ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 11 Juli 2020 | 21 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Bolehkah Anak Mengambil Duit Orang Tua tanpa Izin

08 November 2017 12:46:48
Konsul syariah, anak mencuri
Ilustrasi, foto: ABC

ChanelMuslim.com- Dengan alasan tertentu, seorang anak mengambil uang milik orang tuanya tanpa izin. Bagaimana syariat Islam menyoal tentang masalah ini.

 Berikut bahasannya.

Jawaban:

Pertama, pada dasarnya, anak tidak boleh mengambil harta orang tua tanpa sepengetahuan orang tua. Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan,

فلا يجوز أن تأخذي شيئاً من مال أبيك إلا بإذنه وبطيب من نفسه، لقول النبي صلى الله عليه وسلم : لا يحل مال رجل مسلم لأخيه إلا ما أعطاه بطيب نفسه . أخرجه البيهقي في السنن.

Anda tidak boleh mengambil harta ayah anda sedikit pun, kecuali dengan izin dan kerelaannya. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ”Tidak halal bagi seorang muslim  mengambil harta saudaranya, kecuali harta yang dia berikan kepadanya dengan kerelaan saudaranya.” riwayat Baihaqi dalam as-Sunan. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 27073)

Kedua, apabila orang tua sangat pelit, sehingga tidak memberikan jatah nafkah yang cukup bagi anaknya, maka boleh mengambil harta orang tuanya meskipun tanpa diketahui ortunya.

Dalam Fatawa Nur ‘ala ad-Darbi dinyatakan,

اذا كان الأب قصّر في النفقة، والولد ضعيف لا يستطيع العمل، عاجز، فإنّه يأخذ من مال أبيه، ويسدّ حاجته، ولو بغير علمه،

“Apabila bapak pelit dalam memberikan nafkah, sementara anak masih lemah tidak bisa bekerja sendiri, maka dia boleh mengambil harta orang bapaknya untuk menutupi kebutuhannya. Meskipun tanpa diketahui orang tua.”

Kemudian Syaikh menyebutkan dalil hadis dari Hindun bintu Uthbah radhiyallahu ‘anha, istri Abu Sufyan yang melaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

يا رسول الله إن أبا سفيان رجل شحيح [يعني بخيل] لا يعطيني ما يكفيني ويكفي بنيّ، إلاّ ما أخذته من ماله بغير علمه، فهل علي في ذلك من جناح؟

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan orang yang pelit, tidak memberikan nafkah yang cukup untukku dan untuk anakku. Kecuali jika aku mengambil hartanya, tanpa sepengetahuannya. Apakah saya berdosa melakukan hal itu?”

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

خذي من ماله بالمعروف ما يكفيك ويكفي بنيكِ

”Ambillah hartanya secara wajar, yang mencukupi kebutuhanmu dan mencukupi kebutuhan anakmu.” (Muttafaq ’alaihi). (Simak Fatawa Nur ’ala ad-Darbi, jilid 23, hlm. 307)

Allahu a’lam. 

(mh/sumber Konsultasisyariah.com)

https://konsultasisyariah.com/21548-anak-mengambil-harta-orang-tua.html

 

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
konsul syariah
anak mencuri
 
BERITA LAINNYA
 
 
ADVERTORIAL
11 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
SYARIAH
29 November 2018 05:20:33

Hukum KB dengan Alat Kontrasepsi

 
SYARIAH
06 June 2020 22:28:58

Shalat Jumat Dua Gelombang di Satu Masjid

 
SYARIAH
18 May 2020 06:41:39

Amalan yang Kita lakukan pada Lailatul Qadar

 
SYARIAH
04 June 2019 08:52:49

13 Tanya Jawab Singkat Fiqh Saat Mudik

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga