• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 8 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Peran Penting Keluarga dalam Menghalau Penyimpangan pada Anak

01/06/2022
in Parenting, Unggulan
Peran Penting Keluarga dalam Menghalau Penyimpangan pada Anak

Peran Penting Keluarga dalam Menghalau Penyimpangan pada Anak

90
SHARES
691
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KELUARGA berperan penting dalam menghalau penyimpangan pada anak. Hal ini dijelaskan oleh dr. Aisah Dahlan dalam webinar Peran Keluarga Menghalau Fenomena Penyimpangan Pergaulan, Selasa (31/5/2022).

Dalam pembentukan perilaku anak, keluarga mempunyai peranan penting. Ketika seorang anak mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari lingkungan, pada akhirnya, kondisi itu bisa berpotensi menimbulkan konflik dalam diri anak.

Kondisi itu bahkan bisa sampai pada terjadinya penyimpangan dalam pergaulannya.

Beberapa contoh penyimpangan pergaulan atau musuh yang mengintai anak-anak di Indonesia yaitu: narkoba, free sex, AIDS, Bullying, judi, tawuran, dan LGBT.

Dokter Aisah Dahlan menyebut bahwa tubuh manusia dipengaruhi oleh lingkungan saat dia di dalam rahim, lahir, masa kanak-kanak dan remaja serta dewasa.

“Saat ini, teknologi digital membantu kita belajar di mana saja. Sebagai orangtua, kita harus bisa mempelajari beda anak dengan orangtua. Beda jenis kelamin, watak, bakat, dan generasi supaya kita menjadi orang yang mudah berempati dan orangtua yang bijaksana,” jelas dr. Aisah dalam webinar yang diselenggarakan oleh ACT tersebut.

“Luruskan niat, jadi orangtua mau apa sih? Doakan anak dan lasanakan, simpel tapi dahsyat,” tambah dr. Aisah Dahlan.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan orangtua antara lain adalah ilmu, kebijaksanaan, dan mental dalam menghadapi tantangan di era sekarang.

Kedudukan anak dalam al-qur’an

Sebagai pengantar, Dokter Aisah yang konsen dalam rehabilitasi pecandu narkoba itu menjelaskan tentang kedudukan anak dalam Al-Qur’an.

Pertama, anak itu penyejuk hati atau permata hati, qurrata a’yun (Q.S. Al Furqon ayat 74)

Kedua, perhiasan di dunia (Q.S. Al Kahfi ayat 46). Anak ingin kita bimbing untuk mempunyai amalan sholih.

Ketiga, sebagai cobaan atau ujian (Q.S. At Taghabun ayat 15)

Dengan parenting, kita belajar, bukan berarti anak lebih mudah dikendalikan, tapi kita lebih bersabar.

Q.S. Ali Imran ayat 160.

Selanjutnya, orangtua juga harus mengetahui tentang neuron dalam otak manusia. Neuron yang berjumlah 100 milyar ini akan tersambung. Jika kita memberi nasihat, maka akan tersimpan memori nasihat.

“Neuron ini akan tumbuh dan berkembang. Volume dalam otak manusia lebih besar daripada otak mamalia. Mengajarkan anak penuh kelembutan, bertahap, supaya ada guidance-nya,” kata dr. Aisah.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di dalam otak terdapat sistem lymbic. Otak ini yang mengatur emosi, konflik muncul karena emosi negotif berada di tengah otak manusia.

“Penyimpangan pergaulan terjadi karena emosi yang tidak teratasi. Semua orang punya otak emosi, ini sering disebut otak mamalia. Allah ingatkan kita bahwa manusia itu mempunyai sifat binatang, jika tidak hati-hati, derajat kita lebih turun dari binatang,” terangnya.

Baca Juga: Bahayanya Perasaan Kesepian pada Masa Kecil

Peran Penting Keluarga dalam Menghalau Penyimpangan pada Anak

Anak-anak yang sudah terkena narkoba, berubah orientasi seksualnya, kedudukannya lebih rendah dari binatang karena limbik sistemnya sudah terganggu.

“Saat terjadi penyimpangan, terjadi kekacauan di otak,” jelasnya.

Dalam Islam, ada ajaran, pada saat anak lahir, diajarkan aqiqah, untuk menaklukkan otak limbik sistem ini. Otak laki-laki lebih berat volumenya maka perlambangannya dua kambing.

“Beberapa pasien yang saya rehabilitasi ternyata belum diaqiqahkan,” kata dr. Aisah.

Bukan hanya aqiqah yang dapat menebus atau menaklukkan otak limbik ini, yaitu dengan ber-qurban.

Lebih lanjut, mengenai faktor yang menyebabkan terjadinya ketergantungan atau penyimpangan pada anak yaitu faktor pencetus, faktor kontributif, dan faktor predisposisi.

Proses Pemulihan Korban Pecandu Narkoba

Pada masa prefentif, yaitu pada usia anak-anak, orangtua dapat memberikan pengetahuan mengenai bahaya penyimpangan pergaulan yang menjadi fenomena di masyarakat.

Ada 3 faktor yang dapat mempengaruhi anak dalam munculnya penyimpangan pada dirinya.

Faktor Predisposisi

Ketahui bakat dan minat anak, kuatkan karakter anak berdasarkan jenis kelamin, dan ajarkan cara mengelola emosi.

Faktor Kontributif

Parenting, sekolah, faktor dan hal tentang kenarkobaan. Sekarang Alhamdulillah, kata dr. Aisah, di sekolah sudah diajarkan bahaya narkoba.

Sementara dalam hal parenting, orangtua hendaknya berhati-hati dan hindari pola parenting yang otoriter dan permisif.

Otoriter yaitu orangtua yang selalu melarang, apa-apa tidak boleh. Sementara, sebaliknya, parenting Permisif, yaitu orangtua yang membolehkan anak berbuat apa saja.

“Tapi pilih yang demokratif, jelaskan kenapa dilarang, dan jika kita minta sesuatu, tanyakan kenapa dia minta hal tersebut,” kata dr. Aisah.

Faktor Pencetus

Yaitu faktor lingkungan. Kalau faktor predisposisi dan kontributif kuat, pencetus apapun akan kalah.

Nanti setelah penyimpangan, ada masa ketergantungan dan masa pemulihannya akan berbulan-bulan.

Semua ketergantungan dimulai dari coba-coba atau experimental use.

“Karena berhasil, dan merasa mendapat euforia, maka akhirnya jadi ketergantungan. Dari semua ketergantungan, narkoba yang paling cepat karena zat kimia: heroin, kokain (1-2 minggu sudah ketergantungan), golongan narkotika,” jelas dr. Aisah.

Untuk memulihkan, ada proses rehabilitasi medis 3 bulan. Fase ini bisa memakan waktu yang lama karena ada perubahan perilaku pada pasien, seperti berbohong, mencuri, dan lain-lain yang sudah menjadi kebiasaan.

Rehabilitasi Sosial juga diperlukan dalam membantu pemulihan pasien pecandu narkoba. Selain orangtua, lingkungan dan support system yang berada dalam circle si pasien sangat membantu proses pemulihan.

Panjangnya proses pasca rehabilitasi ini tentu akan menguras waktu, tenaga, pikiran, bahkan materi yang tak sedikit dari orangtua yang anak-anaknya sudah mengalami penyimpangan.

Oleh karena itu, orangtua dan keluarga harus bisa bergandengan tangan dan saling menguatkan agar anak yang sudah menyimpang dapat dipulihkan.

Sebaliknya, anak-anak yang belum mengalami penyimpangan agar dapat dijauhkan dari fenomena penyimpangan tersebut.[ind]

Tags: act global qurbanaisah dahlanPeran Penting Keluarga dalam Menghalau Penyimpangan pada Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

LAZ Al Azhar dan Kader Lokal Gelar Kegiatan Posbindu di Plumbon Kidul

Next Post

LAZ Al Azhar dan BAMUIS BNI Teken Kerja sama

Next Post
LAZ Al Azhar dan BAMUIS BNI Teken Kerjasama

LAZ Al Azhar dan BAMUIS BNI Teken Kerja sama

Outfit Kompak Keluarga Wardah Maulina dan Natta Reza

Outfit Kompak Keluarga Wardah Maulina dan Natta Reza

Guru Asal Turki ini Perkenalkan Konsep Agama dengan Origami

Guru Asal Turki ini Perkenalkan Konsep Agama dengan Origami

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8346 shares
    Share 3338 Tweet 2087
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2106 shares
    Share 842 Tweet 527
  • Muslim Pro Perluas Layanan ke Fintech, Luncurkan Amanah Pro Bersama Maybank Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11316 shares
    Share 4526 Tweet 2829
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4278 shares
    Share 1711 Tweet 1070
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2232 shares
    Share 893 Tweet 558
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3762 shares
    Share 1505 Tweet 941
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4584 shares
    Share 1834 Tweet 1146
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga