DOA itu senjata orang bagi insan yang percaya. Kekuatannya tiada terbatasi oleh akal manusia. Keajaibannya benar ada. Tak ada yang mustahil ketika Allah sudah menurunkan ketetapan Nya.
Setiap doa yang kita panjatkan akan dikabulkan. Begitulah janji Allah dalam Al Qur’an dan kebenarannya tak bisa diragukan. Dalam waktu yang segera ataupun di tangguhkan karena semua sudah sesuai ukuran Penguasa kehidupan.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepada (Muhammad SAW) tentang aku, maka sesungguhnya aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah-Ku) dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”. (Al Baqarah: 186)
Allah begitu dekat selama hambanya mau untuk taat. Tempuhi jalan taqwa agar jalan keluar segera dihadirkan untuk kita. Mengingati Allah di setiap helaan nafas agar keajaiban hadir tanpa batas.
Hati makin khusyu’, Perilaku kian tawadlu’, Dzikir terus basah di bibir, Tangan senantiasa mengukir, Tetap sabar menanti jawaban, Tak lama lagi segera menjadi kenyataan, Semua butuh keyakinan, Karena Allah mengikuti prasangka setiap insan.
Baca Juga: Hal yang Dianggap Sepele bagi Suami Istri Namun Bernilai Istimewa
Bagaimana Cara Agar Doa Dikabulkan Allah?
Nasihat Ibnu Atha’ilah Al Iskandari dalam kitab Al Hikam:
“Barang siapa yang digerakkan lisannya untuk meminta pertanda Allah akan beri”
Cara agar doa dikabulkan Allah bukan hanya dengan banyak meminta, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan-Nya. Seorang Muslim dianjurkan memulai doa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Rasulullah. Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan setiap permohonan hamba-Nya.
Selain itu, perbanyak istighfar, jauhi makanan dan harta yang haram, serta berusaha menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Doa yang dipanjatkan dengan hati yang khusyuk dan penuh keikhlasan lebih dekat kepada pengabulan. Pilihlah waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, saat sujud, antara azan dan iqamah, ketika berbuka puasa, dan pada hari Jumat.
Yang tidak kalah penting adalah bersabar. Terkadang Allah mengabulkan doa dengan segera, menundanya hingga waktu yang terbaik, atau menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Karena itu, jangan pernah bosan berdoa dan tetaplah berbaik sangka kepada Allah dalam setiap keadaan.
Wallahul musta’an. Hanya Allah saja yang kita jadikan tempat memohon pertolongan. [DW]
Sumber: Ustadzah Rochma Yulika





