• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Alasan Para Ulama Membolehkan Mengucapkan Selamat Natal untuk Basa basi

16/12/2024
in Syariah, Unggulan
Alasan Para Ulama yang Membolehkan Mengucapkan Selamat Natal untuk Basa basi

Alasan Para Ulama yang Membolehkan Mengucapkan Selamat Natal untuk Basa basi (foto: pixabay)

108
SHARES
828
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Alasan para ulama yang membolehkan mengucapkan selamat natal untuk basa basi ini merupakan lanjutan dari tulisan Pro Kontra Ucapan Selamat Hari Raya Non Muslim ini dikutip dari buku Fiqih Praktis Sehari-Sehari karya Ustaz Farid Nu’man Hasan, hlm. 76-92, yang diterbitkan oleh Penerbit Gema Insani.

Kedua: Pihak yang membolehkan ucapan Selamat untuk basa basi

Sebagian ulama zaman sekarang membolehkannya, hanya untuk basa basi agar tidak ada hambatan komunikasi antara umat Islam dengan mereka.

Apalagi bagi yang hidup bertetangga dengan non muslim seperti di daerah minoritas muslimnya, atau teman kantor, atau bahkan masih kerabat dekat dan masih ada pertalian keluarga.

Mereka pun memberikan syarat dalam pembolehan yaitu tidak boleh untuk kafir harbiy, penjajah seperti Zionis, dan tidak sampai menunjukkan ridha terhadap aqidah mereka.

Baca Juga: Meski Dibully karena Tolak Ucapan Natal, Chocolicous Tetap Ramai Dikunjungi Pelanggan

Para Ulama Membolehkan Mengucapkan Selamat Natal untuk Basa basi

Mereka punya sejumlah alasan, di antaranya sebagai berikut.

1. Keumuman anjuran berkata-kata yang baik kepada siapa pun. Kepada Fir’aun, Allah azza wa jalla memerintahkan kepada Nabi Musa dan Nabi Harun ‘Alaihimassalam perkataan yang lemah lembut (qaulan layyina).

Kepada kedua orang tua Allah azza wa jalla memerintahkan kita perkataan yang mulia (qaulan kariima). Kepada sesama orang beriman Allah azza wa jalla memerintahkan perkataan yang benar (qaulan sadiida).

2. Allah ﷻ tidak melarang kita berbuat baik dan adil kepada orang kafir yang tidak memerangi dan mengusir kaum muslimin dari negerinya, yang Allah ﷻ larang adalah jika kita berbuat baik kepada orang kafir yang menzalimi kita.

Allah ﷻ berfirman:

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. Al Mumtahanah: 8)

3. Khusus tentang Natal, mereka beralasan dengan ucapan Nabi ‘Isa ‘Alaihissalam yang mengucapkan selamat atas kelahiran dirinya:

وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

Dan keselamatan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (QS. Maryam: 33)

Ayat ini dijadikan dasar, bahwa Nabi ‘Isa ‘Alaihissalam sendiri mengucapkan selamat atas hari kelahirannya. Pemahaman dan pendalilan seperti ini tidak kita jumpai pada kitab-kitab tafsir salaf.

Ditambah lagi, dalam konsep Nasrani, Natal itu bukan kelahiran seorang Nabi dan Rasul, tapi kelahiran Tuhan Anak.

Dengan kata lain, tidak apple to apple (tidak selaras) menjadikan ayat ini sebagai dasar kebolehan ucapan selamat Natal.

4. Bagi pihak yang membolehkan, fatwa pengharaman di masa lalu itu bisa dimaklumi, karena masih dekatnya hidup para ulama tersebut dengan masa perang Salib.

Fatwa pun muncul dan dipengaruhi suasana politik saat itu. Alasan ini juga tidak pas, sebab zaman sekarang pun suasana peperangan (lebih tepatnya penjajahan) itu masih ada dan bahkan lebih meluas.

Seperti yang dialami umat Islam di Palestina, Rohingnya, Uighur, Moro, Iraq, Afghanistan, dan perang global bernama Ghazwul Fikri.[ind]

(bersambung)

Tags: Alasan Para Ulama yang Membolehkan Mengucapkan Selamat Natal untuk Basa basinatal
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Zubair bin Awwam Pembela Nabi Muhammad 

Next Post

Menanggapi Kekeringan, Konvensi PBB di Arab Saudi Tanpa Kesepakatan Serius

Next Post
Menanggapi Kekeringan, Konvensi PBB di Arab Saudi Tanpa Kesepakatan Serius

Menanggapi Kekeringan, Konvensi PBB di Arab Saudi Tanpa Kesepakatan Serius

Beberapa Peran Orang Tua dalam Mengedukasi Pencegahan Narkoba dalam Jajanan

Beberapa Peran Orang Tua dalam Mengedukasi Pencegahan Narkoba dalam Jajanan

Rahasiakan Dirimu dengan Senyuman

Kompetensi Mengucapkan Sabar

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9586 shares
    Share 3834 Tweet 2397
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2542 shares
    Share 1017 Tweet 636
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    306 shares
    Share 122 Tweet 77
  • 50 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 yang Penuh Makna dan Inspirasi

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • KOB PW Salimah dan LPI Alkautsar Gorontalo Gelar Quranic Parenting

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Komisi Fatwa MUI Pusat Menetapkan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga