• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Wisata

Kenali Pasar-Pasar Bersejarah di Jakarta yang Masih Beroperasi Hingga Saat Ini

13/12/2025
in Wisata
Kenali Pasar-Pasar Bersejarah di Jakarta yang Masih Beroperasi Hingga Saat Ini

Foto: Pinterest

67
SHARES
515
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PASAR Baru di Jakarta Pusat merupakan pusat belanja bersejarah. Dulu pasar ini adalah pasar elite di Batavia dengan berderet toko legendaris.

Pasar Baru mulai beroperasi pada 1820. Pasar ini merupakan salah satu pusat perdagangan tertua di Jakarta.

Keberadaannya menjadi bagian dari perkembangan pasar-pasar besar sebelumnya, seperti Pasar Senen yang dibuka pada 1733 dan Pasar Tanah Abang pada 1736. Keduanya berada di bawah tuan tanah yang sama, yaitu Justinus Vinck.

Penamaan pasar-pasar itu mengikuti hari pembukaannya. Pasar Senen buka setiap Senin, Pasar Kemis di Jatinegara buka setiap Kamis, dan Pasar Jumat di Ciputat buka setiap Jumat. Karena tingginya minat masyarakat, Pasar Senen akhirnya beroperasi setiap hari sejak 1766.

Pasar Tanah Abang mendapat nama dari pohon Tenabang yaitu sejenis pohon palem yang tumbuh di kawasan tersebut. Tradisi penamaan lokasi berdasarkan kondisi atau objek yang ada di tempat itu memang lazim di masa Batavia, seperti Menteng dan Tanah Abang.

Setelah dua pasar besar itu berkembang, pemerintah kolonial meresmikan Pasar Baru untuk menjadi pasar belanja terbuka yang lebih modern bagi masyarakat Batavia.

Baca juga: Air Terjun di Batu Malang Cocok untuk Kamu Pecinta Wisata Alam

Kenali Pasar-Pasar Bersejarah di Jakarta yang Masih Beroperasi Hingga Saat Ini

Istilah “pedagang kaki lima” juga berasal dari peraturan yang ditetapkan Gubernur Jenderal Raffles pada 1809. Ia mewajibkan bangunan kantor di tepi jalan Batavia menyediakan jalur pejalan kaki selebar lima kaki masyarakat agar dapat berjalan tanpa bersinggungan dengan delman dan para pedagang.

Trotoar lima kaki itulah yang kemudian menumbuhkan istilah “kaki lima” hingga dikenal luas sampai hari ini. Pasar Baru pada masanya menjadi kawasan elit Belanda, seiring dengan letaknya yang berada dekat pusat pemerintahan Weltevreden.

Gubernur Jenderal Daendels, yang dikenal sebagai pemimpin otoriter, menjadikan wilayah sekitar Veteran sebagai kediaman kaum elite Eropa. Kala itu, masyarakat Belanda berbelanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Baru.

Pada era Orde Baru, tempat ini juga dikenal sebagai pusat mode, masyarakat datang untuk membeli sepatu, jaket, dan pakaian, menjadikan Pasar Baru sepopuler mal modern seperti Grand Indonesia pada masa kini.

Kawasan itu juga menyimpan kisah toko-toko legendaris, salah satunya Toko Kompak yang dulu bernama Sunchiangbou.

Pemiliknya adalah pendiri Bakmi Kelinci. Awalnya mereka menjual furniture rotan, namun ketika tren berubah menjadi plastik, toko bergeser menjual barang pecah belah.

Pada masa Presiden Soeharto, nama-nama Tionghoa diwajibkan dinasionalisasi, sehingga Sunchiangbou berganti nama menjadi Kompak.

Bangunan toko itu dulu milik seorang kapiten Tionghoa, karena pada masa kolonial, Kapiten dan wali kota bertugas mengawasi komunitas Tionghoa bagi kepentingan administrasi Belanda.

Rumah toko (ruko) tua seperti itu termasuk salah satu dari sedikit rumah tradisional Tionghoa di Indonesia yang masih bertahan, sejajar dengan kompleks Candra Naya di Glodok serta Museum Benteng Heritage di Tangerang.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ciri khasnya adalah pembagian ruang untuk istri pertama dan selir, serta atap nangsah yang hanya boleh digunakan oleh pejabat atau warga Tionghoa terpandang.

Selain itu, ada juga Toko Koh Tek yang terkenal dengan cakwe dan kue bantalnya. Meski tidak memiliki label halal, makanan ini aman dikonsumsi dan menjadi favorit banyak warga.

Keunikan lainnya, adonan cakwe dibuat langsung oleh Koh Ah Tok, sementara para pegawai hanya bertugas menggoreng menggunakan barqo bukan minyak biasa.

Pasar Baru juga pernah menjadi tempat lahirnya cikal bakal Mal Matahari pada 1958, meski kini gerai tersebut sudah tidak beroperasi lagi di kawasan ini.

Dengan warisan sejarah panjang dan jejak budaya yang masih bertahan, Pasar Baru menjadi salah satu sudut Jakarta yang menyimpan kisah tentang perdagangan, komunitas Tionghoa, hingga dinamika kota dari masa ke masa.

Meski kini tak seramai dulu, pesonanya tetap hidup melalui toko-toko tua, jajanan legendaris, dan cerita sejarah yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya. [Din]

Tags: Kenali Pasar-Pasar Bersejarah di Jakarta yang Masih Beroperasi Hingga Saat Ini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Memelihara Ayam tapi Mengganggu Tetangga

Next Post

Cemburu Suami Istri Itu Harus

Next Post
Hati-hati saat Jatuh Cinta

Cemburu Suami Istri Itu Harus

Mengenalkan Allah kepada Anak

Mengenalkan Allah kepada Anak

Bagaimana Sikap Anak Saat Ibu Ingin Menikah Lagi?

Hukum Asal Gugat Cerai Istri dan Keadaan Apa yang Membolehkan Gugatan Dilakukan

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3341 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Bercermin dengan Pemandangan Gunung dan Bunga

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11095 shares
    Share 4438 Tweet 2774
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga