SAUDI Education Expo (SEE) 2026 usai digelar. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi ini telah berlangsung pada 31 Juli – 2 Agustus 2026 di Gedung Smesco Jakarta.
SEE 2026 sukses menjadi magnet yang menarik orang datang berduyun-duyun. Sekalipun panitia mematok harga tiket masuk 35-50 ribu, namun tidak menghalangi antusias mereka memadati area Expo. Selama tiga hari pameran ini dipadati ribuan pengunjung yang mayoritas para pelajar, mahasiwa, generasi muda yang sedang berburu beasiswa.
Tahun ini adalah kali kedua pameran pendidikan terbesar dari Kerajaan Arab Saudi di Indonesia ini diselenggarakan. SEE pertama kali diadakan pada tahun lalu, tepatnya 9-10 Agustus 2025 di Graha Sucofindo.
Baca Juga: Menhaj Lantik Enam Pejabat, Tegaskan Integritas dan Percepatan Kinerja
Saudi Edu Expo 2026 Usai, Antusias Pengunjung Melonjak Lebih Tiga Kali Lipat

Menurut Rafif dari panitia penyelenggara, lonjakan pengunjung tahun ini mencapai tiga kali lipat lebih. Tahun sebelumnya, angka pengunjung tidak sampai 5000 orang. Tapi pada tahun ini tiket yang terjual sampai hari terakhir mencapai sekira 19.000, terang mahasiswa LIPIA semester akhir ini.
Pada penyelenggaraan SEE tahun ini, sebanyak 30 perguruan tinggi terkemuka hadir membuka stan (booth). Terdiri dari 19 kampus ikhwan (laki-laki) dan 11kampus akhwat (perempuan), di antaranya King Fahd University of Petroleum and Minerals, Um Al-Qura University dan King Saud University.
Kehadiran universitas-universitas Arab Saudi ternama ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Selain kegiatan seminar dan sesi diskusi yang mengupas tuntas peluang studi di Arab Saudi, pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan perwakilan kampus. Inilah yang membuat antusias pengunjung datang bukan hanya dari wilayah Jabodetabek saja namun juga dari wilayah provinsi yang jauh.
Seperti yang dijalani tiga ustadz dari Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep Madura yang sengaja datang ke Jakarta diutus khusus untuk pameran ini. “Kami ini bertiga ditugaskan langsung sama Pimpinan Pondok untuk mengikuti kegiatan Saudi Education Expo ini”, ungkap ustadz Abdullah Muhammadi satu dari ketiganya yang juga merupakan alumni Madinah.
Selain itu, kesempatan beasiswa kuliah di Arab Saudi juga kini ternyata semakin meluas menjangkau tidak melulu identik dengan fakultas syari’ah, hadits dan bahasa Arab. Peluang studi terbuka untuk jurusan sains dan umum. Pun demikian peluang kuliah bagi kaum hawa di Arab Saudi semakin terbuka lebar.
Stigma bahwa kuliah di Arab Saudi hanya terbatas pada bidang keagamaan dan hanya dinikmati kaum pria terbantahkan pada ajang expo ini. Promosi perguruan tinggi di Arab Saudi yang menawarkan beragam studi umum seperti teknik, sains, teknologi, bisnis hingga perminyakan dan kedokteran justru sangat masif dan mendominasi pameran ini.
Hal itu terlihat dari kegiatan dua seminar yang digelar pada hari terakhir. Di area mini stage menghadirkan seminar dengan tema; Kuliah di Arab Saudi Bukan Cuma Syari’ah, Peluang Akhwat di Dunia STEM (Sciene, Technology, Engineering & Mathematic). Menampilkan dua narasumber mahasiswi yang mendapatkan beasiswa pada perguruan tinggi Saudi.
Sedangkan di hall utama digelar Talk Show kupas tuntas peluang beasiswa di Saudi Arabia khususnya di King Fahd University of Petroleum and Minerals. Kampus yang konsen pada kajian perminyakan dan telah berhasil menembus peringkat top global QS World University Rankings. Antusiasme yang hadir pada kegiatan Talk Show ini sangat luar biasa. Ruangan berkapasitas 2000 orang penuh sesak dipadati para pemburu beasiswa muda-mudi, pelajar dan mahasiwa.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Bahkan sebagian pengunjung sudah tidak dapat masuk lagi ke area. Seperti dialami Pa Haji Yayat salah seorang pengunjung dari Karawang yang datang bersama putrinya. “Putri saya masih sekolah di MAN Insan Cendikia Serpong, sangat berminat kuliah di universitas ini. Makanya hari ini sengaja saya minta izin ke Sekolah menjemputnya dari Tangerang khusus mengunjungi pameran ini. Ternyata ruangannya sudah penuh”, kisahnya penuh antusias.
Arab Saudi kini menjadi destinasi utama para pemburu beasiswa yang menjanjikan. Selain kesempatan beasiswa yang dibuka semakin menjangkau kalangan lebih luas (pria dan wanita, agama dan umu), investasi pendidikan unggulan yang ditawarkan pun menarik. Plus peluang karir yang lebih prospektif.
Beasiswa yang ditawarkan universitas-universitas di Arab Saudi pun tergolong cukup royal. Biasanya mencakup; full scholarship biaya kuliah 100% gratis hingga lulus, uang saku bulanan diluar biaya akomodasi yang sudah gratis. Mahasiwa penerima beasiswa juga mendapat asuransi kesehatan penuh serta tiket pesawat tahunan pulang pergi (pp) ke negara asal.
Dan last but not least, kuliah di Arab Saudi tentunya punya peluang lebih besar dapat mengunjungi tanah suci, dua masjid utama, minimal dapat dengan mudah menjalankan ibadah umroh.
So, bagi yang berminat beasiswa Arab Saudi dan tidak sempat hadir di pameran SEE tahun ini, nantikan Saudi Education Expo tahun berikutnya di 2027. [DW]
Suara Utama Karawang Jawa Barat





