• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 29 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Memahami Alasan Anak Tetap Bandel Meskipun Sudah Diberitahu

06/07/2022
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Menggunakan Konsekuensi Alami dan Logis Sebagai Strategi Disiplin Anak

Pixabay

73
SHARES
564
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUNDA dan Ayah mungkin sering menghadapi anak yang tetap bandel meskipun sudah diberitahu. Ini tentunya mengusi kesabaran orangtua. Namun, Bunda dan Ayah harus paham bahwa mereka masih dalam masa perkembangan. Tidak semua hal yang tampak mudah dilakukan oleh orang dewasa, mudah pula bagi anak-anak.

Berikut ini lima alasan yang harus orangtua ketahui untuk memahami anak-anak yang tetap bandel meskipun sudah diberitahu, sebagaimana dilansir dari Best Of Parenting:

Baca Juga: Tidak Berani Mengatakan Anakku Hebat

Memahami Alasan Anak Tetap Bandel Meskipun Sudah Diberitahu

1. Otak anak-anak masih berkembang

Orangtua terkadang memiliki ekspektasi yang sangat tinggi bahkan tidak realistis terhadap anak-anaknya, mereka lupa atau bahkan tidak memahami bahwa otak anak masih dalam masa perkembangan.

Sesuatu yang mungkin terlihat mudah bagi orangtua tentunya akan jauh lebih sulit ketika dilakukan oleh anak-anak. Contohnya, menahan godaan untuk tidak makan cemilan sebelum makan nasi.

Penelitian menuntukkan 56 persen orangtua, mengharapkan anaknya yang berusia di bawah tiga tahun menuruti aturan tersebut.

Namun, menurut psikolog anak dan pakar perkembangan, sebagian besar anak-anak tidak dapat menguasai keterampilan ini sampai mereka setidaknya berusia tiga setengah hingga empat tahun. Dan area otak yang terlibat dalam pengendalian diri tidak sepenuhnya matang sampai setelah masa remaja.

2. Stimulasi yang berlebihan

Mendidik anak-anak untuk tetap aktif memang sangatlah penting, tetapi sama pentingnya untuk menyeimbangkannya dengan memberi waktu istirahat dan waktu senggang.

Kehidupan modern terkadang bisa sangat cepat dan sibuk bahkan untuk orang dewasa, jadi ketika kita menjadwalkan kehidupan anak-anak kita dengan terlalu banyak bersosialisasi dan terlalu banyak aktivitas, mereka bisa menjadi terlalu bersemangat.

Ketika anak-anak memiliki keseimbangan yang tepat dalam hidup mereka antara istirahat, bermain dan beraktivitas, perilaku ‘nakal’ seperti amukan atau hiperaktif cenderung meningkat secara dramatis.

3. Pengaruh fisik

Kurang tidur, lapar dan/atau sakit dapat mempengaruhi kita dalam banyak hal, kita bisa menjadi mudah tersinggung atau tidak sabar dan mungkin sulit berkonsentrasi.

Nah, untuk anak-anak efeknya lebih besar lagi. Jika anak-anak kita terlalu lelah, sakit, lapar atau memiliki terlalu banyak gula dalam sistem mereka, efeknya pada perilaku mereka bisa drastis.

Jadi, jika anak-anak kita mulai berperilaku buruk, selalu ada baiknya memeriksa apakah kebutuhan dasar mereka terpenuhi sebelum kita memberi label ‘nakal’ dan mulai memberikan konsekuensi.

4. Emosi yang kuat

Emosi yang kuat seperti ketakutan, kemarahan, dan frustrasi bisa jadi sulit dihadapi bahkan oleh orang dewasa, dan banyak dari kita telah belajar untuk menyembunyikan emosi kita dengan humor atau memendamnya.

Emosi yang kuat bahkan lebih sulit untuk dihadapi anak-anak karena mereka tidak terbiasa dengannya dan tidak punya waktu atau pengalaman untuk mengembangkan strategi koping apa pun, sehingga emosi mereka yang kuat dapat terlihat seperti menangis, berteriak, atau memanggil nama.

Jadi, penting bagi kita untuk mencoba mendukung mereka melalui emosi mereka dan menunjukkan kepada mereka bahwa mereka baik-baik saja karena anak-anak hanya akan belajar bagaimana menghadapi emosi tersebut jika kita memberi mereka kesempatan untuk mengalami dan mengekspresikannya.

5. Anak-anak harus bergerak!

Perlu Bunda ingat, bahwa anak memang sangat mendambakan untuk aktif bergerak secara fisik, bermain bersama teman-teman, bereksplorasi, dan mencoba hal-hal baru. Bunda bisa mengajaknya bermain sesekali.

Masih banyak alasan lain yang tentunya berkaitan dengan tumbuh kembang anak, jadi Bunda dan Ayah harus terus mempelajari karakter anak yang sesuai dengan usia dan perkembangannya. [Ln]

Tags: Memahami Alasan Anak Tetap Bandel Meskipun Sudah Diberitahutumbuh kembang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penjelasan Penggunaan Ganja untuk Medis

Next Post

Amalan Dzikir yang Dianjurkan setelah Shalat Subuh dan Maghrib

Next Post
Amalan dzikir subuh maghrib

Amalan Dzikir yang Dianjurkan setelah Shalat Subuh dan Maghrib

Berhias Untuk Suami

Berhias untuk Suami

ACT: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula

ACT: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Outfit Aurelie Hermansyah saat Datangi Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7902 shares
    Share 3161 Tweet 1976
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3435 shares
    Share 1374 Tweet 859
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6705 shares
    Share 2682 Tweet 1676
  • Peringatan Isra Mi’raj: Ayo Less Waste Lakukan Aksi Waste Management di Event Maqdisy Talent Fest 1447 H

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga