• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Anak ini Berhasil Selamatkan Dua Adiknya Saat Gempa dan Tsunami di Palu

07/10/2018
in Parenting
82
SHARES
629
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Seorang bocah 12 tahun, Abu Syatif Ayusman menyelamatkan dua adiknya saat gempa dan tsunami mengguncang Palu, Jumat (28/9/2018). Kedua adiknya tersebut yakni Nadia Farah Rabbani (11) dan adik bungsu lelakinya, Asep Mustakim (5). Yusman dan kedua adiknya bersama 86 anak korban bencana Sulteng ini telah berada di tempat pengungsiannya di kompleks SD dan TK Panrita milik yayasan Akar Panrita Makassar.

Mereka berada di Kota Makassar, setelah menumpangi pesawat Hercules milik TNI AU yang digunakan mengangkut pengungsi dari Kota Palu ke Kota Makassar sejak Senin (1/10/2018). Di tempat penampungan, bocah yang kini duduk di kelas 6 SD ini menceritakan kisahnya, Rabu (3/10/2018). Kesedihan terlihat di wajahnya. la tampak menahan air mata saat menceritakan tentang apa yang dialaminya saat gempa magnitudo 7,4 mengguncang daerahnya.

Saat itu, ia dan kedua adiknya tengah bermain di luar rumah. Sedangkan ibunya tengah berada di dalam rumahnya di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sementara sang ayah, masih berada di luar rumah bekerja sebagai pengusaha.

Saat gempa bumi mengguncang, Yusman dan dua adiknya tersebut hendak pulang ke rumah. Namun orang-orang yang berpapasan di jalan, memintanya ikut menyelamatkan diri ke tempat tinggi. Dia dan kedua adiknya kemudian sempat ikut menumpangi mobil bak terbuka ke perbukitan yang dikenal dengan nama Vatutela.

“Saya rasa goyang keras sekali, rumah-rumah retak dan ada yang hancur. Orang-orang lari semua, mereka bilang air naik. Jadi saya ikut numpang di mobil bak terbuka ke bukit,” ujarnya dengan nada suara yang kecil.

“Kami di sana sama banyak orang. Satu hari tidak makan, cuma dapat minum dikasih orang” kata Yusman.

Sehari setelah gempa, Yusman sempat kembali ke rumahnya yang rusak. Tapi di sana, dia tidak menemukan orangtuanya. Yusman juga tidak mengetahui siapa nama mereka karena sejak kecil terbiasa memanggil dengan sebutan Ayah dan |bu Bat.

Tidak berhasil menemukan orangtuanya, Yusman kembali ke tempat pengungsian sementara di perbukitan Vatute|a.

Yusman dan kedua adiknya ikut pengungsi Iainya ke Bandara Mutiara Al Jufri dengan menumpangi mobil.

Setibanya di bandara Kota Palu, Yusman dan kedua adiknya bersama pengungsi Iainnya menunggu dua hari hingga akhirnya berhasil diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.

“Setelah tiba di Makassar, kami di sini diberi makanan, minuman, dan pakaian. Kami sehat di sini. Saya harap kedua orangtua kami selamat dan bisa kemba|i bertemu,” tutur Yusman.

Yusman mengatakan, sejak gempa berlangsung ia terpisah dari orangtuanya. Sejak saat itu, ia tidak mengetahui keberadaan orangtuanya.

Beruntung, ia berhasil menyelamatkan kedua adiknya. “Saya dan kedua adikku ada di Makassar, setelah bertemu dengan tante di bandara Kota Palu. Ayah sama ibu belum tahu kabarnya di mana. Mudah-mudahan orangtua kami selamat dan bisa berkumpul kemba|i,” kata Yusman dengan terbata-bata.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Terharu, Istri Indro Warkop Putuskan Berhijab Saat Berjuang Melawan Kanker Paru-Paru

Next Post

Resep Salad Kentang, Sajian Pagi Pengganti Nasi

Next Post

Resep Salad Kentang, Sajian Pagi Pengganti Nasi

Haruskah Bertanya Masa Lalu Pasangan?

Pemerintah Tidak Sesuai Janji, Kepala Desa di Lombok Ini Minta Bantuan ke Luar Negeri

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6079 shares
    Share 2432 Tweet 1520
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    788 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    436 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1746 shares
    Share 698 Tweet 437
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3401 shares
    Share 1360 Tweet 850
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7863 shares
    Share 3145 Tweet 1966
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Resep Singkong Keju Goreng

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga