ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Minggu, 17 November 2019 | 20 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
PARENTING

Anak-Anak Mendengarkan dengan Mata Mereka, Bukan Telinga Mereka.

03 August 2018 11:57:24
#anak #keteladanan #orangtua
Pexels.com

ChanelMuslim.com - Anak-anak mendengarkan dengan mata mereka, bukan telinga mereka.

Jika orangtua melarang anak bermain gadget, sementara matanya masih lekat menatap layar gadget maka ucapannya tidak memiliki pengaruh apa pun. Terlepas dari seberapa benar larangan yang diberikan.

Anak hanya akan melihat apa yang ada di tangan orangtuanya atau yang dilakukan oleh orangruanya dan mengambil pelajaran dari itu. Mereka mengabaikan apa pun yang orangtua katakan.

Hal yang sama juga akan terjadi pada saat orangtua menginginkan anak-anaknya membaca Al Qur'an dan menghafalnya tapi kemampuan anak selalu tidak memuaskan. Mungkin orangtua harus melihat dirinya sendiri, seberapa pedulinya kita pada Al qur'an.

Alasan mengapa anak-anak Anda mungkin tidak peduli dengan Al-qur'an meskipun orangtua sudah membawa mereka ke 5 sekolah Islam yang berbeda adalah karena orangtua tidak tahu cara membaca al qur'an itu sendiri dan juga tidak melakukan upaya aktif untuk mempelajarinya.

Ada banyak orangtua yang menjadikan membaca dan menghafal Al Qur'an setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Anak-anak mereka membaca Al-Quran hampir tanpa pernah diinstruksikan. Anak-anak mereka mampu menghafal sebagian besar Al qur'an pada usia di bawah10 tahun. Mereka melakukannya tanpa paksaan.

Disukai atau tidak, disadari atau tidak, orangtua adalah teladan yang paling nyata bagi anak-anak. Segala hal atau tindakan yang orangtua lakukan akan terus terekam dalam ingatan anak-anak dan akan mempengaruhi kehidupannya kelak.

Aisyah Ra menggambarkan pribadi Rasulullah sebagai Al qur'an. Itu sebabnya para sahabat mencintainya. Ketika dia berdoa begitu lama sehingga kakinya akan membengkak, Aisyah ra. bertanya kepadanya mengapa beliau melakukannya ketika dosa masa lalu dan masa depannya telah diampuni, Rasulullah menjawab, “Bukankah sudah seharusnya aku menjadi hamba yang bersyukur? ”

Ketika para sahabat sedang menggali parit dan berkata kepada nabi betapa laparnya mereka, Nabi mengajarkan kepada mereka untuk mengikatkan batu di perut mereka untuk menekan rasa lapar mereka. Beliau menarik kemejanya dan menunjukkan mereka dua batu terikat pada perutnya sendiri. Lalu mereka kembali bekerja.

Inilah pemimpin yang tidur di atas alas keras yang meninggalkan bekas di punggungnya. Ketika dia menyuruh teman-teman untuk berdoa di malam hari dan tidur sedikit, tidak ada pertanyaan yang diajukan. Semua taat pada perkataannya. Begitulah keteladanan Rasulullah. (MAY)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
TOPIK :
anak
keteladanan
orangtua
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
13 February 2018 08:37:38

Belajar Ridha dari Lukman dan Anaknya

 
PARENTING
02 May 2018 06:22:27

Membekali Anak dengan Hikmah

 
PARENTING
28 July 2018 07:18:13

Mengapa Anak Kita Membully Orang lain

 
PARENTING
28 October 2019 06:51:23

Anak kita Butuh Vitamin A

 
PARENTING
11 January 2019 06:59:13

Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284