• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?

28/07/2026
in Khazanah
Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?

Sumber: Pixabay

79
SHARES
607
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIDUP hari ini terasa semakin bising. Bukan hanya karena suara kendaraan, keramaian kota, atau padatnya aktivitas. Yang lebih melelahkan adalah kebisingan yang masuk ke dalam hati.

Setiap hari kita dibanjiri informasi. Notifikasi datang silih berganti. Berita buruk bermunculan tanpa henti. Media sosial menampilkan keberhasilan orang lain, sementara kita diam-diam membandingkan hidup sendiri. Tuntutan pekerjaan semakin besar. Masalah keluarga datang bergantian. Belum selesai satu persoalan, muncul persoalan berikutnya.

Seolah-olah hidup tidak pernah memberi jeda. Akibatnya, banyak orang hidup dalam keadaan lelah. Bukan karena tubuhnya kurang istirahat, tetapi karena jiwanya tidak pernah benar-benar tenang. Ironisnya, di zaman yang serba canggih dan serba mudah ini, justru semakin banyak orang yang kehilangan kebahagiaan.

Islam memandang persoalan ini dengan sangat berbeda. Islam tidak mengajarkan kita untuk lari dari kehidupan. Islam juga tidak menjanjikan bahwa orang beriman akan hidup tanpa ujian. Justru Allah telah mengabarkan bahwa kehidupan dunia memang merupakan tempat ujian. Namun, Islam menawarkan sesuatu yang jauh lebih berharga: KETENANGAN HATI.

Baca Juga: Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa’ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat

Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?

Orang yang bertauhid tidak menggantungkan kebahagiaannya pada keadaan. Ia tidak menunggu semua masalah selesai untuk bisa tersenyum. Ia tidak menunggu semua keinginannya terpenuhi untuk merasa damai.

Mengapa? Karena sumber kebahagiaannya bukan dunia, tetapi Allah.

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

Perhatikan ayat ini. Allah tidak mengatakan bahwa hati menjadi tenang karena harta yang banyak, jabatan yang tinggi, rumah yang mewah, atau kehidupan yang tanpa masalah. Allah menegaskan bahwa ketenangan hati lahir karena mengingat-Nya. Artinya, sumber ketenangan itu berada di dalam hati, bukan di luar diri kita.

Namun, ada satu hal yang sering luput kita sadari. Kebisingan hidup bukan hanya berasal dari masalah yang kita alami sendiri. Sering kali, kebisingan itu datang dari persoalan orang lain yang tanpa sadar kita bawa masuk ke dalam hati.

Ada teman yang bermasalah. Kita ikut gelisah.
Ada kerabat yang berselisih. Kita ikut terbakar emosi.
Ada rekan kerja yang sedang marah. Suasana hati kita ikut rusak.

Ada berita tentang konflik dan kebencian. Hati kita dipenuhi kecemasan sepanjang hari.

Padahal, tidak semua persoalan harus kita pikul secara emosional. Berempati adalah akhlak yang mulia. Membantu sesama adalah ibadah. Menasihati adalah bentuk kasih sayang. Tetapi kita jangan tenggelam dalam setiap masalah yang ada di sekitar kita.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Orang yang bijaksana mampu membedakan antara peduli dan ikut hanyut.

Ia mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia memberi nasihat dengan kelembutan. Ia mendoakan dengan tulus. Ia membantu sesuai kemampuannya. Namun setelah itu, ia menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ia tidak membiarkan pikirannya terus-menerus dipenuhi persoalan yang bukan menjadi tanggung jawabnya.

Inilah salah satu bentuk kedewasaan seorang mukmin.

Ketika menghadapi masalah orang lain, posisikan diri sebagai penolong, bukan sebagai orang yang ikut tenggelam. Jadilah seperti seseorang yang berdiri kokoh di tepi sungai untuk menarik korban yang hanyut. Jangan ikut melompat tanpa pegangan hingga akhirnya sama-sama terseret arus.

Semakin tenang hati kita, semakin jernih pikiran kita. Dan semakin jernih pikiran kita, semakin besar manfaat yang dapat kita berikan kepada orang lain. Sebaliknya, orang yang ikut panik akan sulit menjadi penolong.

Lihatlah para nabi, wabilkhusus Nabi Muhammad saw. Mereka sangat mencintai umatnya. Mereka menangis karena memikirkan keselamatan manusia. Mereka berdakwah dengan penuh kasih sayang. Namun, mereka juga menyadari bahwa hidayah bukan berada di tangan mereka.

“Sesungguhnya engkau tidak dapat memberi hidayah kepada orang yang engkau cintai, tetapi Allah memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Qashash: 56) [DW]

Sumber: Ustadz Satria Hadi Lubis

Tags: Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ujian Allah Sesuai Kemampuan Kita

Next Post

Ternyata Selama Ini Kita Salah Menghitung Nikmat

Next Post
Ternyata Selama Ini Kita Salah Menghitung Nikmat

Ternyata Selama Ini Kita Salah Menghitung Nikmat

Kemenhaj Penguatan Fungsi Pembinaan dan Literasi Masyarakat pada Penyelenggaraan Haji dan Umroh

Kemenhaj Penguatan Fungsi Pembinaan dan Literasi Masyarakat pada Penyelenggaraan Haji dan Umroh

Tips Merawat Hubungan dengan Pasangan

Tips Merawat Hubungan dengan Pasangan

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Biden akan Pertahankan Kedutaan Besar AS di Yerusalem

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimah Tulungagung Berbagi Tips Menua dengan Bahagia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga