• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 4 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Shalat Tertunda karena Repot Urus Bayi

09/04/2026
in Syariah, Unggulan
Shalat Tertunda karena Repot Urus Bayi
134
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

USTAZ, saya mau bertanya, bagaimana dengan shalat tertunda karena repot urus bayi? Saya punya bayi berumur 2 bulan ini lagi rewel-rewelnya, malam tidur paling 2 jam itu saja enggak nyambung.

Melek tapi rewel, minta digendonglah apalah, enggak jelas maunya. Siang juga begitu. Suami sudah bekerja ke luar Jawa, jadi enggak ada yang bantu-bantu.

Nah, masalahnya, shalat saya jadi tertunda-tunda bahkan kadang sudah masuk shalat waktu berikutnya. Bagaimana solusinya Ustaz? Seperti ini dijamak atau qosor itu boleh tidak?

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan sebagai berikut.

Semoga jadi amal jihad bagi ibunya, tetap semangat.. Dan semoga anaknya sehat dan menjadi anak soleh..

Kesibukan luar biasa dari seorang ibu dalam mengurus bayinya, tanpa pembantu adalah masyaqqat (kesulitan/kepayahan), boleh baginya untuk shalat tidak di awal waktu, bisa di tengahnya, atau akhirnya.

Baca juga:ย Hukum Mengikat Rambut bagi Wanita saat Shalat

Shalat Tertunda karena Repot Urus Bayi

Dalam hadis:

ุฅู† ู„ู„ุตู„ุงุฉ ุฃูˆู„ุง ูˆุขุฎุฑุงุŒ ูˆุฅู† ุฃูˆู„ ูˆู‚ุช ุงู„ุธู‡ุฑ ุญูŠู† ุชุฒูˆู„ ุงู„ุดู…ุณุŒ ูˆุฅู† ุขุฎุฑ ูˆู‚ุชู‡ุง ุญูŠู† ูŠุฏุฎู„ ูˆู‚ุช ุงู„ุนุตุฑ..

Shalat itu ada awal waktunya dan akhirnya, awal waktu zhuhur adalah saat tergelincir matahari, waktu akhirnya adalah saat masuk waktu ashar.

(HR. Ahmad no. 7172, dishahihkan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth. Ta’liq Musnad Ahmad, no. 7172)

Imam An Nawawi Rahimahullah menjelaskan:

ูŠุฌูˆุฒ ุชุฃุฎูŠุฑ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุฅู„ู‰ ุขุฎุฑ ูˆู‚ุชู‡ุง ุจู„ุง ุฎู„ุงูุŒ ูู‚ุฏ ุฏู„ ุงู„ูƒุชุงุจุŒ ูˆุงู„ุณู†ุฉุŒ ูˆุฃู‚ูˆุงู„ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ุนู„ู‰ ุฌูˆุงุฒ ุชุฃุฎูŠุฑ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุฅู„ู‰ ุขุฎุฑ ูˆู‚ุชู‡ุงุŒ ูˆู„ุง ุฃุนู„ู… ุฃุญุฏุงู‹ ู‚ุงู„ ุจุชุญุฑูŠู… ุฐู„ูƒ

Dibolehkan menunda shalat sampai akhir waktunya tanpa adanya perselisihan, hal itu berdasarkan Alquran dan As Sunnah.

Perkataan para ulama juga membolehkan menunda sampai akhir waktunya, tidak ada seorang ulama yang mengatakan haram hal itu. (Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab, 3/58)

Bagaimana Jika Sampai Habis Waktunya?

Jika diperkirakan urusan bayi tersebut dapat melewati waktu ke shalat berikutnya, tidak apa-apa niatkan jamak takhir (misal zuhur dan ashar di waktu ashar, atau maghrib dan isya di waktu isya).

Jamak saja, bukan qashar. Sebab, qashar hanya berlaku bagi yang SAFAR.

Dalilnya:

ุนูŽู†ู’ ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฌูŽู…ูŽุนูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุธู‘ูู‡ู’ุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽุตู’ุฑู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุดูŽุงุกู ุจูุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉู ูููŠ ุบูŽูŠู’ุฑู ุฎูŽูˆู’ูู ูˆูŽู„ูŽุง ู…ูŽุทูŽุฑู

Dari Ibnu Abbas, dia berkata: โ€œRasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam pernah menjamak antara zhuhur dan ashar, maghrib dan isya di Madinah, pada hari saat tidak ketakutan dan tidak hujan.โ€ (HR. Muslim No. 70)

Imam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata:

ูˆุฃูˆุณุน ุงู„ู…ุฐุงู‡ุจ ููŠ ุงู„ุฌู…ุน ู…ุฐู‡ุจ ุฃุญู…ุฏ ูุฅู†ู‡ ุฌูˆุฒ ุงู„ุฌู…ุน ุฅุฐุง ูƒุงู† ุดุบู„ ูƒู…ุง ุฑูˆู‰ ุงู„ู†ุณุงุฆูŠ ุฐู„ูƒ ู…ุฑููˆุนุง ุฅู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฅู„ู‰ ุฃู† ู‚ุงู„: ูŠุฌูˆุฒ ุงู„ุฌู…ุน ุฃูŠุถุง ู„ู„ุทุจุงุฎ ูˆุงู„ุฎุจุงุฒ ูˆู†ุญูˆู‡ู…ุง ู…ู…ู† ูŠุฎุดู‰ ูุณุงุฏ ู…ุงู„ู‡.

“Mazhab yang paling luas dalam masalah jamak adalah mazhab Imam Ahmad, dia membolehkan jamak karena kesibukan sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam An Nasaโ€™i secara marfuโ€™ (sampai) kepada Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam,

sampai-sampai dibolehkan jamak juga bagi juru masak dan pembuat roti dan semisalnya, dan juga orang yang ketakutan hartanya menjadi rusak.โ€ (Al Fatawa Al Kubra, 5/350)

Berkata Imam An Nawawi Rahimahullah:

ูˆูŽุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฃูŽุฆูู…ู‘ูŽุฉ ุฅูู„ูŽู‰ ุฌูŽูˆูŽุงุฒ ุงู„ู’ุฌูŽู…ู’ุน ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽุถูŽุฑ ู„ูู„ู’ุญูŽุงุฌูŽุฉู ู„ูู…ูŽู†ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽุชู‘ูŽุฎูุฐู‡ู ุนูŽุงุฏูŽุฉ ุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู‚ูŽูˆู’ู„ ุงูุจู’ู† ุณููŠุฑููŠู†ูŽ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุจ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจ ู…ูŽุงู„ููƒ ุŒ ูˆูŽุญูŽูƒูŽุงู‡ู ุงู„ู’ุฎูŽุทู‘ูŽุงุจููŠู‘ู ุนูŽู†ู’ ุงู„ู’ู‚ูŽูู‘ูŽุงู„ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽุงุดููŠู‘ ุงู„ู’ูƒูŽุจููŠุฑ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจ ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุฅูุณู’ุญูŽุงู‚ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ูˆูŽุฒููŠู‘ู ุนูŽู†ู’ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซ ุŒ ูˆูŽุงุฎู’ุชูŽุงุฑูŽู‡ู ุงูุจู’ู† ุงู„ู’ู…ูู†ู’ุฐูุฑ ูˆูŽูŠูุคูŽูŠู‘ูุฏู‡ู ุธูŽุงู‡ูุฑ ู‚ูŽูˆู’ู„ ุงูุจู’ู† ุนูŽุจู‘ูŽุงุณ : ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ูŠูุญู’ุฑูุฌ ุฃูู…ู‘ูŽุชู‡ ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุนูŽู„ู‘ูู„ู‡ู ุจูู…ูŽุฑูŽุถู ูˆูŽู„ูŽุง ุบูŽูŠู’ุฑู‡ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽุนู’ู„ูŽู… .

โ€œSekelompok para imam, membolehkan jamak ketika tidak bepergian apabila ia memiliki keperluan, namun hal itu tidak dijadikan sebagai kebiasaan.” Demikianlah pendapat dari Ibnu Sirin, Asyhab dari golongan Malikiyah.

Al Khathabi menceritakan dari Al Qaffal dan Asy Syasyil kabir dari mazhab Syafiโ€™i, dari Abu Ishaq al Marwazi dan dari jamaah ahli hadis.

Inilah pendapat yang dipilih oleh Ibnul Mundzir, yang didukung oleh zhahir ucapan Ibnu Abbas, bahwa yang dikehendaki dari jamak adalah โ€˜agar umatnya keluar dari kesulitan.โ€™

Karena itu, tidak dijelaskan alasan jamak, apakah karena sakit atau yang lainnya. Wallahu aโ€™lam.โ€ (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 5/219). Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

Tags: Hukum shalat bagi ibu menyusuiShalat Tertunda karena Repot Urus Bayi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Israel Bom Lebanon di Hari Pertama Gencatan Senjata

Next Post

Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Sebelum Memilih Susu Formula untuk Anak

Next Post
Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Sebelum Memilih Susu Formula untuk Anak

Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Sebelum Memilih Susu Formula untuk Anak

40 Kalimat Motivasi dalam Pengasuhan Anak

Hakikat Keluarga Sakinah

Tenun Miliki Potensi Besar untuk Perubahan Tren Fashion

Tenun Miliki Potensi Besar untuk Perubahan Tren Fashion

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8789 shares
    Share 3516 Tweet 2197
  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3960 shares
    Share 1584 Tweet 990
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11537 shares
    Share 4615 Tweet 2884
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2258 shares
    Share 903 Tweet 565
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4659 shares
    Share 1864 Tweet 1165
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    275 shares
    Share 110 Tweet 69
  • 5 Pilihan Camilan Sehat yang Bisa Menggantikan Cokelat dan Permen untuk Anak

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Inilah Kenapa Eropa Rentan Gelombang Panas

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

ยฉ 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga