• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Unggulan

Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa

24/04/2025
in Unggulan
Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa

foto:pinterest

75
SHARES
577
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MERAJUT kembali persatuan untuk membangun kekuatan bangsa, ditulis oleh KH. Bachtiar Nasir.

Bangsa yang kuat adalah bangsa yang bersatu. Dengan persatuan akan melahirkan: pertama, kekuatan solidaritas yang kokoh. Solidaritas menjadi indikator adanya soliditas. Bangsa yang solid akan sangat sulit untuk bisa dikalahkan.

Dalam sejarah, setiap bangsa yang runtuh selalu diawali dengan adanya konflik internal.

Konflik seringkali tercipta dengan melibatkan dua atau lebih kelompok-kelompok yang memiliki pengaruh dan kekuatan.

Di Indonesia, ada tiga kelompok yang memiliki kekuatan pengaruh dalam menentukan dinamika dan arah bangsa.

Tiga kelompok itu adalah partai, TNI dan Umat Islam. Tiga kelompok ini menjadi yang paling berpengaruh dalam dinamika perjalanan bangsa, sejak Orde Lama hingga Orde Reformasi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sebelum Indonesia merdeka dimana partai belum lahir, kelompok bersenjata dan masyarakat muslim merupakan dua kelompok yang paling besar pengaruhnya.

Kelompok bersenjata diwakili oleh para pejuang yang menginginkan kemerdekaan Indonesia.

Masyarakat muslim direpresentasikan oleh organisasi-organisasi Islam, diantaranya adalah Syarekat Islam (SI), Muhammadiyah dan NU

Tanpa mengabaikan mahasiswa yang juga memiliki pengaruh ketika negara dalam situasi krisis dan genting. Hanya saja gerakan mahasiswa lebih bersifat spontan, insidentil dan temporer.

Kelompok ekonomi yang sering disebut dengan oligarki, juga punya pengaruh cukup besar terhadap nasib sebuah bangsa.

Namun, kelompok ini tidak terlibat dalam dinamika konflik. Keterlibatannya dalam politik semata untuk kepentingan mereka di dunia usaha.

Tak ubahnya sebagai koloni semut yang perjuangan utamanya adalah berebut gula.

Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa

Kedua, dengan persatuan, stabilitas nasional terjaga. Stabilitas nasional menjadi syarat mutlak bagi sebuah bangsa untuk membangun dan mengikhtiarkan kemajuan.

Setiap masa ada tantangannya. Diantara tantangan yang paling berat bagi sebuah bangsa adalah potensi konflik.

Maka, langkah paling awal dan mendasar dilakukan setiap pemerintahan baru adalah merangkul semua kelompok yang punya kekuatan untuk bergabung.

Ini bisa dilihat bagaimana pemerintahan baru membangun koalisi dengan partai-partai politik, meski mereka rival dalam kontestasi di pemilu.

Mayoritas partai dilibatkan dalam pemerintahan dengan diberikan jatah menteri, duta besar hingga komisaris BUMN.

Partai merupakan kekuatan politik yang dibutuhkan pemerintah untuk memberi dukungan terhadap setiap kebijakan dan langkah politik.

Selain partai, kelompok militer menjadi kekuatan yang dibutuhkan untuk memberi jaminan akan stabilitas keamanan, yang berujung pada stabilitas nasional. Kita melihat TNI selalu dilibatkan dalam posisi-posisi strategis.

Baca juga: Tolak LGBT, Erdogan Sebut Keluarga Sebagai Kekuatan Bangsa

Dalam struktur pemeritahan baru selalu ada sejumlah purnawirawan jenderal TNI yang berada di lingkaran istana. Terutama Mantan Panglima TNI, KSAD dan Kepala BIN.

Di luar partai dan TNI, ada umat Islam yang merupakan kekuatan sosial.

Fakta bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah umat Islam.

Keberadaan umat Islam tidak bisa diabaikan posisi dan perannya dalam menentukan arah, sejarah dan dinamika bangsa ini.

Umat Islam memiliki posisi strategis dalam ikut menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

Karena posisi dan peran krusial inilah, pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto merasa penting untuk merangkul seluruh elemen di dalam kelompok Islam.

Rezim sebelumnya memilih menggunakan pendekatan konflik dengan menaikkan satu kelompok Islam untuk menekan kelompok lainnya.

Ternyata, strategi ini tidak efektif, selain menciptakan kegaduhan dan menciderai persatuan. Bahkan cenderung mewariskan “politik dendam” yang berkepanjangan.

Jauh lebih strategis jika pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Prabowo merangkul semua kelompok, minoritas maupun mayoritas, termasuk kelompok Islam.

Ini modal sosial yang bisa menjadi dukungan strategis dalam menjaga stabilitas nasional.[Sdz]

Tags: Merajut Kembali Persatuan untuk Membangun Kekuatan Bangsa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Mengobati Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

Next Post

Efek Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

Next Post
Efek Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

Efek Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum?

Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum?

KOMS Indonesia Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina Bertema #INAforPalestINA

KOMS Indonesia Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina Bertema #INAforPalestINA

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga