• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 11 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Koalisi Perempuan untuk Al Quds se-Asia Pasifik Tolak Perampasan Tepi Barat

22/06/2020
in Berita
76
SHARES
583
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Asia Pacific Women’s Coalition for Al Quds and Palestine (APWCQP) bersama 10 Ormas (di antaranya adalah Salimah dan Muslimah Wahdah Islamiyah) dan 2 Lembaga Perempuan Indonesia menolak perampasan Tepi Barat.

Pandemi COVID-19 membuat perhatian dunia terfokus pada cara menurunkan jumlah korban, memastikan kecukupan fasilitas medis, dan upaya keras untuk memulihkan ekonomi dari keterpurukan. Namun banyak yang tidak mengetahui bahwa di saat yang sama rakyat Palestina justru mengalami penderitaan ganda: Pandemi COVID-19 dan ancaman penjajahan yang lebih luas dari Israel.
Fokus dunia terhadap pandemi ini dijadikan Israel sebagai kesempatan dalam kesempitan untuk mewujudkan impian satu abad mereka, yaitu: negara Israel yang lebih besar (The greater Israel) yang terbentang dari Sungai Eufrat hingga Sungai Nil.
Zionis Israel baik dari partai kiri maupun partai kanan sepakat untuk meluaskan penjajahan mereka atas Palestina, yaitu merampas 30% wilayah Tepi Barat termasuk lembah Jordan secara ‘sah’ dan nyata. Isarel berencana untuk mengumumkan perampasan ini pada Juli 2020 mendatang.
Saat ini, Tepi Barat telah terbagi menjadi 3 area. Area A (20%) secara de jure berada di bawah kontrol otoritas Palestina, area B (20%) berada di bawah otoritas keduanya yaitu otoritas Palestina dan otoritas penjajahan, sedangkan area C (60%) secara penuh dikuasai oleh penjajah. Ini berarti setengah dari wilayah Tepi Barat sudah berada di bawah kendali penjajah zionis akan secara resmi dirampas dari Palestina.

Oleh karena itu, Asia Pacific Women’s Coalition for AlQuds and Palestina bersama 10 ormas dan 2 lembaga perempuan Indonesia mendukung sikap tegas pemerintah Indonesia yang menentang upaya perampasan Tepi Barat, dan MENOLAK upaya yang merupakan legalisasi penjajahan zionis Israel ini, karena perampasan Tepi Barat akan menambah daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia di Palestina terhadap masyarakat sipil terutama perempuan dan anak-anak.

Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani, S, Ag,. M.E. mengatakan bahwa perampasan Tepi Barat merupakan kelanjutan dari pengejawantahan The Deal of Century dengan salah satu tujuan utamanya menghapus hak kembali para pengungsi Palestina ke tanah airnya.

“Perampasan Tepi Barat adalah cita-cita penjajah zionis Israel untuk menyita seluruh tanah Palestina dan memusnahkan bangsa Palestina,” tulisnya dalam rilis yang diterima ChanelMuslim.com, Senin (22/6).

Dengan dikuasainya wilayah Tepi Barat, proses yahudisasi akan semakin mendapat legalitas dan kekuatan, terutama di wilayah Al Quds (Baitul Maqdis) yang kini diklaim sebagai ibukota Israel. Penghancuran rumah-rumah, penerapan pajak yang sangat tinggi, dan tindakan-tidakan lain dilakukan untuk membuat hidup di Baitul Maqdis menjadi mustahil bagi rakyat Palestina: laki-laki, perempuan, orang tua dan bahkan anak-anak tidak luput dari penangkapan, penyiksaan dan bahkan pembunuhan

“Proses normalisasi telah terjadi hingga tingkat yang mengkhawatirkan di mana rezim zionis mendapat dukungan dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Oman hingga membuat Palestina kehilangan banyak dukungan,” tambah Nurjanah yang juga Presiden Asia Pacific Women’s Coalition for Al Quds and Palestine itu.

Karena itu APWCQP menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk meneruskan dukungan kepada bangsa Palestina dan mengecam semua bentuk penjajahan Israel terhadap Palestina.

“Kami juga menyerukan kepada masyarakat di wilayah Asia Pasifik untuk bersama-sama melakukan sikap penolakan yang nyata terhadap upaya perampasan Tepi Barat,” tambah Nurjanah.

Kepada dunia internasional, kami serukan untuk mengambil langkah-langkah ekonomi yang keras terhadap Israel jika upaya perampasan tanah Palestina terus terjadi.

Sementara, kepada dunia internasional, APWCQP diimbau untuk menekan Amerika Serikat, satu-satunya negara yang secara resmi mendukung perampasan wilayah Tepi Barat yang telah diduduki zionis dengan membangun perumahan ilegal bagi penduduk Yahudi di wilayah tersebut.

APWCQP juga mengintensifkan gerakan Sanksi Divestasi Boikot (BDS) di seluruh dunia. Selain itu, kepada otoritas Palestina APWCQP juga diserukan untuk memperbaiki kegagalan mereka menyatukan Palestina.

“Kepada masyarakat sipil di seluruh dunia untuk terus menyuarakan perjuangan Palestina untuk kebebasan, keadilan dan hak untuk kembali ke tanah leluhur mereka,” tutup Nurjanah.

Ormas dan Lembaga perempuan yang mendukung APWCQP yaitu PP Salimah, PP Muslimat Al-Ittihadiyah, PP Muslimat Al Washliyah, PP Wanita Islam, PB Wanita Al Irsyad, PP Wanita PUI, Wanita PERTI, PP Muslimat Mathlaul Anwar, PP Muslimat Dewan Dakwah Indonesia, Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND), dan Ketua IGRA Pusat.[ind/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Demi Bisa Belajar Online, Seorang Kakek Belikan Cucu Hp dengan Koin Sekarung

Next Post

Ormas Muslimah dan Lembaga Perempuan Dukung Kampanye Tepi Barat Milik Kita

Next Post

Ormas Muslimah dan Lembaga Perempuan Dukung Kampanye Tepi Barat Milik Kita

Inspirasi Menu Praktis di Pagi Hari, Nasi Liwet Magic Com

Hati-Hati Menyikapi Harta

Banyak Sedikitnya Harta Ditentukan oleh Sikap Kita

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1897 shares
    Share 759 Tweet 474
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8061 shares
    Share 3224 Tweet 2015
  • Program Pemberdayaan Ayam petelur Arab Dompet Dhuafa di Parung Bogor Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1707 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga