• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 28 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Unggulan

Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa

24/04/2025
in Unggulan
Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa

foto:pinterest

77
SHARES
593
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MERAJUT kembali persatuan untuk membangun kekuatan bangsa, ditulis oleh KH. Bachtiar Nasir.

Bangsa yang kuat adalah bangsa yang bersatu. Dengan persatuan akan melahirkan: pertama, kekuatan solidaritas yang kokoh. Solidaritas menjadi indikator adanya soliditas. Bangsa yang solid akan sangat sulit untuk bisa dikalahkan.

Dalam sejarah, setiap bangsa yang runtuh selalu diawali dengan adanya konflik internal.

Konflik seringkali tercipta dengan melibatkan dua atau lebih kelompok-kelompok yang memiliki pengaruh dan kekuatan.

Di Indonesia, ada tiga kelompok yang memiliki kekuatan pengaruh dalam menentukan dinamika dan arah bangsa.

Tiga kelompok itu adalah partai, TNI dan Umat Islam. Tiga kelompok ini menjadi yang paling berpengaruh dalam dinamika perjalanan bangsa, sejak Orde Lama hingga Orde Reformasi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sebelum Indonesia merdeka dimana partai belum lahir, kelompok bersenjata dan masyarakat muslim merupakan dua kelompok yang paling besar pengaruhnya.

Kelompok bersenjata diwakili oleh para pejuang yang menginginkan kemerdekaan Indonesia.

Masyarakat muslim direpresentasikan oleh organisasi-organisasi Islam, diantaranya adalah Syarekat Islam (SI), Muhammadiyah dan NU

Tanpa mengabaikan mahasiswa yang juga memiliki pengaruh ketika negara dalam situasi krisis dan genting. Hanya saja gerakan mahasiswa lebih bersifat spontan, insidentil dan temporer.

Kelompok ekonomi yang sering disebut dengan oligarki, juga punya pengaruh cukup besar terhadap nasib sebuah bangsa.

Namun, kelompok ini tidak terlibat dalam dinamika konflik. Keterlibatannya dalam politik semata untuk kepentingan mereka di dunia usaha.

Tak ubahnya sebagai koloni semut yang perjuangan utamanya adalah berebut gula.

Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa

Kedua, dengan persatuan, stabilitas nasional terjaga. Stabilitas nasional menjadi syarat mutlak bagi sebuah bangsa untuk membangun dan mengikhtiarkan kemajuan.

Setiap masa ada tantangannya. Diantara tantangan yang paling berat bagi sebuah bangsa adalah potensi konflik.

Maka, langkah paling awal dan mendasar dilakukan setiap pemerintahan baru adalah merangkul semua kelompok yang punya kekuatan untuk bergabung.

Ini bisa dilihat bagaimana pemerintahan baru membangun koalisi dengan partai-partai politik, meski mereka rival dalam kontestasi di pemilu.

Mayoritas partai dilibatkan dalam pemerintahan dengan diberikan jatah menteri, duta besar hingga komisaris BUMN.

Partai merupakan kekuatan politik yang dibutuhkan pemerintah untuk memberi dukungan terhadap setiap kebijakan dan langkah politik.

Selain partai, kelompok militer menjadi kekuatan yang dibutuhkan untuk memberi jaminan akan stabilitas keamanan, yang berujung pada stabilitas nasional. Kita melihat TNI selalu dilibatkan dalam posisi-posisi strategis.

Baca juga: Tolak LGBT, Erdogan Sebut Keluarga Sebagai Kekuatan Bangsa

Dalam struktur pemeritahan baru selalu ada sejumlah purnawirawan jenderal TNI yang berada di lingkaran istana. Terutama Mantan Panglima TNI, KSAD dan Kepala BIN.

Di luar partai dan TNI, ada umat Islam yang merupakan kekuatan sosial.

Fakta bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah umat Islam.

Keberadaan umat Islam tidak bisa diabaikan posisi dan perannya dalam menentukan arah, sejarah dan dinamika bangsa ini.

Umat Islam memiliki posisi strategis dalam ikut menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

Karena posisi dan peran krusial inilah, pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto merasa penting untuk merangkul seluruh elemen di dalam kelompok Islam.

Rezim sebelumnya memilih menggunakan pendekatan konflik dengan menaikkan satu kelompok Islam untuk menekan kelompok lainnya.

Ternyata, strategi ini tidak efektif, selain menciptakan kegaduhan dan menciderai persatuan. Bahkan cenderung mewariskan “politik dendam” yang berkepanjangan.

Jauh lebih strategis jika pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Prabowo merangkul semua kelompok, minoritas maupun mayoritas, termasuk kelompok Islam.

Ini modal sosial yang bisa menjadi dukungan strategis dalam menjaga stabilitas nasional.[Sdz]

Tags: Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tulip Salon: Oasis Kecantikan Khusus Wanita di Jakarta Timur 

Next Post

Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum?

Next Post
Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum?

Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum?

KOMS Indonesia Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina Bertema #INAforPalestINA

KOMS Indonesia Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina Bertema #INAforPalestINA

SD JISc Kembali Adakan Outing Class ke Rivera Outbound & Edutainment Bogor

SD JISc Kembali Adakan Outing Class ke Rivera Outbound & Edutainment Bogor

  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9193 shares
    Share 3677 Tweet 2298
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Pekan Halal Indonesia 2026 Digelar Bersamaan dengan Sejumlah Pameran Industri Halal

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4158 shares
    Share 1663 Tweet 1040
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2439 shares
    Share 976 Tweet 610
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1960 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Kemenag Dorong Warisan Jalur Maritim Nusantara dengan Kawasan Dunia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Adwil Yusuf, Bahan Dasar Tekstil Alam Lebih Mudah Dipadankan dengan Produk Halal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga