• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Anak ini Berhasil Selamatkan Dua Adiknya Saat Gempa dan Tsunami di Palu

07/10/2018
in Parenting
87
SHARES
670
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Seorang bocah 12 tahun, Abu Syatif Ayusman menyelamatkan dua adiknya saat gempa dan tsunami mengguncang Palu, Jumat (28/9/2018). Kedua adiknya tersebut yakni Nadia Farah Rabbani (11) dan adik bungsu lelakinya, Asep Mustakim (5). Yusman dan kedua adiknya bersama 86 anak korban bencana Sulteng ini telah berada di tempat pengungsiannya di kompleks SD dan TK Panrita milik yayasan Akar Panrita Makassar.

Mereka berada di Kota Makassar, setelah menumpangi pesawat Hercules milik TNI AU yang digunakan mengangkut pengungsi dari Kota Palu ke Kota Makassar sejak Senin (1/10/2018). Di tempat penampungan, bocah yang kini duduk di kelas 6 SD ini menceritakan kisahnya, Rabu (3/10/2018). Kesedihan terlihat di wajahnya. la tampak menahan air mata saat menceritakan tentang apa yang dialaminya saat gempa magnitudo 7,4 mengguncang daerahnya.

Saat itu, ia dan kedua adiknya tengah bermain di luar rumah. Sedangkan ibunya tengah berada di dalam rumahnya di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sementara sang ayah, masih berada di luar rumah bekerja sebagai pengusaha.

Saat gempa bumi mengguncang, Yusman dan dua adiknya tersebut hendak pulang ke rumah. Namun orang-orang yang berpapasan di jalan, memintanya ikut menyelamatkan diri ke tempat tinggi. Dia dan kedua adiknya kemudian sempat ikut menumpangi mobil bak terbuka ke perbukitan yang dikenal dengan nama Vatutela.

“Saya rasa goyang keras sekali, rumah-rumah retak dan ada yang hancur. Orang-orang lari semua, mereka bilang air naik. Jadi saya ikut numpang di mobil bak terbuka ke bukit,” ujarnya dengan nada suara yang kecil.

“Kami di sana sama banyak orang. Satu hari tidak makan, cuma dapat minum dikasih orang” kata Yusman.

Sehari setelah gempa, Yusman sempat kembali ke rumahnya yang rusak. Tapi di sana, dia tidak menemukan orangtuanya. Yusman juga tidak mengetahui siapa nama mereka karena sejak kecil terbiasa memanggil dengan sebutan Ayah dan |bu Bat.

Tidak berhasil menemukan orangtuanya, Yusman kembali ke tempat pengungsian sementara di perbukitan Vatute|a.

Yusman dan kedua adiknya ikut pengungsi Iainya ke Bandara Mutiara Al Jufri dengan menumpangi mobil.

Setibanya di bandara Kota Palu, Yusman dan kedua adiknya bersama pengungsi Iainnya menunggu dua hari hingga akhirnya berhasil diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.

“Setelah tiba di Makassar, kami di sini diberi makanan, minuman, dan pakaian. Kami sehat di sini. Saya harap kedua orangtua kami selamat dan bisa kemba|i bertemu,” tutur Yusman.

Yusman mengatakan, sejak gempa berlangsung ia terpisah dari orangtuanya. Sejak saat itu, ia tidak mengetahui keberadaan orangtuanya.

Beruntung, ia berhasil menyelamatkan kedua adiknya. “Saya dan kedua adikku ada di Makassar, setelah bertemu dengan tante di bandara Kota Palu. Ayah sama ibu belum tahu kabarnya di mana. Mudah-mudahan orangtua kami selamat dan bisa berkumpul kemba|i,” kata Yusman dengan terbata-bata.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Terharu, Istri Indro Warkop Putuskan Berhijab Saat Berjuang Melawan Kanker Paru-Paru

Next Post

Resep Salad Kentang, Sajian Pagi Pengganti Nasi

Next Post

Resep Salad Kentang, Sajian Pagi Pengganti Nasi

Haruskah Bertanya Masa Lalu Pasangan?

Pemerintah Tidak Sesuai Janji, Kepala Desa di Lombok Ini Minta Bantuan ke Luar Negeri

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9541 shares
    Share 3816 Tweet 2385
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4309 shares
    Share 1724 Tweet 1077
  • Meski 96 Persen Muslim, Azerbaijan Larang Siswi dan Guru Berjilbab

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mukallaf, Syarat-Syaratnya dan Hukum Taklifi

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • BI Dorong Ekosistem Modest Fashion Terintegrasi agar Produk Indonesia Mendunia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Prof. Euis Sunarti Terus Kembangkan Inovasi Sosial Kampung Ramah Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tiga Kiat Sukses Dunia dan Akhirat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4864 shares
    Share 1946 Tweet 1216
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11845 shares
    Share 4738 Tweet 2961
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga