• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Menjelaskan Masalah Perceraian kepada Anak, Lakukan Bersama Pasangan (Bag.2)

15/01/2023
in Parenting, Unggulan
Menjelaskan Masalah Perceraian kepada Anak, Lakukan Bersama Pasangan (Bag.2)

Foto: Unsplash

76
SHARES
585
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Sebelumnya, telah disebutkan lima cara menjelaskan perceraian kepada anak, berikut ini kelanjutannya:

6. Beri tahu anak-anak siapa orangtua yang akan meninggalkan rumah

Setelah kamu berhasil meyakinkan anak-anak tentang perceraianmu dengan pasangan, maka beri tahu mereka siapa di antara kalian berdua yang akan pergi meninggalkan rumah.

Anak-anak perlu tahu bahwa kalian dapat mempertahankan hubungan yang baik meskipun sudah tidak lagi berada di satu atap yang sama.

Menjelaskan Masalah Perceraian kepada Anak, Lakukan Bersama Pasangan (Bag.2)

7. Beri mereka kepastian bukan janji yang tidak pasti

Anak-anak butuh kepastian dari perceraian kalian berdua, karena akan ada banyak hal yang tidak diketahui dia awal perpisahan. Maka jangan membuat janji yang mungkin tidak bisa kalian tepati, seperti “Kita akan tetap liburan bersama di akhir pekan.”

Cukup katakan kepada anak-anak sesuatu yang pasti, seperti tempat sekolah mereka, atau teman-teman mereka dan lain sebagainya.

Yakinkan mereka bahwa mungkin sulit untuk sementara waktu, tetapi keadaan akan baik-baik saja seiring berjalannya waktu.

8. Pahami reaksi mereka

Kabar tentang perceraian kamu dan pasangan mungkin akan membuat mereka menangis atau bahkan marah. Mereka mungkin perlu beberapa saat untuk mengungkapkan perasaan mereka.

Kamu dan pasangan harus pahami itu, dan harapannya tetap bisa bersikap tenang sehingga kecemasan mereka akan berkurang.

Namun tidak mengapa jika anak-anak melihat kalian menangis karena itu artinya memberikan izin kepada mereka untuk memiliki perasaan itu juga. Akan tetapi pastikan bahwa kalian mampu mengendalikan emosi sehingga mereka tidak perlu terlalu cemas.

Yakinkan selalu kepada anak-anak bahwa setiap orang dalam keluarga akan menyesuaikan diri dengan perubahan.

9. Biarkan mereka bertanya tapi jangan memaksa

Anak-anak pasti akan memilik banyak pertanyaan atas perceraian orangtuanya. Kalian cukup jawab dengan jujur dan jelas. Jika kamu atau pasangan tidak tahu jawaban apa yang harus diberikan kepada anak-anak, maka beri tahu mereka bahwa kalian akan memberitahu mereka saat mengetahui jawabannya.

Percakapan ini mungkin baru awalan, dan akan terungkap jawabannya seiring berjalannya waktu. Yang terpenting, beri tahu mereka bahwa mereka selalu dapat mengajukan pertanyaan baru.

10. Beri waktu mereka untuk menyesuaikan diri

Butuh waktu bagi kamu atau pasangan dan anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan perubahan besar ini. Sementarai itu, hadirlah secara emosional kepada mereka.

Jangan lupa untuk memerhatikan kesembuhan mental diri sendiri karena dapat membantu anak-anak juga untuk pulih kembali. [Ln]

Sumber: Psychology Today

Tags: Lakukan Bersama Pasangan (Bag.2)Menjelaskan Masalah Perceraian kepada Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muslimah Wahdah Islamiyah Soppeng Jalin Kerja sama dengan Klinik Mustasyfa Ibnu Rabbani

Next Post

Ratusan Pelajar Hamil Duluan, Dispensasi Nikah Bukan Solusi

Next Post
Hakikat Cinta dan Kasih Sayang Suami Istri

Ratusan Pelajar Hamil Duluan, Dispensasi Nikah Bukan Solusi

Benarkah Orang yang Ingin Bunuh Diri Hanya Mencari Perhatian? Kenali 7 Mitos Tentang Bunuh Diri

Benarkah Orang yang Ingin Bunuh Diri Hanya Mencari Perhatian? Kenali 7 Mitos Tentang Bunuh Diri

Jangan Hanya Lihat Susahnya

Apa yang Salah dengan Mentalitas Kita

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8550 shares
    Share 3420 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11388 shares
    Share 4555 Tweet 2847
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3847 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571
  • Majza’ah bin Tsaur Al Sadusy, Sahabat Pemberani Penakluk Benteng Persia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga