• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ayahku Monster

14/09/2026
in Kisah, Unggulan
Ayahku Monster

Ayahku Monster (foto: pixabay)

190
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AYAHKU monster. Tulisan ini disusun oleh Irene Radjiman di Channel Telegram-nya, 15 April 2022 atau 13 Ramadan 1443 H.

Bagi yang dulu SMP angkatan 90-an. Pasti masih ingat saat masih suka ejek-ejekan nama ortu (bapak) kita. Biasanya kita akan dipanggil dg nama ayah kita. Ada yang mengalami fase ini?

Di zaman itu, tidak ada 1 orang pun teman saya yang berani memanggil saya dengan nama ayah saya. Ayah saya memang dikenal bengis dan dingin di daerah saya (kala itu).

Tapi saya rasa bukan karena itu teman-teman saya segan untuk memanggil saya dg nama ayah saya, padahal dibelakang nama saya tersemat nama ayah saya.

Pernah satu kali ada yang coba manggil saya dengan nama ayah saya. Saya datangi dia, saya tarik kerah bajunya, saya tonjok wajahnya, saya tendang dadanya. Saya hebat bela diri? TIDAK.

Di FL saya, ada teman-teman saya saat SD, SMP, SMA. Mereka tahu dengan sangat, bahwa nilai mapel saya yang paling buruk adalah olahraga.

Nilai mapel olahraga saya tidak pernah lebih dari angka 7. Bahkan saat SD saya pernah menduduki peringkat 1, tapi ada 1 nilai 5 (merah) untuk mapel olahraga di raport saya. Kok bisa?

Bisa, karena semua nilai mapel yang lain adalah 9. Jadi jumlah nilai keseluruhan di raport saya tetap paling tinggi, walau ada 1 angka merah.

Baca Juga: Kisah Seorang Ayah yang Mencari Calon Suami untuk Putrinya

Ayahku Monster

Kembali lagi. Dari prestasi olahraga saya yang enggak banget, sudah kelihatan bahwa kekuatan fisik saya sebenarnya juga enggak banget.

Saya nggak masalah di-bully, diejek, diledek, di ganti-ganti nama saya, diplesetin nama saya, dibuat candaan. Saya bisa diam.

Tapi saat saya merasa ada orang yang tidak masuk golongan dituakan oleh ayah saya, berani menyebut nama ayah saya dengan tidak hormat, maka saya akan lupa bila kekuatan fisik saya enggak banget.

Saya bisa memiliki power entah darimana untuk menyerang orang yang sudah berani melecehkan nama ayah saya dengan ujarannya.

Ayah saya pernah menjadi inspirasi tulisan saya yang memenangkan lomba menulis cerpen dengan judul “AYAHKU MONSTER”

Dari judul cerpen itu kalian bisa tahu, seperti apa ayah saya di mata saya. Sebegitunya pun saya tetap tidak rela bila ada orang yang menyebut namanya dengan tidak hormat.

Bila kejadian AA itu bukan settingan. Kalaupun itu murni penyerangan, saya bisa paham, sangat paham, kenapa hal itu sampai bisa terjadi.

Mungkin ada banyak yang menentang dan menyesalkan. Mereka bilang, “Walau bagaimana seharusnya tidak perlu ada kekerasan fisik.” Kemudian sampai ada yang membawa-bawa dalil segala.

Ahhh nggak tahu deh. Saya bukan ahli hadis. Mungkin rasa cinta saya pada Allah, Rasulullah, yang menyatu dalam Islam, saya tunjukkan dengan cara yang kurang pas menurut mereka yang merasa ahli hadis dan ahli dalil.

Pasti saya akan dikatakan memperturutkan hawa nafsu.

Saya tidak tahu, apakah rasa ini memperturutkan hawa nafsu, atau ini sunatullah saya sebagai manusia yang merasa sakit hati dan tidak rela, saat Tuhan yang saya sembah, Rasul yang saya junjung, Islam yang saya yakini, dinistakan oleh mulut-mulut kotor seperti AA dan kroni-kroninya.

Sementara berharap pada mereka yang notabene melabeli diri sebagai pengayom rakyat, ternyata nothing to do saat mulut-mulut comberan itu berkecipak menista Islam.

Saya tidak tahu, yang pasti pembelaan akan saya lakukan. Jika bisa dengan tangan, akan saya lakukan dengan tangan.

Bila bisa dengan kata-kata, akan saya lakukan dengan kata-kata. Dan yang pasti, hati saya pun turut membela.

Walau mungkin dengan cara yang tidak mulia di mata mereka yang merasa mulia, karena sejatinya saya sendiri adalah manusia yang jauh dari kata mulia.[ind]

Sumber: t.me/ireneradjiman

Tags: Ayahku MonsterIrene Radjiman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Rawa Buntu yang Wajib Dicoba

Next Post

Kemenhaj Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Jemaah Umroh yang Alami Penundaan

Next Post
Kemenhaj Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Jemaah Umroh yang Alami Penundaan

Kemenhaj Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Jemaah Umroh yang Alami Penundaan

Rekomendasi Wisata Edukasi Dekat Stasiun Parung Panjang yang Seru untuk Keluarga

Rekomendasi Wisata Edukasi Dekat Stasiun Parung Panjang yang Seru untuk Keluarga

Mengenal 5 Manfaat Madu Multiflora untuk Menjaga Kesehatan

Mengenal 5 Manfaat Madu Multiflora untuk Menjaga Kesehatan

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9604 shares
    Share 3842 Tweet 2401
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1400 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2489 shares
    Share 996 Tweet 622
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga