• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 15 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Tiga Dampak Negatif Sekolah Mengumumkan Kesalahan Murid

03/06/2026
in Parenting, Unggulan
Metode Pembelajaran untuk Anak Ber-IQ Rendah

(foto: pixabay)

101
SHARES
778
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA tanggapan Bapak, jika ada sekolah yang mengumumkan kesalahan murid untuk membuatnya jera dan malu dan menghukumnya di depan murid lainnya, apakah itu diperbolehkan?

Motivator Parenting dari Rumah Pintar Aisha, Randy Ariyanto Wibowo menjelaskan, hendaknya sekolah tidak mengumumkan kesalahan murid di depan murid lainnya.

Tiga Dampak Negatif Sekolah Mengumumkan Kesalahan Murid

Ada tiga kemungkinan dampak negatif dari hal tersebut.

1. Anak akan malu.

Anak akan merasa malu ketika bertemu temannya. Ia akan berubah menjadi minder, menyendiri dan tidak percaya diri.

Lebih parahnya lagi, ia akan merasa dikucilkan, tidak berguna, tidak berharga.

2. Anak akan berontak.

Sebaliknya, ada juga anak yang malah berontak. Ia akan semakin nakal bahkan semakin berani melawan gurunya. Ia sudah tidak peduli lagi dengan harga diri dan rasa malunya.

Ia terus berbuat onar dan ujung-ujungnya, ia dikeluarkan dari sekolah. Di luar sekolah pun anak akan terus berbuat onar.

3. Mungkin anak akan patuh tetapi kepatuhannya itu bukan didasarkan pemahaman dan kesadaran tetapi karena rasa takut.

Jika orang yang ia takuti tidak ada, ia akan mengulangi perbuatannya lagi.

Misalnya anak merokok, di sekolah karena ia takut, ia tidak merokok. Akan tetapi, di luar sekolah, ia akan kembali merokok. Jadi tujuan untuk menghukum anak agar tidak lagi merokok tidak tercapai.

Saran, kalau bisa sekolah jangan sampai mengumbar aib di depan banyak orang. Kalau bisa, dinasihati berdua saja dengan anak.

Baca Juga: 7 Tips Parenting untuk Menjadikan Anak Soleh

Tahukah kalian apa itu gibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”

Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.”

Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?”

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Jika sesuai kenyataan berarti Engkau telah menggibahnya. Jika tidak sesuai, berarti Engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim)

“Wahai sekalian orang yang mengaku berislam dengan lisannya padahal iman itu belum masuk ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin!

Janganlah menjelekkan mereka! Jangan mencari-cari kekurangan mereka! Sebab, barang siapa mencari-cari kekurangan saudaranya yang muslim, niscaya Allah akan mencari-cari kekurangannya.

Barang siapa yang Allah cari-cari kekurangannya, niscaya Allah akan membongkar aibnya dan mempermalukannya, walaupun dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

Coba anak-anak seperti ini diterapi dengan menggunakan surat Ali Imron: 159.

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.

Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.

Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.”

Baca Juga: Dampak Parenting yang Buruk Pada Anak

Enam Sikap dalam Menasihati Anak

1. Berlemah lembut kepada mereka.

Jadikan mereka teman. Ajak mereka ngobrol santai, bercanda dengan tema-tema yang mereka sukai. Tunjukan bahwa kita sebagai guru peduli kepada mereka, sayang kepada mereka.

Libatkan dalam aktivitas sosial, kepanitiaan. Lalu ngobrollah dari hati ke hati.

Saat mereka sudah mau curhat, mau cerita itu artinya kita sudah mampu mengambil hatinya selanjutnya adalah mengarahkan kepada hal yang lebih positif secara bertahap.

2. Kurangi sikap keras dan kasar kepada mereka.

Jika kita terus menerus berlaku kasar dan keras, menghukum dengan keras, sampai-sampai diumumkan aibnya, dipertontonkan hukumannya di depan temannya maka mereka akan semakin menjauh.

Perilaku tidak baiknya akan semakin menjadi-jadi.

3. Maafkanlah mereka.

Mungkin karena kita yang keras dan kasar kepada mereka berarti kita mengeluarkan vibrasi negatif sehingga merekapun juga merespon dengan vibrasi negatif.

Para guru hendaklah memaafkan kesalahan mereka. Tidak ada yang tidak pernah berbuat salah. Semua orang pasti pernah berbuat dosa. Kita juga pasti pernah berbuat dosa.

Katakan kepada mereka “Nak, maafkan Bapak karena tidak mampu mendidikmu menjadi murid yang baik. Bapak juga telah memaafkan kesalahanmu. Bapak yakin, kalian anak yang baik.

Kelak insya Allah, Bapak doakan kalian akan menjadi anak yang berguna bagi agama dan masyarakat, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan mampu membanggakan kami guru-gurumu di sini.”

4. Mintakan ampun kepada Allah atas dosa-dosa mereka.

Selepas sholat, tengadahkan kedua tanganmu wahai guru dan berdoalah untuk muridmu. Mereka kelak akan menjadi penerusmu. Mereka kelak akan memimpin agama dan bangsamu.

Mereka kelak akan menjadi investasi kebaikan bagi dirimu.

Berdoalah: “Ya Allah maafkan kesalahannya, ampuni mereka, jadikan mereka anak yang sholeh dan bermanfaat bagi agama dan orang lain.”

5. Setiap kenakalan mereka muncul lagi, ajaklah mereka diskusi.

Dari hati ke hati. Sentuh hatinya, sampaikan dengan baik apa dampak buruk dari perbuatan mereka.

6. Jika semua sudah dilakukan, maka serahkan kembali kepada Allah.

Allah lah yang membolak balikkan hati. Allah-lah yang memberi hidayah bagi siapa yang Allah kehendaki. Tugas kita hanyalah berusaha hasilnya itu adalah keputusan Allah.[ind]

Tags: Tiga Dampak Negatif Sekolah Mengumumkan Kesalahan Murid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apakah Bir Pletok Haram? Ini Penjelasan Ustaz

Next Post

3 Manfaat Tempe Mentah untuk Kecantikan, Rahasia Alami yang Jarang Diketahui

Next Post
3 Manfaat Tempe Mentah untuk Kecantikan, Rahasia Alami yang Jarang Diketahui

3 Manfaat Tempe Mentah untuk Kecantikan, Rahasia Alami yang Jarang Diketahui

Seluruh Bagian dari Babi Adalah Haram

Seluruh Bagian dari Babi Adalah Haram

ASI Selalu Jadi Sumber Nutrisi Terbaik Bagi Bayi

ASI Selalu Jadi Sumber Nutrisi Terbaik Bagi Bayi

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    221 shares
    Share 88 Tweet 55
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8877 shares
    Share 3551 Tweet 2219
  • Memotong Akar Kemiskinan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3468 shares
    Share 1387 Tweet 867
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11579 shares
    Share 4632 Tweet 2895
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2280 shares
    Share 912 Tweet 570
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3997 shares
    Share 1599 Tweet 999
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    3078 shares
    Share 1231 Tweet 770
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga