• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Doa adalah Sebuah Kemenangan

27/04/2022
in Quran Hadis, Unggulan
Doa adalah Sebuah Kemenangan

Foto: Pixabay

144
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Doa yang kita panjatkan untuk mendapatkan kemenangan adalah bagian dari kemenangan itu sendiri. Dalam sebuah hadis. Ustadz Rikza Maulan, Lc., M.Ag memberikan beberapa poin terkait hal ini:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى قَالَ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْأَحْزَاب،ِ فَقَالَ اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ سَرِيعَ الْحِسَابِ اهْزِمْ الْأَحْزَابَ اللَّهُمَّ اهْزِمْهُمْ وَزَلْزِلْهُمْ (رواه مسلم)

Dari Abdullah bin Abu Aufa ra berkata, “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendo’akan kehancuran bagi pasukan Ahzab (pasukan gabungan para musuh Islam di antaranya, kafir Quriasy, kaum munafikin, Yahudi, dan para sekutunya), beliau berdoa, “Ya Allah, Dzat yang menurunkan kitab, Dzat yang cepat dalam membuat perhitungan, hancurkanlah pasukan Ahzab. Ya Allah, hancurkanlah mereka dan cerai-beraikanlah mereka.”

(HR. Muslim, hadits no 3277)

Baca Juga: Makna Doa Malam Lailatul Qadar

Doa adalah Sebuah Kemenangan

Hikmah Hadis:
1. Doa merupakan implementasi dari sebuah visi besar yang terdapat di dalam diri pribadi setiap orang yang beriman. Karena doa adalah refleksi dari luapan harapan yang membuncah yang tercetus dari dalam relung hati yang paling dalam guna meneguhkan langkah, cita, asa dan tujuan sebagai tumpuan dari sebuah harapan.

Maka doa juga bisa menjadi tolak ukur obsesi seseorang dalam kehidupan, terkait arah mana yang akan ia tuju dan ke dermaga mana akan ia tambatkan.

2. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan bagaimana seharusnya setiap muslim menggantungkan obsesinya, yaitu “li takuna kalamatullahi hiyal ‘ulya (untuk mengagungkan dan memuliakan serta memenangkan panji Allah subhanahu wa ta’ala).”

Karena obsesi termulia bagi setiap muslim adalah obsesi agar dakwah Islamiyah selalu tersebar ke seluruh penjuru dunia.

Terlebih, dengan doa akan semakin memantapkan hati, menenangkan jiwa dan menentramkan raga, yang oleh karenanya akan menjadi faktor penunjang utama dalam kemenangan dalam sebuah perjuangan. Maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa doa menjadi bagian dari kemenangan itu sendiri.

3. Doa yang dilantunkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dalam riwayat hadis di atas, adalah doa yang beliau lantunkan dalam peristiwa perang Ahzab, yaitu perang yang terjadi di tahun ke 5 H.

Dimana kaum Kafir Quraisy menghimpun kekuatan-kekuatan besar dengan para suku-suku besar lainnya, di antaranya dengan suku Bani Ghathafan, Bani Asad, Bani Sulaim, dan juga dimotori oleh kaum Yahudi Bani Qunaiqa’, Bani Nadhir, dsb.

Dan pada akhirnya hampir semua kekuatan di luar kekuatan Islam, berhimpun menjadi satu membentuk sebuah pasukan yang sangat besar yang secara keseluruhan berjumlah lebih dari 10.000 pasukan yang siap untuk mengepung, menyerang dan menghancurkan kekuatan Islam. Oleh karena itulah gabungan pasukan tersebut disebut dengan Ahzab yang berarti kelompok-kelompok atau golongan-golongan yang besar.

4. Menghadapi pasukan yang sangat besar akan menyerang kota Madinah, tentu secara manusiawi membuat sebagian kaum muslimin menjadi takut dan khawatir, yang kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengambil usulan Salman Al-Farisi untuk membuat parit (Khandak), sebagai ikhtiar yang dilakukan guna menahan serangan pasukan besar tersebut, dengan tentu disertai doa dan permohonan kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang dimunajatkan dengan setulus hati dan seikhlas jiwa.

Dan dengan izin Allah, pasukan Ahzab yang besar tersebut menjadi kocar kacir dengan angin kencang yang memporakporandakan mereka dan hati mereka menjadi takut dengan para malaikat yang Allah kirimkan menghembuskan ketakutan di dalam hati mereka.

Dan akhirnya merekapun kembali pulang dengan tangan hampa tanpa mendapatkan satu kemenangan pun. Itu semua adalah berkat ikhtiar dan doa yang dilantunkan dari lubuk hati yg paling dalam. Maka, jangan pernah meninggalan doa demi kejayaan dan kemuliaan agama Islam.

Wallahu A’lam 

[Ln]

Tags: Doa adalah Sebuah Kemenangan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

7 Kegiatan Itikaf agar Maksimal Raih Keberkahan Lailatul Qadar

Next Post

Muslimah juga Boleh I’tikaf di Masjid

Next Post
Muslimah juga Boleh I’tikaf di Masjid

Muslimah juga Boleh I’tikaf di Masjid

Ya Allah, Anugerahkan Kami Akhir yang Baik

Misteri Seorang Calon Penghuni Surga

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Menghidupkan Malam ke-27 Ramadan

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Menghidupkan Malam ke-27 Ramadan

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7907 shares
    Share 3163 Tweet 1977
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3441 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Si.Se.Sa. Annual Show 2026 “The Kaleidoscope” Tampilkan Evolusi Modest Fashion dari Kasual hingga Glamor

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    578 shares
    Share 231 Tweet 145
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga