• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 23 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Pranikah

Mendahulukan Kewajiban bukan Mendahulukan Hak

20/02/2026
in Pranikah, Unggulan
Mendahulukan Kewajiban bukan Mendahulukan Hak

foto:pinterest

82
SHARES
627
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MAX AMINI, seorang komedian Amerika, pernah bercerita begini dalam salah satu pertunjukannya:

“Tahukah kamu apa beda complete dengan finish? Jika kamu mendapatkan istri yang baik maka hidupmu complete (lengkap dan sempurna), tapi kalau kamu mendapatkan istri yang buruk karakternya maka hidupmu finish, hidupmu berakhir. Nah …jika istrimu buruk karakternya dan kamu juga sama buruknya, maka hidupmu complete finish (lengkap berakhirnya)!”

Walau yang ia sampaikan itu joke, tapi patut direnungkan oleh kita, sebagai suami istri.

Ketahuilah, setiap lelaki akan kuat juga didukung oleh istrinya yang baik, yang mendahulukan kewajiban daripada haknya.

Kewajiban istri adalah melayani suami secara lahiriah dan batiniah.

Sedang mendidik anak bukanlah kewajiban istri, tapi kewajiban bersama antara suami dan istri.

Jika seorang lelaki mendapatkan istri yang baik alias melaksanakan kewajibannya, ia akan tumbuh menjadi lelaki dewasa yang potensinya akan berkembang secara maksimal.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kebahagiaannya menjadi lengkap (complete) karena dilengkapi oleh istrinya.

Namun jika lelaki mendapatkan istri yang buruk alias lebih banyak menuntut haknya, tapi kurang memaksimalkan kewajibannya.

Kebahagiaan lelaki tersebut akan berakhir (finish).

Perlahan tapi pasti ia akan menjadi anggota ISTI (Ikatan Suami Takut Istri).

Kenapa takut istri? Karena bukan dia yang memimpin istrinya.

Padahal lelaki diciptakan oleh Allah untuk menjadi pemimpin bagi istrinya.

“Laki-laki (suami) adalah pemimpin atas perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari hartanya” (QS. 4 ayat 34).

Mendahulukan Kewajiban bukan Mendahulukan Hak

Istri yang lebih pandai menuntut haknya, perlahan tapi pasti akan membuat suaminya minder, bahkan hilang kepercayaan dirinya, sehingga potensi hebat dalam dirinya tak berkembang secara maksimal.

Yang lebih ironis adalah ketika seorang lelaki menjadi suami yang buruk karena tidak melaksanakan kewajibannya (yakni memberi nafkah dan mendidik istrinya).

Lalu ia mendapatkan istri yang buruk juga, karena hanya bisa menuntut haknya, tapi abai melaksanakan kewajibannya (yakni melayani suaminya), maka lengkaplah sudah penderitaan antar suami istri tersebut.

Keduanya sama-sama berakhir kebahagiaannya (complete finish). “Rumahku surgaku”, berubah menjadi “rumahku nerakaku”.

Walau anak-anaknya mungkin sholih dan sholihah, tetapi tetap tak mampu mengisi ruang hampa dalam jiwanya karena mendapatkan pasangan yang buruk, yang lebih paham menuntut haknya daripada mendahulukan kewajibannya.

Baca juga: Sebaik-baik Pernikahan adalah yang Paling Mudah Pelaksanaannya

Itulah sebabnya di undangan pernikahan selalu dicantumkan ayat berikut sebagai pesan untuk sang pengantin baru dan para pengantin lama yang diundang bahwa “pasanganmu akan melengkapi kebahagiaanmu (dengan cinta kasihnya). Namun jika pasanganmu buruk, maka kebahagianmu akan berakhir”.

“Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah bahwa Dia menciptakan untukmu pasangan dari dirimu sendiri, agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dan Dia menjadikan di antara kalian rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. 30 ayat 21).

Oleh sebab itu, berhentilah untuk mendahulukan menuntut hakmu, wahai engkau para suami dan istri.

Tapi lebih pandailah dan lebih ikhlaslah mendahulukan kewajibanmu terhadap pasanganmu.

Yakinlah! Bahwa apa yang engkau tanam itulah yang akan engkau tuai.

Jika engkau lebih sibuk melaksanakan kewajibanmu, maka engkau akan mendapatkan hakmu. Kebahagiaanmu menjadi lengkap (complete).

Namun jika engkau lebih pandai menuntut hakmu daripada mendahulukan kewajibanmu, maka engkau akan dituntut balik oleh pasanganmu tentang haknya yang engkau abaikan.

Terus menerus engkau dan pasanganmu akan saling menuntut, saling mengeluh, saling tak sabar dan saling tak bersyukur.

Maka pada saat itulah kebahagianmu benar-benar berakhir (complete finish).

“Hai manusia, kalian memiliki hak atas istri kalian, dan istri kalian memiliki hak atas kalian. Ingatlah, kalian harus selalu memperlakukan istri kalian dengan baik . Wanita itu lemah dan tidak dapat melindungi hak-haknya sendiri. Ketika kalian menikah, Allah menunjuk kalian sebagai wali amanat hak-hak tersebut.” (HR. An-Nasa’i).[Sdz]

Sumber: Serambi Ilmu dan Faidah

Tags: Mendahulukan Kewajiban bukan Mendahulukan Hak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Makna Ihtisab saat Berpuasa Ramadan

Next Post

Anjuran bagi Orang yang Belum Sanggup Menikah

Next Post
Anjuran bagi Orang yang Belum Sanggup Menikah

Anjuran bagi Orang yang Belum Sanggup Menikah

Mengatasi Kekerasan Verbal Ayah terhadap Anak: Solusi dan Dukungan untuk Ibu

Apakah Marah Membatalkan Puasa?

Tips Membuat dan Menggunakan Masker Kopi Dengan Mudah di Rumah

Tips Membuat dan Menggunakan Masker Kopi Dengan Mudah di Rumah

  • Desain Kemasan Parfum Ramah Lingkungan ParagonCorp Raih Silver Award di Pentawards 2026

    Desain Kemasan Parfum Ramah Lingkungan ParagonCorp Raih Silver Award di Pentawards 2026

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Panduan Memilih Warna Lipstik yang Sesuai dengan Kepribadian

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2547 shares
    Share 1019 Tweet 637
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9590 shares
    Share 3836 Tweet 2398
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 50 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 yang Penuh Makna dan Inspirasi

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • KOB PW Salimah dan LPI Alkautsar Gorontalo Gelar Quranic Parenting

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1390 shares
    Share 556 Tweet 348
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga