• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Kenali Gejala Speech Delay pada Balita

11/09/2021
in Tumbuh Kembang
Tangisan Umar bin Abdil Aziz Rahimahullah

Foto: FirstCry Parenting

131
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com–Speech delay atau keterlambatan bicara terjadi pada anak yang kurang mendapat stimulasi untuk berbicara. Namun orang tua tak perlu panik, pakar mengatakan ada cara untuk mendeteksi speech delay.

Rita Rahmawati A.md. TW, S.Pd, terapis wicara di RS Harapan Kita dan Rumah Terapi, mengatakan cara paling mudah untuk mendeteksi speech delay adalah dengan membandingkan kemampuan anak dengan anak lain seusianya. Namun speech delay baru akan terlihat biasanya setelah usia 12 bulan.

“Karena standar rata anak usia 12 bulan menurut beberapa ahli paling tidak memiliki 1-20 kata yang harus dikuasainya, dan usia 18 bulan anak-anak harus memiliki 20 sampai 100 kata,” tutur Rita.

dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya mengatakan memang sering kali orang tua terlambat menyadari speech delay pada anak. Untuk membantu para orang tua mengenali fase berbicara anak, ia memiliki tabel tahapan bicara.

“Misalnya kan umur 1-6 bulan mustinya sudah cooing, tapi anak sampai 7 bulan belum cooing, bisa jadi speech delay tuh. Tapi, kebanyakan orang tua baru ngeh setelah anak berusia di atas 2 tahun karena membandingkan dengan tetangga atau anak sebaya yang sudah bisa bicara,” tambah dr Meta.

Jika dilihat dari bagan perkembangan bicara anak, usia 1 hingga 6 bulan memang belum bisa bicara. Namun mereka akan merespons perkataan orang tua, atau yang biasa disebut sebagai fase cooing.

Setelah lebih besar, anak biasanya sudah bisa menggumam meskipun belum terlalu jelas. Fase imitasi terjadi pada usia 10-11 bulan, di mana anak sudah bisa mengucapkan “Ayah” atau “Ibu” meskipun belum mengetahui maknanya.

Pada usia 12 bulan, anak sudah bisa memanggil “ayah” dan “ibu”. Biasanya anak juga sudah bisa mengucapkan kata-kata sehari-hari yang terdiri dari dua atau tiga suku kata.

Perkembangan anak berlanjut hingga usia 24 bulan. Jumlah kosakata yang diketahuinya pun bertambah mulai dari 10 kata pada usia 16 bulan dan lebih dari 50 di usia 24 bulan. Pada fase ini, anak-anak juga sudah bisa mengerti perkataan dari orang lain.

Nah di atas 2 tahun, anak sudah bisa mengingat nama, menyusun kalimat pendek dan mampu mengingat lebih dari 400 kata. Jika hingga usia 2,5 tahun anak ternyata masih belum seperti ini, bisa jadi anak mengalami speech delay.

“Dengan penjelasan seperti itu, kalau belum bisa memenuhi kemampuan bicara seperti di tabel, bisa jadi memang anak mengalami speech delay,” pungkas dr Meta.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kenali 4 Risiko Umroh Bacpacker

Next Post

Sekjen FUI, Alkhaththath, Akhirnya Bebas

Next Post

Sekjen FUI, Alkhaththath, Akhirnya Bebas

Tangisan Umar bin Abdil Aziz Rahimahullah

Manfaatkan Daun Bidara untuk Wajah Cantikmu

Perusahaan di AS Gunakan Teknologi Canggih untuk Basmi Nyamuk Berbahaya

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga