• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak

23/06/2026
in Ustazah
Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak

Sumber: Pixabay

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
TELEDOR alias sembrono, atau menganggap remeh terhadap pendidikan anak akan menimbulkan dampak negatif kepada pertumbuhan kepribadian dan sikap anak.
Seharusnya urusan rumah tangga dan pendidikan anak itu sama pentingnya dengan urusan pekerjaan di kantor, sehingga orang tua selalu memberikan perhatian yang seimbang untuk semua urusan di dalam rumah atau di luar rumah, dan berusaha untuk mensukseskan semuanya.
Namun, ada orang tua yang menganggap pekerjaan di kantor itu paling penting, maka waktunya diprioritaskan hanya untuk kesuksesan pekerjaannya dan tidak untuk kesuksesan keluarga dan pendidikan anak. Sehingga sering mengabaikan proses pendidikan yang benar kepada anak. Maka muncullah sikap teledor terhadap pendidikan anak yang mengakibatkan anak berubah menjadi nakal.

Baca Juga: Alasan di Balik Kesabaran adalah Kunci Keselamatan

Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak

Adapun sikap teledor yang harus dihindari oleh kedua orang tua dalam pendidikan anak sebagai berikut:
  1. Kurang perhatian kepada anak sehingga tidak terlalu peduli kepada permasalahan anak.
  2. Tidak sempat terlibat langsung dalam mengisi pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara spritual, moral, intelektual, psikis, fisik dan sosialnya. Sebab tidak sempat menemani anak beribadah berjamaah, memberikan nasihat, bermain, mengajak jalan- jalan di waktu libur, mendampingi anak belajar di rumah atau berangkat ke sekolah, mengambil raport dari gurunya, mendengarkan curhatnya, dan lain-lain.
  3. Membiarkan anak berkembang sendirian tanpa arahan orang tua, sebab mereka tidak punya waktu untuk memberikan jawaban dan bimbingan terhadap berbagai pertanyaan atas keingin tahuan anak.
  4. Bersikap cuek terhadap perilaku anak sehingga anak kurang mampu membedakan perilaku yang baik, dan perilaku yang salah. Maka anak berubah menjadi malas, tidak disiplin, tidak bersemangat dalam belajar, berkata kasar dan berdusta.
  5. Komunikasi yang buruk, karena dilakukan di waktu yang singkat dan terburu-buru.
  6. Anak merasakan tidak mendapatkan cinta, kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya.
  7. Menampakkan ketidak harmonisan dengan pasangan dengan kata-kata yang kasar dan sikap yang keras.
  8. Membiarkan anak berteman dalam lingkungan yang buruk.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Anak yang shalih dan shalihah Insya Allah akan menjadi bekal untuk para orang tua menuju ke surga-Nya Allah, untuk itu, didiklah anak sesuai dengan zamannya, didiklah anak dengan ilmu tauhid serta akidah yang sesuai dengan syariat. [DW]

Sumber: Ustadzah Aan Rohanah

Tags: Dampak Negatif yang Ditimbulkan dari Menganggap Remeh Pendidikan Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Amalan yang Pertama Dihisab adalah Shalat

Next Post

Jangan Pernah Hidup di Bawah Bayang-bayang Masa Lalu

Next Post
Jangan Pernah Hidup di Bawah Bayang-bayang Masa Lalu

Jangan Pernah Hidup di Bawah Bayang-bayang Masa Lalu

Konsep Decluttering dari Jepang

Konsep Decluttering dari Jepang

Apa Saja yang Menarik di Museum Rumah Si Pitung?

Apa Saja yang Menarik di Museum Rumah Si Pitung?

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9600 shares
    Share 3840 Tweet 2400
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1395 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2487 shares
    Share 995 Tweet 622
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga