BAGI banyak jamaah haji dan umrah asal Indonesia, perjalanan ke Makkah tidak hanya diisi dengan ibadah di Masjidil Haram.
Setelah menjalani prosesi umrah dan haji, biasanya para jamaah menyempatkan diri untuk belanja oleh-oleh.
Ada satu destinasi yang hampir selalu masuk dalam daftar kunjungan, yaitu Pasar Kakiyah atau Souq Al-Kakiyah.
Pasar ini letaknya kawasan Al Kakiyah, sekitar 8 kilometer dari Masjidil Haram ini dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Makkah.
Pasar Kakiyah memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan suasana yang berbeda dibandingkan pusat perbelanjaan modern di sekitar Masjidil Haram.
Di sini, pengunjung dapat merasakan atmosfer pasar tradisional Arab yang ramai, penuh warna, dan dipadati pedagang serta pengunjung.
Pasar ini dijuluki sebagai “Tanah Abangnya Makkah” oleh masyarakat indonesia karena kelengkapan barang dan harga yang relatif terjangkau.
Baca Juga: Arab Saudi Kembangkan Rumah Sakit Darurat Mina 2 di Makkah
Pesona Pasar Kakiyah di Makkah, Surga Belanja bagi Jamaah Haji dan Umrah
Ribuan Pilihan Oleh-Oleh dalam Satu Kawasan
Salah satu pesona utama Pasar Kakiyah adalah keberagaman produk yang ditawarkan. Di pasar ini, pengunjung dapat menemukan berbagai jenis kurma, cokelat khas Arab Saudi, tasbih, sajadah, parfum non-alkohol, abaya, gamis, peci, hingga aneka mainan anak-anak. Banyak toko menjual barang secara grosir sehingga harganya sering kali lebih murah dibandingkan toko-toko di sekitar Masjidil Haram
Kurma menjadi salah satu produk yang paling banyak diburu. Berbagai jenis kurma seperti Ajwa, Sukkari, dan Safawi tersedia dalam beragam kualitas dan ukuran kemasan. Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan rempah-rempah khas Timur Tengah yang jarang ditemukan di Indonesia.
Pedagang yang Ramah dengan Jamaah Indonesia
Keunikan lain dari Pasar Kakiyah adalah banyaknya pedagang yang sudah terbiasa melayani pembeli dari Indonesia. Bahkan sebagian pedagang mampu mengucapkan beberapa kalimat sederhana dalam bahasa Indonesia untuk mempermudah transaksi. Kondisi ini membuat jamaah merasa lebih nyaman saat berbelanja dan menawar harga barang
Kemampuan berbahasa Indonesia para pedagang tersebut tidak lepas dari besarnya jumlah jamaah Indonesia yang berkunjung setiap musim haji dan umrah. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah jamaah terbesar yang datang ke Tanah Suci setiap tahunnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pengalaman Menawar yang Menarik
Berbelanja di Pasar Kakiyah juga memberikan pengalaman khas pasar tradisional Arab, yaitu tawar-menawar. Banyak pedagang membuka harga yang masih bisa dinegosiasikan, terutama jika pembeli membeli dalam jumlah banyak. Aktivitas tawar-menawar ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan jamaah yang ingin mendapatkan harga terbaik
Lokasi Strategis dan Mudah Dijangkau
Pasar Kakiyah berada di kawasan yang cukup mudah diakses dari pusat Kota Makkah. Banyak biro perjalanan haji dan umrah yang memasukkan kunjungan ke pasar ini dalam agenda jamaah. Selain menggunakan bus rombongan, pasar ini juga dapat dijangkau dengan taksi maupun transportasi umum. [DW]





