• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak

23/06/2026
in Ustazah
Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak

Sumber: Pixabay

65
SHARES
503
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
TELEDOR alias sembrono, atau menganggap remeh terhadap pendidikan anak akan menimbulkan dampak negatif kepada pertumbuhan kepribadian dan sikap anak.
Seharusnya urusan rumah tangga dan pendidikan anak itu sama pentingnya dengan urusan pekerjaan di kantor, sehingga orang tua selalu memberikan perhatian yang seimbang untuk semua urusan di dalam rumah atau di luar rumah, dan berusaha untuk mensukseskan semuanya.
Namun, ada orang tua yang menganggap pekerjaan di kantor itu paling penting, maka waktunya diprioritaskan hanya untuk kesuksesan pekerjaannya dan tidak untuk kesuksesan keluarga dan pendidikan anak. Sehingga sering mengabaikan proses pendidikan yang benar kepada anak. Maka muncullah sikap teledor terhadap pendidikan anak yang mengakibatkan anak berubah menjadi nakal.

Baca Juga: Alasan di Balik Kesabaran adalah Kunci Keselamatan

Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak

Adapun sikap teledor yang harus dihindari oleh kedua orang tua dalam pendidikan anak sebagai berikut:
  1. Kurang perhatian kepada anak sehingga tidak terlalu peduli kepada permasalahan anak.
  2. Tidak sempat terlibat langsung dalam mengisi pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara spritual, moral, intelektual, psikis, fisik dan sosialnya. Sebab tidak sempat menemani anak beribadah berjamaah, memberikan nasihat, bermain, mengajak jalan- jalan di waktu libur, mendampingi anak belajar di rumah atau berangkat ke sekolah, mengambil raport dari gurunya, mendengarkan curhatnya, dan lain-lain.
  3. Membiarkan anak berkembang sendirian tanpa arahan orang tua, sebab mereka tidak punya waktu untuk memberikan jawaban dan bimbingan terhadap berbagai pertanyaan atas keingin tahuan anak.
  4. Bersikap cuek terhadap perilaku anak sehingga anak kurang mampu membedakan perilaku yang baik, dan perilaku yang salah. Maka anak berubah menjadi malas, tidak disiplin, tidak bersemangat dalam belajar, berkata kasar dan berdusta.
  5. Komunikasi yang buruk, karena dilakukan di waktu yang singkat dan terburu-buru.
  6. Anak merasakan tidak mendapatkan cinta, kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya.
  7. Menampakkan ketidak harmonisan dengan pasangan dengan kata-kata yang kasar dan sikap yang keras.
  8. Membiarkan anak berteman dalam lingkungan yang buruk.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Anak yang shalih dan shalihah Insya Allah akan menjadi bekal untuk para orang tua menuju ke surga-Nya Allah, untuk itu, didiklah anak sesuai dengan zamannya, didiklah anak dengan ilmu tauhid serta akidah yang sesuai dengan syariat. [DW]

Sumber: Ustadzah Aan Rohanah

Tags: Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Amalan yang Pertama Dihisab adalah Shalat

Next Post

Jangan Pernah Hidup di Bawah Bayang-bayang Masa Lalu

Next Post
Jangan Pernah Hidup di Bawah Bayang-bayang Masa Lalu

Jangan Pernah Hidup di Bawah Bayang-bayang Masa Lalu

Konsep Decluttering dari Jepang

Konsep Decluttering dari Jepang

Apa Saja yang Menarik di Museum Rumah Si Pitung?

Apa Saja yang Menarik di Museum Rumah Si Pitung?

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8712 shares
    Share 3485 Tweet 2178
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11492 shares
    Share 4597 Tweet 2873
  • Tujuh Puluh Ribu Umat Islam akan Masuk Surga Tanpa Hisab

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3428 shares
    Share 1371 Tweet 857
  • Daun Salam Tak Hanya untuk Bumbu Dapur, Ini Beragam Manfaatnya bagi Kesehatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Menghina Allah dalam Hati

    550 shares
    Share 220 Tweet 138
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3921 shares
    Share 1568 Tweet 980
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga