• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Menjaga Tata Krama Anak-Anak Kita

05/05/2023
in Parenting
Usia tonggak perubahan seorang anak

Foto: Pixabay/Foundry

80
SHARES
619
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBAGAI orang tua, menjaga tata krama anak-anak kita merupakan kewajiban. Manners atau tata krama merupakan perilaku kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang.

Sebagai orang tua sudah pasti kita menginginkan anak-anak kita mempunyai perilaku yang baik. Tempat umum bisa kita jadikan ajang untuk melatih dan mengukur prilaku anak-anak kita.

Baca Juga: Menciptakan Rumah Sederhana yang Santun untuk Anak

Menjaga Tata Krama Anak-Anak Kita

Banyak perilaku yang menunjukan sikap kurang baik kita dalam bersosial. Yang pertama tentang mengantre. Mengantre itu penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan. Apa jadinya jika terjadi aksi saling serobot.

Pasti akan menjadi ricuh dan ramai. Ajak anak untuk membiasakan mengantre. Walau terkadang pada kenyataannya, saat sedang asyik mengantre ada saja yang tiba-tiba menyerobot antrean.

Jelaskan pada anak jika itu bukan bagian dari perilaku yang baik. Dan bersabarlah menghadapi perilaku orang lain yang seperti itu. Pada kondisi seperti ini, kita bisa sering mengingatkan anak tentang takdir Allah, bahwa rezeki seseorang tidak akan pernah tertukar.

Kedua, membiasakan anak untuk merapikan meja setelah makan bahkan ketika sedang makan di restaurant atau sekedar di warung makan.

Kita sudah biasa menemukan meja makan di restauran atau tempat makan penuh dengan sisa makanan atau tisu yang berserakan dari pengunjung sebelumnya.

Pemandangan yang menjijikan bukan. Yang paling mudah memang tinggal memanggil pelayan untuk membersihkan meja.

Namun, bukankah lebih baik jika setelah makan kita sendiri yang merapikannya. Kita bisa membiasakan anak-anak untuk menumpuk piring makanan setelah makan dan menyatukan sampah pada satu wadah. Ini meringankan tugas pelayan restauran.

Kita tidak membiasakan anak-anak untuk membeli makanan atau minuman yang sekiranya tidak mampu mereka habiskan.

Jika makanan tidak habis, saya akan meminta tolong untuk dibungkus dan dibawa pulang. Ketika di rumah bisa untuk dimakan lagi atau untuk hewan peliharaan di rumah.

Bukan persoalan pelit atau perhitungan. Ini bisa mengurangi persoalan sampah rumah makan. Ketiga, mengucapkan terima kasih pada siapapun yang membantu atau meringankan langkah kita.

Kita membiasakan anak-anak untuk mengucapkan terima kasih kepada bapak petugas parkir, mbak petugas kebersihan atau kepada mbak SPG yang telah membantu mencari barang yang dinginkan.

Ucapan terima kasih menunjukan rasa syukur kita kepada Allah atas segala kemudahan yang telah Allah berikan lewat orang-orang itu.

Kami juga sesekali memberi tugas kepada anak untuk bertanya kepada petugas, misalnya bertanya tentang di mana letak musala. Atau meminta tolong pada pelayan restoran untuk menambah pesanan.

Ini untuk melatih mereka berani berbicara, bertanya atau mengungkapkan keinginan mereka pada orang lain. Dan setelah mereka selesai dengan hajatnya, mereka membiasakan diri untuk mengucapkan terima kasih.

Keempat, mengucapkan maaf kepada orang yang dilanggar kenyamanannya misalnya tersenggol saat jalan. Kata maaf ini menunjukan sikap mengakui kesalahan dan penyesalan.

Maaf juga bisa membuat orang yang terlanggar kenyamanan menjadi ridho pada kita. Jangan sampai orang yang kita langgar kenyamanannya baik sengaja atau tidak sengaja mengucapkan kata-kata yang tidak baik kepada kita. Khawatir itu menjadi doa.

Kelima, mengucapkan kata tolong saat ingin meminta bantuan. Kata tolong menunjukan sikap kesantunan seseorang . dengan sikap santun artinya kita menghormati orang lain.

Masih banyak lagi perilaku baik yang bisa kita tanamkan kepada anak-anak kita saat berada di tempat umum. Ini melatih mereka untuk bisa menempatkan diri dan bersikap kepada orang lain.

Perilaku dan sikap yang baik akan membawa lebih banyak kebaikan kepada diri anak-anak. Mereka akan lebih luwes dalam bersosial dan juga akan mengasah empati mereka sebagai manusia. [MAY/Cms]

 

Tags: Menjaga tata krama
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sebanyak 40 Persen Anak Indonesia Kekurangan Vitamin D, Kenali Dampaknya

Next Post

Laznas Dewan Dakwah Distribusikan 23.249 Paket Kebaikan dari Lampung Hingga Turki

Next Post
Laznas Dewan Dakwah Distribusikan 23.249 Paket Kebaikan dari Lampung Hingga Turki

Laznas Dewan Dakwah Distribusikan 23.249 Paket Kebaikan dari Lampung Hingga Turki

Tips Memasak Tuna Anti Ribet

Tips Memasak Tuna Anti Ribet

Laksanakanlah shalat dalam kondisi apa pun

Bisakah Shalat Jumat Dijamak dengan Asar?

  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8784 shares
    Share 3514 Tweet 2196
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3956 shares
    Share 1582 Tweet 989
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11534 shares
    Share 4614 Tweet 2884
  • Inilah Kenapa Eropa Rentan Gelombang Panas

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4657 shares
    Share 1863 Tweet 1164
  • PKS Soroti Narasi Normalisasi LGBT, Dorong Kajian Akademik yang Utuh dari Perspektif Ilmiah, Sosial, Budaya, dan Agama

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga