• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Makna Suami Istri Bagai Pakaian

05/09/2025
in Suami Istri, Unggulan
Enam Alasan Pasutri Harus Kokoh dalam Suka dan Duka

Enam Alasan Pasutri Harus Kokoh dalam Suka dan Duka (foto: pixabay)

111
SHARES
853
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Suami istri bagai pakaian satu sama lain yang saling melindungi, nyaman dikenakan dan tidak berbahaya jika dipakai. Mengapa Allah Subhanahu wa taala memberikan perumpamaan pakaian dalam hubungan pernikahan?

Konselor Keluarga Cahyadi Takariawan menjelaskan makna surat An-Nisa tentang kepemimpinan. Laki-laki diciptakan sebagai pemimpin dalam rumah tangga, tapi dalam hubungan suami istri, posisi laki-laki bukan sebagai bos, atasan, maupun majikan.

“Laki-laki menjadi pemimpin dalam rumah tangga karena kelebihan yang Allah berikan kepada mereka, yaitu untuk mencari nafkah, membela dan melindungi istrinya,” kata Pak Cah dalam Kulwaf Salman, Kamis (9/9).

Sebagai pemimpin yang ditunjuk oleh Allah Subhanahu wa taala, bukan melalui pemilihan seperti ajang kepala daerah, seorang laki-laki diberikan rambu-rambu dalam mengemban amanahnya.

Ada konsep menarik dalam al-qur’an, yaitu interaksi laki-laki dan perempuan bukan seperti atasan dengan bawahan, bos dengan karyawan, maupun majikan dan pegawainya.

“Yang digambarkan adalah interaksi yang lekat seperti pakaian, libasul lakum,” jelas Pak Cah.

Baca Juga: Hubungan Suami Istri bukan Hanya Soal Ranjang (4)

Makna Suami Istri Bagai Pakaian

Konsep pakaian yang kita pakai sehari-hari itu meskipun dengan corak, kualitas, harga, warna yang berbeda, tapi ada dua hal yang sama.

“Pakaian itu menempel pada tubuh pemakainya, dan kelekatan yang ditimbulkan pakaian itu adalah kenyamanan. Berapapun harganya, jika tidak nyaman atau melukai, pasti tidak akan dipakai,” tambah suami dari Ida Nur Laila itu.

Masya Allah, begitu sederhana tapi kompleks sebuah hubungan suami istri yang diibaratkan seperti pakaian.

Pada masa pandemi ini, dikenal kaidah “la dhororo wa la dhirar” yang artinya tidak boleh membuat orang lain bahaya dan tidak boleh membahayakan diri sendiri. Oleh karena itu, protokol kesehatan 3M atau 5M senantiasa dikampanyekan.

Apalagi dalam kehidupan suami istri. Sebuah studi menyebut bahwa stress di rumah jauh lebih berbahaya ketimbang stress di tempat kerja.

“Kalau stres di keluarga jauh lebih berbahaya karena jika tidak diatasi, konsisten, terus menerus akan menimbulkan dampak jauh lebih buruk,” tutur Pak Cah.

Mengapa? Karena setiap hari, suami istri berinteraksi di rumah, dari bangun tidur hingga tidur lagi. Maka, jika ada perselisihan atau penyebab stress, baiknya segera ditangani atau diselesaikan sehingga tidak memicu perselisihan yang lebih meluas.

“Dari studi yang dilakukan banyak kampus, perempuan merasakan dampak negatif stress yang jauh lebih banyak ketimbang laki-laki,” ungkap penulis dan pegiat Parenting itu.

Kembali pada perumpamaan pakaian, suami istri sebaiknya segera menyadari kekurangan dan kelebihan masing-masing dengan belajar berkomunikasi lebih baik. Kenyamanan komunikasi seperti pakaian yang melekat akan membuat rumah tangga antidrama dan langgeng sepanjang usia.[ind]

Tags: Makna Suami Istri Bagai Pakaian
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Si Kecil Suka Pilih-Pilih Makanan, Apakah Tandanya Ia Kurang Makan?

Next Post

Bahaya Makan Cokelat Jika Berlebihan

Next Post
Bahaya Makan Cokelat Jika Berlebihan

Bahaya Makan Cokelat Jika Berlebihan

Manfaat lidah buaya untuk sehari-hari

5 Manfaat Lidah Buaya untuk Sehari-hari

Kebahagiaan Dunia Terbesarku

Kebahagiaan Dunia Terbesarku

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8815 shares
    Share 3526 Tweet 2204
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1057 shares
    Share 423 Tweet 264
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11551 shares
    Share 4620 Tweet 2888
  • 5 Tips Hemat Token Listrik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    570 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5183 shares
    Share 2073 Tweet 1296
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3972 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Potret Haji Indonesia di Tahun 1928

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga