• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Meluruskan Shaf Sebelum Mulai Shalat Jamaah

06/01/2022
in Ustazah
Istimewanya Hari Jumat Hari Raya Umat Islam

Foto: Unsplash

129
SHARES
994
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Meluruskan Shaf Sebelum Mulai Shalat Jamaah

Yang paling pas untuk mengikuti kebiasaan Nabi Shallallallhu Alaihi wa Sallam dalam hal ini, tentu saja seorang imam shalat. Dalam arti kata, menyuruh jamaah untuk meluruskan shafnya. Karena Nabi melakukan hal ini juga dalam posisinya sebagai imam shalat.

Namun, meluruskan shaf untuk melaksanakan shalat jamaah bukan monopoli imam, ini juga berlaku bagi orang yang menjadi makmum. Baik imam menyuruh untuk meluruskan shaf ataupun tidak. Itu jika makmumnya lebih dari satu. Sekiranya makmumnya hanya seorang, maka makmum berdiri di sebelah kanan imam dan agak ke belakang sedikit.

Tentang kebiasaan Nabi Shallallallhu Alaihi wa Sallam dalam  hal ini, Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu berkata,

“Bahwa Nabi Shallallallhu Alaihi wa Sallam apabila hendak takbiratul ihram, beliau menghadapkan wajahnya kepada kami seraya berkata, ‘Rapatkanlah dan luruskan.’ Dalam riwayat lain beliau berkata, ‘Luruskan shaf-shaf kalian, karena shaf yang lurus adalah bagian dari kesempurnaan shalat’.” (Muttafaq Alaih)

Baca Juga: Meluruskan Pemahaman tentang Bayi Bau Tangan

Meluruskan Shaf Sebelum Mulai Shalat Jamaah

Sudah menjadi kebiasaan Rasulullah Shallallallhu Alaihi wa Sallam setiap kali akan mengimami pada sahabat, dimana beliau menghadap kearah mereka dan menyuruh mereka agar meluruskan, merapatkan dan merapikan shaf. Beliau tidak ingin barisan kaum muslimin kacau balau tidak teratur. Karena shaf yang rapat, lurus dan teratur rapi menunjukkan bagusnya shalat mereka, kesempurnaan mereka dalam mematuhi perintah imam (Nabi), menyatukan hati-hati mereka, dan menampakkan pemandangan yang indah.

Begitu pentingnya nilai kerapian shaf, hingga terkadang Nabi Shallallallhu Alaihi wa Sallam turun langsung ke shaf sahabat dan meluruskan barisan mereka dengan tangan beliau. Al Barra’ bin Azib Radhiyallahu Anhu menceritakan,

“Rasulullah Shallallallhu Alaihi wa Sallam terkadang merapatkan shaf yang kosong dari satu sisi ke sisi yang lain. Beliau meluruskan dada dan bahu kami seraya  berkata, ‘Janganlah kalian berselisih karena hati kalian juga akan berselisih’. Baliau juga bersabda, ‘Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya mendoakan shaf-shaf awal’.” (HR. Abu Dawud)

“Janganlah kalian berselisih,” maksudnya yaitu; janganlah bahu dan dada kalian saling mendahului satu sama lain. Dan “hati kalian juga akan berselisih,” maksudnya; mempunyai keinginan buruk serta mengikuti hawa nafsu.

Jadi, sesuai dengan sunnah dan kebiasaan yang dilakukan Nabi, hendaknya seorang imam menyuruh makmum agar meluruskan dan merapatkan shafnya sebelum memulai shalat. Dan,  hendaknya makmum mengikuti apa yang dikatakan oleh imamnya, karena meluruskan dan merapatkan shaf serta mengikuti imam adalah sunnah.

Jadi sesuai dengan sunnah dan kebiasaan yang dilakukan Nabi, hendaknya seorang imam menyuruh makmum agar meluruskan dan merapatkan shafnya, sebelum memulai shalat. Kemudian sekiranya dia melihat masih ada celah yang kosong, hendaknya dia menyuruh mereka untuk mengisinya. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa Arab sesuai teks hadits yang berasal dari Rasul dan bisa juga dia ucapkan dengan bahasa setempat yang dimengerti oleh jamaahnya. Karena yang terpenting adalah melaksanakan maksud dari apa yang dikehendaki Nabi. Sebab akan terasa sia-sia, sekiranya dia menyuruh jamaah untuk meluruskan, merapatkan, dan mengisi celah shaf yang masih kosong dengan bahasa Arab, namun ternyata para jamaah tidak mengerti apa yang dia katakan.[]

Sumber : 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al Kautsar

Tags: Meluruskan Shaf Sebelum Mulai Shalat Jamaah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hijabati Fashion Festival 2015 Memukau Pengunjung Tang City Mal

Next Post

Warga Lintas Agama Bentuk Rantai Manusia di Islamic Center San Fransisco

Next Post

Warga Lintas Agama Bentuk Rantai Manusia di Islamic Center San Fransisco

Revalina S Temat Berhijab di Festival Film Okinawa

Pemerintah Optimis Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Inflasi

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9533 shares
    Share 3813 Tweet 2383
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1361 shares
    Share 544 Tweet 340
  • BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4861 shares
    Share 1944 Tweet 1215
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4305 shares
    Share 1722 Tweet 1076
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Suami (Maaf) Suka Kentut Depan Istri, Istri Harus Bagaimana?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga