawasan itu mulai menarik pengamat burung dan pegiat fotografi alam untuk datang. Selain itu, konservasi penyu menjadi salah satu aktivitas unggulan yang ditawarkan kepada wisatawan.

Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati pantai, tapi juga diajak memahami proses penyelamatan telur penyu hingga pelepasliaran tukik (anak penyu).

Baca juga: Berikut Beberapa Tempat Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang yang Bisa Kamu Kunjungi

Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

Bila ingin lebih dari itu, wisatawan dapat menikmati proses pencarian dan pemindahan telur penyu ke lokasi penetasan yang lebih aman.

Setelah menetas, tukik dirawat selama sekitar dua minggu sebelum dilepasliarkan ke laut bersama wisatawan.

Pengalaman senada juga ditawarkan melalui wisata mangrove. Pengunjung diajak mengenal proses pembibitan mangrove mulai dari penyemaian biji, perawatan bibit, hingga penanaman langsung di kawasan pesisir Banaran dan tepian muara Sungai Progo.

Tak hanya itu, wisatawan juga diperkenalkan pada pemanfaatan hasil mangrove yang mulai dikembangkan masyarakat setempat menjadi produk olahan.

Di tengah pengembangan wisata konservasi tersebut, Banaran juga mulai mengangkat potensi kuliner lokal melalui Kampung Lele Asap di Dusun Jati. Kampung wisata kuliner itu diresmikan pemerintah pada Rabu (6/5/2026).

Kuliner lele asap yang selama ini dikenal sebagai usaha rumahan masyarakat perlahan diarahkan menjadi daya tarik wisata baru.

Tradisi pengasapan lele telah berlangsung turun-temurun sejak generasi terdahulu sebagai cara agar ikan memiliki cita rasa berbeda sekaligus lebih awet.

Saat ini terdapat sekitar delapan pengrajin lele asap di Dusun Jati yang tergabung dalam tiga kelompok pengolah dan pemasar.

Produksi di padukuhan tersebut dapat mencapai sekitar setengah ton per hari pada hari biasa. Sebagian besar produksi rumahan itu dipasarkan ke pasar-pasar tradisional di wilayah Bantul dan Kulon Progo.

Sebagian lainnya dipasok ke warung makan sekitar desa yang menyajikan menu tradisional, terutama mangut lele asap yang menjadi kuliner khas setempat.

Pengembangan Kampung Lele Asap dilakukan agar kuliner khas tersebut tidak hanya menjadi komoditas konsumsi, tapi juga bagian dari pengalaman orang berwisata ke Banaran.

Berangkat dari daya tarik tersebut, pengelola desa wisata mulai menyusun berbagai paket wisata berbasis aktivitas warga.

Dalam paket tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati lele asap, tapi juga diajak melihat proses pengasapan, membersihkan ikan, hingga mengikuti aktivitas penjualan ke pasar bersama warga pada dini hari.

Pegalaman kukiner itu melengkapi seluruh pengalaman wisata itu dirancang saling terhubung. Wisatawan dapat mengombinasikan aktivitas konservasi mangrove, edukasi burung migran, pelepasliaran tukik, dan wisata kuliner lele asap dalam satu rangkaian kunjungan.

Wisatawan yang menginap sedikitnya dua malam di Banaran dapat menikmati paket lengkap mulai dari kegiatan konservasi pesisir hingga pengalaman mengikuti proses produksi dan pemasaran lele asap.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Setelah menikmati berbagai aktivitas tersebut, wisatawan juga dapat menjadikan lele asap sebagai oleh-oleh khas Kulon Progo.

Selain wisata konservasi dan kuliner, Desa Wisata Banaran juga mulai menyiapkan pengembangan wisata baru di kawasan sekitar Jembatan Banaran dan saluran irigasi peninggalan Jepang, yang direncanakan nantinya menjadi lokasi aktivitas kayak dan kano.

Potensi ekowisata lain, seperti pengembangan wisata kepiting bakau, juga masih dalam tahap perencanaan.

Meski demikian, pengembangan wisata di kawasan tersebut masih menghadapi tantangan, terutama persoalan sampah kiriman di wilayah muara pantai selatan. Warga disebut rutin membersihkan kawasan pantai setiap hari, meski sampah dari aliran sungai terus datang kembali.

Selain itu, abrasi juga terus menggerus kawasan Pantai Trisik yang dahulu dikenal sebagai salah satu pantai berpasir hitam dengan panorama khas laut selatan.

Di tengah berbagai tantangan itu, Desa Wisata Banaran memilih tetap mengembangkan pariwisata berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat, dengan harapan wisata minat khusus dapat menjadi identitas kuat kawasan pesisir selatan Kulon Progo. [Din]

Tags: Wisata Minat Khusus di Kulon Progo
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inspirasi Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim Alaihissalam

Next Post

Masa Depan di Tangan Islam

Next Post
Masa Depan di Tangan Islam

Masa Depan di Tangan Islam

Kandungan Kosmetik Berbahaya yang Dilarang BPOM

Kandungan Kosmetik Berbahaya yang Dilarang BPOM

Kehadiran Pagi Adalah untuk Membangun Kesadaran Akan Kebaikan

Kehadiran Pagi Adalah untuk Membangun Kesadaran Akan Kebaikan

  • Tips Agar Wangi Parfum Tahan Lebih Lama

    Tips Agar Wangi Parfum Tahan Lebih Lama

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Beberapa Kandungan Sunscreen yang Harus Dihindari

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 5 Tips untuk Cepat Move On

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8682 shares
    Share 3473 Tweet 2171
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11471 shares
    Share 4588 Tweet 2868
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2318 shares
    Share 927 Tweet 580
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3907 shares
    Share 1563 Tweet 977
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4641 shares
    Share 1856 Tweet 1160
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga