• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 31 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak-Anak, Keterampilan Abad Ke-21

13/05/2024
in Parenting, Unggulan
5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak-Anak, Keterampilan Abad Ke-21

Foto: Unsplash

116
SHARES
890
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CODING adalah salah satu keterampilan abad ke-21 yang mulai banyak dipelajari oleh anak-anak masa kini. Manfaat belajar coding untuk anak-anak tidak terbatas pada pembuatan kode dan memenuhi kebutuhan pasar, namun juga untuk kemajuan di semua aspek kehidupan.

Sebelum kita membahas lebih detail manfaat coding, Bunda perlu tahu bahwa coding merupakan  cara untuk memberikan perintah dengan mengolah kode dengan bahasa pemrograman pada komputer, gawai (gadget) untuk melakukan sesuatu, demikian dikutip dari robologee.

Anak-anak dapat membuat suatu game, animasi, menggerakkan robot, dan membuat suatu aplikasi sederhana melaui belajar coding.

Baca Juga: Efek Positif Screen Time Bagi Anak-Anak

5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak-Anak, Keterampilan Abad Ke-21

Dengan belajar coding memungkin anak menjadi warga negara yang mandiri di dunia yang sangat mengedepankan kemajuan teknologi ini.

Berikut ini lima manfaat belajar coding bagi anak-anak yang dilansir dari Getting Smart:

1. Memupuk kreativitas

Coding untuk anak-anak pada dasarnya adalah proses kreatif, dimulai dari nol dan diakhiri dengan menghasilkan sesuatu.

Sama seperti melukis atau memasak, coding mendorong seorang anak untuk mendapatkan kepuasan melalui proses.

Coding membuat anak memiliki kreativitas tanpa batas dengan imaginasi yang mereka miliki. Kreativitas ini menjadi dasar bagi mereka untuk berinovasi serta memecahkan masalah karena mereka akan dilatih untuk menghubungkan ide-ide yang ada dengan solusi, pendekatan dan konsep baru.

Berpikir kreatif dimulai dengan pola pikir bertanya. Melalui coding, memungkinkan anak-anak  yang penasaran dan imajinatif menjadi pemikir kreatif generasi berikutnya.

Hal ini dapat diajarkan dengan mendorong anak-anak untuk bereksperimen, mengeksplorasi ide-ide mereka, mempertanyakan asumsi mereka, membuat kesalahan dan belajar dari kesalahan.

2. Menjadikan matematika lebih menyenangkan dan menarik

Coding dapat membantu anak-anak membangun keterampilan matematika dan membuat proses belajar matematika lebih menarik dan menyenangkan.

Matematika dan coding sangat berkaitan. Mengajari anak-anak cara membuat kode melibatkan penerapan konsep matematika.

Anak-anak  akan memperoleh keterampilan dan kemampuan matematika ini tanpa menyadarinya karena sambil bersenang-senang.

3. Mengembangkan keterampilan problem solving

Kemampuan untuk membuat kode memberikan perspektif baru untuk problem solving. Melalui coding, anak-anak belajar dengan cepat memperbaiki dan mencoba lagi dengan cara yang berbeda ketika sesuatu tindakan tidak berhasil.

Coding juga membekali anak-anak dengan kemampuan untuk bertahan dengan masalah dan berusaha untuk menemukan solusi. Teknik problem solving ini dapat ditransfer ke banyak bidang lain.

Misalnya, para ilmuwan memecahkan masalah dengan membentuk hipotesis lalu menguji hipotesis ini satu per satu.

4. Melatih kemampuan computational thinking

Dikutip dari dicoding.com, computational thinking atau pemikiran komputasional adalah cara berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah. Caranya adalah dengan menguraikan setiap masalah menjadi beberapa bagian atau tahapan yang efektif dan efisien.

Ia juga dapat diartikan menjadi sebuah metode untuk menyelesaikan suatu masalah yang dirancang untuk bisa diselesaikan oleh manusia atau sistem atau keduanya.

Computational thinking adalah metode terstruktur dan terbukti yang dirancang untuk mengidentifikasi masalah tanpa memandang usia atau tingkat literasi komputer.

Metode ini membantu anak mengembangkan pemikiran kritisnya dan berfokus pada mengembangkan dan menggunakan strategi untuk memahami dan memecahkan masalah.

5. Menawarkan metode belajar learning by doing

Belajar paling baik adalah yang langsung dipraktikkan. Learning by doing mengacu pada teori pendidikan yang dikemukakan oleh filsuf Amerika John Dewey.

Ini adalah pendekatan langsung untuk belajar. Anak berinteraksi dengan lingkungan mereka untuk beradaptasi.

Learning by doing adalah gagasan bahwa kita belajar lebih banyak ketika kita benar-benar “melakukan” aktivitas tersebut.

Misalnya, bayangkan seorang anak sedang belajar bermain game. Dengan pendekatan learning by doing, anak akan memahami aplikasi yang mereka gunakan untuk bermain game.

Kemudian, mereka mulai menemukan lebih banyak tentang pergerakan objek, poin yang bisa mereka peroleh, dan sebagainya. Ini melibatkan praktik aktif, bukan praktik pasif.

Keterlibatan aktif memfasilitasi anak-anak dengan mempelajari objek lebih dalam, memperhatikan gerakan yang salah, dan belajar darinya.

Bunda dan Ayah bisa mulai mengajarkan anak-anak tentang coding sejak dini. Memperkenalkan coding pada mereka sama dengan mengajakan anak tentang masa depan yang akan ia hadapi. [Ln]

Tags: 5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak-AnakKeterampilan Abad Ke-21
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Capaian Ekonomi Triwulan 1 2024, Anggota DPR Ingatkan Waspada Risiko Ketidakpastian Ekonomi dan Geopolitik Global

Next Post

Hudzaifah Ibnul Yaman, Orang Kepercayaan Umar

Next Post
Hudzaifah Ibnul Yaman, Orang Kepercayaan Umar

Hudzaifah Ibnul Yaman, Orang Kepercayaan Umar

Makanan yang Tepat Dikonsumsi Setelah Workout

Makanan yang Tepat Dikonsumsi Setelah Workout

Hukum Menyambung Rambut dalam Islam

Hukum Menyambung Rambut dalam Islam

  • Mengenal Anger Release

    Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3615 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8123 shares
    Share 3249 Tweet 2031
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Berlatihlah Memanah dan Jangan Tinggalkan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Daftar Harga BBM di Indonesia Saat Ini

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1963 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ustaz Zaitun Rasmin: Syahid fi sabilillah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pertolongan Allah karena Memberi Makan Kucing

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4177 shares
    Share 1671 Tweet 1044
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga