• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Muslim Aborigin, Berislam untuk Menyembuhkan Luka Terjajah di Negeri Sendiri

28/12/2018
in Suami Istri
79
SHARES
608
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim com – Jika ditanya tentang suku asli yang mendiami benua Australia,, kita pasti akan menjawab Aborigin.
‌Suku Aborigin memiliki perawakan mirip dengan orang-orang di Papua, berkulit hitam dan berambut keriting. Memang suku Aborigin berasal dari orang Papua yang bermigrasi ke benua Australia pada sekitar 40.000 tahun silam.
‌Lalu pada tahun 1700-an, orang-orang Eropa mendatangi Australia. Mereka melakukan invasi besar-besaran di benua ini. Mengeksplorasi sumber daya alamnya yang membuat suku asli malah semakin terhimpit.
‌Sebelumnya suku Aborigin hidup dengan nyaman dan damai di tanah Australia. Mendapatkan sandang dan pangan dari keberlimpahan tanah Australia. Lalu Eropa datang. Selain mengeruk sumber daya alam, mereka juga menyebarkan penyakit seperti influenza, cacar dan sipilis yang menyebar dengan cepat.
‌Kita mungkin tidak tahu bahwa ternyata sejak 300 tahun yang lalu sudah terjadi persentuhan antara suku Aborigin dengan Islam. Mereka melakukan hubungan sosial seperti pernikahan dan perdagangan dengan komunitas muslim.
‌Nelayan dari Makassar, Sulawesi selatan (sekarang Indonesia) telah melakukan perjalanan ke utara dan barat laut Australia sejak awal 1700-an, mencari siput laut. Para pedagang Makasar yang rata-rata beragama Islam pun mengenalkan Islam pada suku Aborigin Seiring waktu, selain perdagangan, Islam pun ikut tersebar di sana.
‌Mengapa suku Aborigin bisa menerima Islam dengan tangan terbuka?
‌Seperti dikutip dari mvslim.com, satu penelitian, yang dilakukan oleh Peta Stephenson, menunjukkan bahwa ada berbagai tradisi dan norma yang serupa antara masyarakat adat setempat dan Islam. Sebagai contoh, sikap dalam Islam terhadap lingkungan, menyerupai sikap suku Aborigin. Al-Qur’an menyatakan bahwa kita tidak boleh menyia-nyiakan apa yang tidak kita butuhkan. Penduduk asli Australia memiliki cara berpikir yang sama, di mana air dan makanan dipandang sebagai sesuatu yang berharga.
‌Selain itu, orang-orang Aborigin menyatakan bahwa mereka tertarik pada Islam, sebagai cara untuk pulih dari kepedihan psikologis yang mereka alami karena (pasca) kolonialisme. Bagi mereka, misionaris Kristen memaksakan semacam mono-kulturalisme pada mereka. iIu adalah idealisme kaum ‘putih’. Laki-laki Aborigin dipandang sebagai ‘lelaki kulit hitam yang beringas” dan untuk menjadi beradab, seseorang harus masuk Kristen dan beradaptasi dengan norma-norma penjajah kulit putih.
‌Sementara itu, kata mereka, Islam mengakui bahwa manusia diciptakan dengan ‘berbagai bangsa dan suku’ meski begitu semua manusia adalah sama. Konsep Islam tentang keberagaman dan nilai semua manusia sama di mata Allah, merupakan konsep yang menarik bagi orang-orang yang sedang tertindas dan terjajah di negerinya sendiri. (MAY)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sarapan Pagi Istimewa dengan Telur di Dalam Biskuit

Next Post

Aktif Unggah Foto Masakan di Instagram, Keluarga Jadi Alasan Utama Erica Majdi

Next Post

Aktif Unggah Foto Masakan di Instagram, Keluarga Jadi Alasan Utama Erica Majdi

Emosi Kepiting

Lempah Ikan Tenggiri, Resep Spesial yang Suka Menu Asem Segar

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2474 shares
    Share 990 Tweet 619
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    151 shares
    Share 60 Tweet 38
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4086 shares
    Share 1634 Tweet 1022
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9037 shares
    Share 3615 Tweet 2259
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4729 shares
    Share 1892 Tweet 1182
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11665 shares
    Share 4666 Tweet 2916
  • Ketika yang Sahih Datang dari Setan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga