• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Berselonjor Kaki ke Arah Kiblat saat Sedang di Masjid

25/05/2025
in Syariah, Unggulan
Empat Hal Penting yang Bisa Kamu Kerjakan Selama Satu Jam Setelah Subuh

(foto: pixabay)

674
SHARES
5.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HUKUM berselonjor kaki ke arah kiblat saat sedang di masjid, bagaimana aturannya dalam Islam? Ada larangan ketika kita habis shalat, karena masih ada waktu istirahat, kita tiduran dengan kaki mengarah ke kiblat,

ada yang bilang tidak boleh, yang benar kepala yang di kiblat (barat) kaki di timur. Bagaimana Ustaz?

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan, para ulama berbeda pendapat tentang menjulurkan kaki ke arah kiblat saat duduk, tiduran, di masjid atau di tempat lainnya.

Hukum Berselonjor Kaki ke Arah Kiblat saat Sedang di Masjid

Baca Juga: Taubat itu Hukumnya adalah Wajib

Pertama. Makruh.

Imam Ibnu Muflih Rahimahullah – mazhab Hambaliy- menulis demikian:

[فَصْلٌ كَرَاهَةُ مَدِّ الرِّجْلَيْنِ إلَى الْقِبْلَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ]

Fasal tentang makruhnya selonjor kaki ke arah kiblat atau di masjid

ِ ذَكَرَ غَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ الْحَنَفِيَّةِ – رَحِمَهُمُ اللَّهُ – أَنَّهُ يُكْرَهُ مَدُّ الرِّجْلَيْنِ إلَى الْقِبْلَةِ فِي النَّوْمِ وَغَيْرِهِ

Lebih dari satu ulama Hanafiyah -Rahimahumullah- yang menyebutkan makruhnya selonjor kaki ke arah kiblat ketika tidur atau selainnya.

Beliau juga mengatakan:

قَالَ فِي الْمُفِيدِ مِنْ كُتُبِهِمْ: وَلَا يَمُدُّ رِجْلَيْهِ يَعْنِي فِي الْمَسْجِدِ؛ لِأَنَّ فِي ذَلِكَ إهَانَةً بِهِ، وَلَمْ أَجِدْ أَصْحَابَنَا ذَكَرُوا هَذَا، وَلَعَلَّ تَرْكَهُ أَوْلَى

Berkata di dalam Al Mufid, salah satu kitab mereka: “Janganlah menyelonjorkan kaki yakni di masjid, sebab itu adalah bentuk penghinaan kepadanya.”

Tapi aku sendiri belum pernah mendapatkan sahabat-sahabat kami (Hambaliyah) mengatakan demikian, namun meninggalkannya (selonjoran kaki ke kiblat) tentu lebih utama.

(Al Adab Asy Syar’iyyah, 3/41)

Imam Az Zaila’iy Rahimahullah -madzhab Hanafiy- mengatakan:

ويكره مد الرجل إلى القبلة وإلى المصحف وإلى كتب الفقه في النوم وغيره.

Dimakruhkan selonjor kaki ke kiblat, ke mushaf, dan ke kitab-kitab fiqih baik ketika tidur atau selainnya. (Tabyin Al Haqaiq, 1/168)

Imam Ibnu Hajar Al Haitami Rahimahullah–mazhab Syafi’iy- mengatakan:

صرح الزركشي بحرمة مد الرجل للمصحف، فقد يقال إن الكعبة مثله لكن الفرق أوجه

Az Zarkasyiy menerangkan tentang haramnya selonjor kaki di hadapan mushaf, telah dikatakan ke Ka’bah juga begitu, namun ada perbedaan di berbagai sisi.

(Tuhfatul Muhtaj, 4/85)

Kedua. Boleh asalkan tidak mengganggu manusia dan terhalang oleh penghalang.

Imam An Nawawi Rahimahullah mengatakan:

يجوز القعود متربعا ومفترشا ومتوركا ومحتبيا والقرفصاء والاستلقاء على القفا ومد الرجل وغير ذلك من هيئات القعود ونحوها ولا كراهة في شيء من ذلك إذا لم يكشف عورته ولم يمد رجله بحضرة الناس

Dibolehkan duduk dengan posisi bersila, iftirasy, tawaruk, jongkok, bersandar pada tengkuk, dan menyelonjorkan kaki dan posisi duduk lainnya,

hal ini sama sekali tidak makruh selama tidak terbuka auratnya dan tidak menyelonjorkan kaki di hadapan manusia.

وقد تظاهرت الأحاديث الصحيحة على ذلك (منها) حديث ابن عمر ” رأيت رسول الله صلى
الله عليه وسلم بفناء الكعبة محتبيا بيديه ووصف بيديه الاحتباء وهو القرفصاء ”
رواه البخاري

Telah jelas hadis-hadis shahih yang menyebutkannya, di antaranya dari Ibnu Umar: “Aku melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berada di serambi Ka’bah duduk ihtiba` dengan tangannya seperti ini.” (HR. Bukhari)

وعن عبد الله بن زيد ” أنه رأى رسول الله صلى الله عليه وسلم مستلقيا في المسجد واضعا إحدى رجليه على الأخرى ”
رواه البخاري ومسلم

Dari Abdullah bin Zaid bahwa dia melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersandar di masjid meletakkan satu kakinya di atas lainnya.(HR. Bukhari dan Muslim)

وعن جابر بن سمرة ” كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا صلى الفجر تربع في مجلسه حتى تطلع الشمس حسناء ”
رواه أبو داود وغيره بأسانيد صحيحة

Dari Jabir bin Samurah, bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam jika selesai shalat subuh dia duduk bersila di tempat duduknya sampai terbitnya matahari terang benderang.

(HR. Abu Daud dan lainnya, dengan sanad Shahih)

(Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab, 4/472-473)

Syaikh Abdullah Al Faqih mengatakan:

فلا حرج على المسلم في مد الرجلين في المسجد ما لم يكن قد مدهما بين الناس، وبشرط أن يعد ذلك من خوارم المروءة وقلة الأدب مع الحاضرين ونحو ذلك

Tidak apa-apa bagi seorang muslim menyelonjorkan kakinya ke di masjid selama tidak menyelonjorkannya di antara manusia,

dengan syarat hal itu tidak menjadi hal yang menciderai kehormatan, kurang etika di tengah manusia, dan semisalnya.

(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 49607)

Syaikh Abdullah bin Humaid Hafizhahullah berkata:

لا مانع منه ، إلا أن بعض العلماء يكره أن يمد رجليه نحو الكعبة ، إذا كان قريباً منها ، فكره ذلك كراهة تنزيهية . أما مثل وجود مسجد في مكان آخر وفيه مسلم يوجه رجليه نحو القبلة ، فهذا لا بأس به ، ولا محظور فيه إن شاء الله ، كما قرره أهل العلم . والله أعلم .

Hal itu tidak terlarang, hanya saja sebagian ulama memakruhkan menyelonjorkan kaki ke arah Ka’bah jika dia dekat dengannya, dan hal itu makruh tanzih.

Ada pun umpamanya masjidnya ada di tempat lain dan di dalamnya seorang muslim mengarahkan kakinya ke arah kiblat, ini tidak apa-apa dan tidak terlarang Insya Allah, sebagaimana ditetapkan para ulama.

(Fatawa Asy Syaikh Ibni Humaid, Hal. 144)

Syaikh Utsaimin Rahimahullah mengatakan:

ليس على الإنسان حرج إذا نام ورجلاه في اتجاه القبلة .

Tidak apa-apa bagi manusia jika dia tidur kakinya menghadap ke kiblat. (Fatawa Asy Syaikh Ibni Utsaimin, 2/976)

Demikian. Wallahu a’lam.[ind/alfahmu]

Tags: Hukum Berselonjor Kaki ke Arah Kiblat saat Sedang di Masjid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Larangan Memberi Upah Penjagal dari Daging Qurban

Next Post

16 Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

Next Post
Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

16 Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

Fatwa Para Imam Ahlus Sunnah Tentang Musyarakah dalam Pemerintahan Zalim dan Non Islami

Keutamaan Menyebarkan Salam

Jika Tiba Bersamaan, Dahulukan Shalat atau Makan?

Jangan Mudah Marah

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6152 shares
    Share 2461 Tweet 1538
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    455 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1751 shares
    Share 700 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7866 shares
    Share 3146 Tweet 1967
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3404 shares
    Share 1362 Tweet 851
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga