ANGGUR laut semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Bentuknya yang menyerupai butiran anggur kecil berwarna hijau membuatnya menarik perhatian banyak orang. Di beberapa daerah pesisir Indonesia, anggur laut bahkan sudah lama menjadi bagian dari hidangan sehari-hari. Rasanya yang segar dengan sensasi sedikit asin membuatnya sering disajikan sebagai lalapan, salad, atau campuran sambal.
Selain cita rasanya yang unik, anggur laut juga dikenal mengandung berbagai nutrisi seperti serat, mineral, vitamin, dan antioksidan. Namun, sebelum menjadikannya sebagai menu favorit, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Baca Juga: Berbagai Jenis Kacang dan Manfaatnya
Sebelum Menikmati Anggur Laut, Perhatikan Dulu Beberapa Hal Penting Ini
1. Pastikan anggur laut berasal dari perairan yang bersih
Anggur laut merupakan jenis alga yang tumbuh di laut sehingga kualitasnya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat hidupnya. Jika dipanen dari perairan yang tercemar limbah industri atau sampah, anggur laut berpotensi mengandung logam berat maupun zat pencemar lainnya.
Karena itu, usahakan membeli anggur laut dari penjual atau pemasok yang terpercaya. Produk yang dibudidayakan dengan baik umumnya memiliki kualitas lebih terjamin dibandingkan hasil panen dari lokasi yang belum jelas kebersihannya.
2. Cuci dengan air bersih sebelum dikonsumsi
Meski terlihat bersih, anggur laut tetap perlu dicuci menggunakan air mengalir. Proses ini membantu menghilangkan pasir halus, garam berlebih, maupun sisa kotoran yang masih menempel pada permukaannya.
Beberapa orang juga merendam anggur laut sebentar menggunakan air matang dingin sebelum disajikan agar teksturnya tetap renyah dan rasanya lebih segar.
3. Konsumsi dalam jumlah yang wajar
Anggur laut memang rendah kalori dan kaya nutrisi, tetapi bukan berarti dapat dikonsumsi tanpa batas. Tanaman laut ini secara alami mengandung natrium atau garam. Jika dikonsumsi terlalu banyak, terutama oleh penderita hipertensi atau gangguan ginjal, asupan natrium yang berlebihan dapat menjadi perhatian.
Mengonsumsinya sebagai pelengkap menu makan dalam porsi yang cukup merupakan pilihan yang lebih bijak.
4. Waspadai jika memiliki alergi makanan laut
Walaupun anggur laut bukan termasuk hewan laut, beberapa orang yang sensitif terhadap makanan laut sebaiknya tetap berhati-hati saat pertama kali mencobanya. Reaksi alergi dapat berbeda pada setiap individu.
Jika setelah mengonsumsi muncul gatal-gatal, ruam, bengkak, atau sesak napas, segera hentikan konsumsi dan periksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
5. Hindari penyimpanan terlalu lama
Anggur laut paling nikmat dikonsumsi dalam keadaan segar. Penyimpanan yang terlalu lama dapat membuat teksturnya menjadi lembek dan kualitas nutrisinya menurun.
Jika belum akan dimakan, simpan di dalam wadah tertutup pada suhu dingin sesuai petunjuk penyimpanan dari penjual. Hindari membekukannya karena dapat merusak tekstur butiran anggur laut.
6. Padukan dengan makanan bergizi lainnya
Anggur laut bukan makanan ajaib yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi tubuh. Agar manfaat kesehatannya lebih maksimal, padukan dengan menu seimbang seperti ikan, telur, tahu, tempe, sayuran, dan buah-buahan.
Sebagai contoh, anggur laut dapat dijadikan campuran salad dengan tomat, timun, dan ikan panggang atau disantap bersama nasi hangat dan lauk berprotein.
7. Perhatikan kondisi kesehatan tertentu
Bagi ibu hamil, penderita penyakit ginjal, atau seseorang yang sedang menjalani diet khusus, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi jika ingin mengonsumsi anggur laut secara rutin. Hal ini penting untuk memastikan jumlah konsumsi tetap sesuai dengan kebutuhan masing-masing. [DW]





