• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Wanita Haid Boleh Berpuasa? Ini Jawaban Ulama

11/02/2026
in Syariah, Unggulan
Wanita haid boleh berpuasa? Ini jawaban ulama

Wanita haid boleh berpuasa? Ini jawaban ulama (foto: pixabay)

148
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

WANITA haid tidak boleh berpuasa adalah ijmak. Keyakinan bahwa wanita haid tidak boleh puasa, shalat, jimak, adalah hal yang aksiomatik dalam Islam.

Namun, belakangan ada orang-orang liberal yang ingin menabrak ijmak ini, dengan alasan ijtihad masih terbuka, padahal mereka bukan mujtahid.

Baca Juga: Amalan yang Boleh Dilakukan Wanita Haid

Wanita Haid Tidak Boleh Berpuasa

Oleh: Ustaz Farid Nu’man Hasan

Imam Ibnul Qayyim mengatakan:

فصل : في تحريم الإفتاء والحكم في دين الله بما يخالف النصوص، وسقوط الاجتهاد والتقليد عند ظهور النص وذكر إجماع العلماء على ذلك.

Pasal tentang haramnya berfatwa dan menentukan hukum dalam agama Allah dengan hal yang menyelisihi nash (dalil), dan gugurnya ijtihad

dan taklid pada saat jelasnya dalil dan adanya ijma’ ulama atas hal itu. (I’lamul Muwaqi’in, 2/199)

Entah, mungkin ingin viral atau apa. Mirip pepatah Arab:

بل زمزم فتعرف

Kencingilah zam zam niscaya Anda akan terkenal

Jilbab mereka katakan tidak wajib, tapi haid malah boleh puasa. Ini kegilaan maksimal yang mereka lakukan.

Baca Juga: Status Hukum Wanita Haid Memandikan Mayit

Alasan Suci Bukan Syarat Sahnya Puasa adalah Lagu Lama

Alasan mereka adalah SUCI bukan syarat sahnya puasa. Ini lagu lama, dan sudah dibantah hampir 10 abad lalu oleh Imam al Haramain.

Imam an Nawawi mengatakan:

قَالَ إمَامُ الْحَرَمَيْنِ وَكَوْنُ الصَّوْمِ لَا يَصِحُّ مِنْهَا لَا يُدْرَكُ مَعْنَاهُ فَإِنَّ الطَّهَارَةَ لَيْسَتْ مَشْرُوطَةً فِيهَا

Berkata Imam al Haramain, bahwa kenyataan adanya dalil tidak sahnya puasa wanita yang haid menunjukkan bahwa perkataan:

“SUCI bukanlah syarat puasa”, adalah alasan yang tidak ada artinya. (Al Majmu’ Syarh al Muhadzdzab, 2/354)

Imam Ibnu Hazm Rahimahullah berkata:

وأجمعوا أَن الْحَائِض تقضي مَا أفطرت فِي حَيْضهَا.

Mereka (para ulama) telah ijma’ bahwa orang haid wajib qadha sebanyak puasa yang ditinggalkan karena haid. (Maratibul Ijma’, hlm. 42)

Imam an Nawawi mengatakan:

أجمعت الأمة على تحريم الصوم على الحائض والنفساء، وعلى أنه لا يصح صومها، ويستدل من السنة على تحريم صومها

Umat telah ijma’ (konsensus) HARAMNYA PUASA bagi wanita haid dan nifas, dan tidak sah puasanya, dan dalil pengharamannya terdapat dalam sunnah.

(Al Majmu’ Syarh al Muhadzdzab, 2/354)

Baca Juga: Hukum Berwudhu sebelum Tidur untuk Wanita Haid

Dalil Wanita Haid Tidak Boleh Berpuasa

Adapun dalil As Sunnah, Aisyah Radhiallahu ‘Anha berkata:

كُنَّا نَحِيضُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَأْمُرُنَا بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلَا يَأْمُرُنَا بِقَضَاءِ الصَّلَاةِ

Kami haid pada zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kami diperintahkan QADHA PUASA, Tapi tidak diperintahkan qadha shalat. (HR. Muslim, Abu Daud, At Tirmidzi, dll)

Dalam hadits Bukhari:

أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ» قُلْنَ: بَلَى، قَالَ: «فَذَلِكِ مِنْ نُقْصَانِ دِينِهَا

“Dan bukankah seorang wanita bila dia sedang haid dia tidak shalat dan puasa?” Kami jawab, “Benar.” Beliau berkata, “Itulah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari no. 304)

Kedudukan As Sunnah dan Ijma’ sebagai sumber hukum Islam telah disepakati semua mazhab fiqih.

Al Imam Al Hafizh Al Khathib Al Baghdadi berkata:

“Ijma’ ahli ijtihad dalam setiap masa adalah satu di antara hujjah-hujjah Syara’ dan satu di antara dalil-dalil hukum yang dipastikan benarnya”. (Al Faqih wal Mutafaqih, 1/154)

Allah Ta’ala memerintahkan agar kita mengikuti ijma’, dan bagi penentangnya disebut sebagai orang-orang yang mengikuti jalan selain jalan orang-orang beriman, yakni dalam firman-Nya:

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin,

Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. An Nisa (4): 115)

Baca Juga: Sahabat Muslimah, Ini Ramuan Mengatasi Masalah Haid dan Kewanitaan

Pengingkar Ijmak adalah Penghancur Dasar Agama

Dalam hadits:

إن الله تعالى لا يجمع أمتي على ضلالة وَيَدُ اللَّهِ مَعَ الْجَمَاعَة

“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah mengijmakkan umatku dalam kesesatan, dan tangan Allah bersama jamaah.” (HR. At Tirmidzi No. 2255, Shahih, Shahihul Jami’ No 1848)

Dan, orang-orang yang mengingkari ijmak adalah penghancur dasar-dasar agama, sebagaimana kata Imam As Sarkhasi dalam kitab Ushul-nya:

“Orang-orang yang mengingkari keberadaan ijmak sebagai hujjah, maka mereka telah membatalkan ushuluddin (dasar-dasar agama),

padahal lingkup dasar-dasar agama dan referensi umat Islam adalah ijmak-nya mereka, maka para munkirul ijma’ (pengingkar ijmak)

merupakan orang-orang yang merobohkan dasar-dasar agama.” (Ushul As Sarkhasi, 1/296. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah)

Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

Tags: hukum wanita haid berpuasawanita haid boleh berpuasawanita haid tidak boleh berpuasa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mempertimbangkan Ketertarikan Manusiawi Saat Memilih Pasangan

Next Post

Rahasia Kulit Berseri Selama puasa, Tips Skincare yang Efektif untuk Menjaga Perawatan Kulit Wajah

Next Post
Rahasia Kulit Berseri Selama puasa, Tips Skincare yang Efektif untuk Menjaga Perawatan Kulit Wajah

Rahasia Kulit Berseri Selama puasa, Tips Skincare yang Efektif untuk Menjaga Perawatan Kulit Wajah

Mengatur Keuangan dengan Gaji Pas-Pasan

Tips Mengatur Keuangan Bila Gaji Pas-Pasan

Tips mengatasi malas belajar

5 Tips Mengatasi Malas Belajar

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1735 shares
    Share 694 Tweet 434
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1905 shares
    Share 762 Tweet 476
  • Lebih Enak Mana: Kloter Awal atau Kloter Akhir

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    387 shares
    Share 155 Tweet 97
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5006 shares
    Share 2002 Tweet 1252
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11171 shares
    Share 4468 Tweet 2793
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga