• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 5 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Seorang Kakek Tembak Mati Temannya, Balas Dendam Sering Dibully 50 Tahun Lalu

02/09/2019
in Parenting
76
SHARES
583
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com –  Sebuah acara reuni SMA di Thailand jadi peristiwa yang menghebohkan publik di sana. Thanapat Anakesri (69), salah satu peserta acara tersebut, menembak mati temannya sendiri. Thanapat diduga melampiaskan dendam karena korban kerap membully-nya di masa SMA dulu. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (24/8/2019) lalu di Ang Thong, Thailand.

Dikutip dari Pattaya One News, peristiwa ini berawal ketika Thanapat Anakesri, seorang pensiunan Angkatan Laut Thailand, datang ke acara reuni SMA. Laiknya acara reuni, dalam acara itu, para peserta saling larut dalam kegembiraan. Mereka menikmati wine dan es krim bersama-sama. Tak ada yang aneh, hingga di penghujung acara, tiba-tiba Thanapat mendatangi peserta reuni lain bernama Suthat Kosayamat (69).

Thanapat mulai bicara kepada Suthat. Thanapat, mengingatkan Suthat kerap membully-nya saat mereka duduk di bangku SMA dulu. Thanapat pun menuntut agar Suthat meminta maaf kepadanya, di depan teman-teman SMA lainnya. Suthat awalnya masih mengira Thanapat bercanda. Ia bahkan sempat menjawab, tak ingat bila ia kerap membully Thanapat di zaman SMA.

Thanapat tetap menuntut agar Suthat meminta maaf. Suthat menolak. Ia meminta agar Thanapat melupakan peristiwa itu. Reaksi Suthat itu membuat Thanapat naik pitam. Ia mengeluarkan pistol, lalu langsung menembak Suthat. Suthat sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi dinyatakan tewas.

Ketua Panitia Reuni, Tuean Klakang, menceritakan kepada polisi, bila Thanapat sering mengeluhkan soal perilaku yang dia alami dari Suthat di zaman dulu. Ia tak mengira Thanapat akan bertindak seekstrem itu.

"Thanapat sering mabuk, lalu mulai cerita soal bagaimana Suthat kerap membully-nya, Dia tak pernah melupakan peristiwa itu,"

"Tapi, karena peristiwa itu sudah berlangsung lama, saya tak membayangkan bila dia akan sampai membunuh temannya. Kami semua syok dengan kejadian ini," ujar Tuean.

Setelah peristiwa itu, Thanapat kabur, dan hingga kini belum ditemukan polisi.

Saat ini kasus bully atau perundungan semakin banyak di lingkungan masyarakat. Tidak sedikit dampak negatif dari perilaku ini, baik bagi yang mem-bully (pelaku) maupun yang di-bully (korban). Oleh karena itu, kebiasaan melakukan bully ini harus segera dihentikan.

Bully adalah perilaku kekerasan fisik ataupun mental yang dilakukan satu orang atau lebih dengan cara melakukan penyerangan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku kekerasan ini biasa terjadi di lingkungan sekolah dan umumnya menimpa anak-anak atau remaja yang secara fisik lebih lemah dari teman-teman sebayanya.

Tindakan bully tidak hanya terjadi ketika pelaku melakukan kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga bisa dilakukan tanpa melakukan kekerasan fisik, yakni secara verbal seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang hina, menyebarkan gosip tentang korban, atau mempermalukan di depan banyak orang.

Di era teknologi seperti sekarang ini tindakan bully makin mudah terjadi, kerap dikenal sebagai cyber bullying. Pelaku cukup memakai media sosial untuk menjatuhkan korbannya, seperti menyebarkan teks, foto, atau video bertema negatif tentang korban. Perilaku bully tersebut menimbulkan banyak efek negatif bagi korban, di antaranya:

– Mengalami gangguan mental, seperti depresi, rendah diri, cemas, sulit tidur nyenyak, ingin menyakiti diri sendiri, atau bahkan keinginan untuk bunuh diri.

– Menjadi pengguna obat-obatan terlarang.

– Prestasi akademik menurun. Efek ini mungkin bisa terjadi karena korban takut pergi ke sekolah sehingga berdampak kepada kegiatan belajar.

– Ikut melakukan kekerasan atau melakukan balas dendam.

Bullying meninggalkan dendam dalam diri Thanapat Anakesri. Dia tidak bisa melupakan penderitaan yang dialaminya akibat sering dibully bahkan hingga 50 tahun sudah berlalu. Ini adalah pelajaran penting bagi orangtua untuk mendidik anak-anaknya agar menghindari perbuatan membully atau merundung orang lain. Juga menjadi perhatian orangtua agar segera bertindak ketika anak-anaknya menunjukan gejala-gejala sebagai korban bullying. [Maya/ sumber: tribunsolo.com dan aladokter.com]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BNI Syariah dan Bekraf Umumkan Pemenang Kompetisi Deureuham 2019 di BNI Syariah Islamic Tourism Expo (ITE) 2019

Next Post

Merayakan Islam di Meksiko yang Mayoritas Katolik

Next Post

Merayakan Islam di Meksiko yang Mayoritas Katolik

Plaza Ummat, Market Place dengan Produk 100 Persen Halal dan Transaksi Non Ribawi

Resep Seafood Saos Padang sekelas Resto ala Tungku Hitam

  • Kapan Sebaiknya Waktu yang Ideal untuk Olahraga Renang? Ini Penjelasannya

    Kapan Sebaiknya Waktu yang Ideal untuk Olahraga Renang? Ini Penjelasannya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8799 shares
    Share 3520 Tweet 2200
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3965 shares
    Share 1586 Tweet 991
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11540 shares
    Share 4616 Tweet 2885
  • Cara Mengukur Kaki untuk Sepatu yang Benar

    193 shares
    Share 77 Tweet 48
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2261 shares
    Share 904 Tweet 565
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5177 shares
    Share 2071 Tweet 1294
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Saat Luka Hati Berasal dari Harapan pada Manusia, Ini Pesan Ustadz Muhammad Assad di Makna Fest 2026

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga