• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Hidup Bukan tentang Diri Sendiri

27/09/2025
in Quran Hadis, Unggulan
Sejarah Idul Fitri

(foto: Freepik)

239
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Hidup bukan tentang diri sendiri. Masihkah engkau berpikir, hidup ini hanya untuk kepentingan dirimu sendiri, hanya untuk memikirkan dirimu sendiri? Tengoklah usiamu saat ini, sudah kepala tiga, empat atau bahkan lima.

Ckckck… usia segitu masih saja memikirkan diri sendiri. Engkau masih saja seperti yang dulu. Hanya mementingkan dirimu sendiri.

Engkau hanya berpikir bagaimana membeli mobil yang lebih mahal. Engkau terus berpikir bagaimana menambah jumlah rumah yang mewah. Engkau berpikir bagaimana membeli baju, tas, sepatu, jam tangan yang branded dengan harga puluhan juta.

Engkau berpikir bagaimana liburanmu di luar negeri, negara mana yang belum pernah engkau kunjungi, tempat mana yang belum engkau singgahi.

Engkau masih berpikir, hidup ini hanya untuk kepentingan dirimu sendiri. Begitu seriuskah kamu untuk menggapai semua keinginan itu. Luar biasa, iya saya hanya mengucapkan luar biasa sekali dirimu itu.

Hidup bukan lagi tentang dirimu sendiri. Apakah engkau tahu, siapa sebaik-baik manusia itu. Coba sekarang dengarkan pesan nabi ini baik-baik:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani).

Ketahuilah Sobat, sebaik-baik manusia itu adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Sekarang tengoklah dirimu, lihat dirimu. Lihat sekali lagi dirimu.

Seberapa besar kebermanfaatanmu kepada orang lain. Berapa persen penghasilanmu yang engkau infaqkan kepada orang lain. Sepuluh persenkah, lima persenkah, dua setengah persenkah atau jangan-jangan tidak sepeserpun yang engkau infaqkan. Pelit dan kikir sekali, engkau ini.

Engkau sadar atau tidak sih, siapa yang memberi banyak rezeki kepadamu. Hmmm… bener itu hasil jerih payahmu sendiri, yakin itu hasil kerja kerasmu, hasil usahamu.

Lho kok kamu jadi seperti Qorun. Nggak takut kena azab. Coba ingat yang Allah firmankan:

“Qorun berkata: ”Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.”

Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka” (QS. Al-Qashash : 78).

“Maka Kami benamkanlah Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap adzab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya)” (QS. Al Qashash : 81).

Maka berhati-hatilah, jangan sampai engkau dijuluki orang yang kufur nikmat. Semua yang engkau dapatkan itu atas kuasa Allah. Ingatlah Firman Allah ini “… dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

Lalu bagaimana perasaanmu saat melihat dan mendengar, bencana di tempat yang lain? Di belahan bumi yang lain, terjadi bencana alam gunung meletus, kelaparan, kehancuran akibat perang dengan tubuh korban yang membuat miris dan menyayat hati.

Perhatikan dirimu, perhatikan perasaanmu.

Apakah engkau masih saja cuek dengan mereka. Apakah hatimu masih belum tersentuh dengan gambar anak-anak kecil korban perang di belahan bumi yang lain.

Terbuat dari apa hatimu itu. Mungkin karena mereka bukan anak-anakmu, iya kan.

Coba sekarang lihat sekelilingmu, tetanggamu, orang-orang di sekitarmu. Bagaimana kondisi mereka. Berjalanlah keluar, tengoklah rumah-rumah kumuh yang sebenarnya membutuhkan pertolonganmu.

Tapi engkau biasa saja tuh. Tidak ada rasa kasihan, tidak ada rasa prihatin melihat itu semua. Kenapa hatimu bebal sekali untuk bergerak membantu mereka.

Jangan berapologi, engkau sendirian tidak mungkin membantu mereka. Lihat ya, lihat baik-baik, banyak sekali lembaga bantuan sosial yang berserakan di mana-mana.

Engkau bisa infaqkan sebagian rezekimu, atau engkau sedekahkan barang bagus yang tidak engkau pakai melalui lembaga-lembaga itu.

Lakukanlah, saya hanya ingin engkau berubah menjadi sosok yang lebih mulia, sosok manusia terbaik sebagaimana pesan nabi dengan menjadikanmu orang yang bermanfaat kepada orang lain.

Baca Juga: 4 Keinginan yang Membuat Hidup Merana

Hidup Bukan tentang Diri Sendiri

Sekarang lihatlah kondisi bangsamu. Narkoba berserakan di mana-mana mengancam anak-anakmu. Pergaulan bebas, seks bebas, kehidupan hedonis mengancam jiwa anak-anakmu. Belum lagi penyakit LGBT.

Sekarang coba jawab, maukah kau melihat anakmu menjadi seorang gay. Tegakah engkau melihat anakmu terkapar bersimbah darah akibat tawuran.

Coba perhatikan perasaanmu saat engkau tahu anak perempuan terkena penyakit terkutuk AIDS. Bergeraklah. Bergeraklah demi anak-anakmu kelak.

Jangan diam saja. Jangan merasa anak-anakmu aman dari semuanya. Tidak, semakin merajalela penyakit-penyakit masyarakat itu semakin besar anakmu terancam.

Jangan berpikir itu tugas pihak keamanan, tugas pemerintah. Tidak, itu tanggung jawabmu juga. Ayo bergeraklah jangan diam saja.

Hibahkan diri menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Hibahkan sebagian rezekimu, tenaga, waktu, energi, barang yang engkau miliki, ilmu yang engkau kuasai untuk kebermanfaatan bagi negeri tercinta ini.

Jadikanlah dirimu sosok yang mulia di hadapan-Nya. Mulai saat ini, mantapkan dalam hati. Hidup bukan lagi tentang dirimu sendiri.

Bantulah mereka maka Allah akan membantu segala keperluanmu sebagaimana pesan Nabi: “Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih).

“Barang siapa yang memudahkan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim).

Sekali lagi, hidup bukan lagi tentang dirimu sendiri.[ind]

sumber: Rendy Ariyanto W. Rumah Pintar Aisha. November 2021.

Tags: Hidup Bukan tentang Diri Sendiri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menu Ayam Panggang Bumbu Rujak Spesial

Next Post

Inilah Pentingnya Anak Memiliki Social Skill

Next Post
Alasan Ibu Mudah Marah kepada Anak

Inilah Pentingnya Anak Memiliki Social Skill

150 Pohon Ditanam Serempak dalam Program Sedekah Pohon Produktif Dompet Dhuafa

150 Pohon Ditanam Serempak dalam Program Sedekah Pohon Produktif Dompet Dhuafa

UBN Tegaskan Komitmen JATTI di Munas ke-2

UBN Tegaskan Komitmen JATTI di Munas ke-2

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8110 shares
    Share 3244 Tweet 2028
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1958 shares
    Share 783 Tweet 490
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5056 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3605 shares
    Share 1442 Tweet 901
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    200 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3136 shares
    Share 1254 Tweet 784
  • Kekuatan Doa Orangtua untuk Anak-Anaknya

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga