• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Bincang Santai Aa Gym dan UAS tentang Tidak ke Masjid karena Corona

01/04/2020
in Berita
76
SHARES
584
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Sebuah tayangan video yang diunggah KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym saat melakukan komunikasi video jarak jauh dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi sangat menarik untuk disimak. Bincang santai Aa Gym dengan Ustad Abdul Somad tersebut dilakukan pada Ahad,  29 Maret 2020 Jam 20.48 Wib. Temanya, tentang pro kontra umat Islam tidak sholat di masjid karena wabah corona.

Berikut ini bincang santai yang menjadi viral dan efektif menjelaskan seperti apa duduk persoalan pro kontra tidak ke masjid karena wabah corona tersebut.

Aa Gym:

"Ustaz, saat ini kita sedang mendengar polemik antara sholat berjamaah di masjid dan di rumah di saat wabah corona. Bagaimana pendapat ustaz?"

UAS:

"Kita ini diposisikan pada kalimat ‘meninggalkan masjid’. Jadi,  kalimat itu yang melukai hati kita. Padahal, kita sedang berpindah dari satu sunnah ke sunnah yang lain. Jangan dikatakan kita  tinggalkan masjid, bukan begitu. Kita sedang berpindah dari  sunnah ketika aman dengan sunnah Rasulullah ketika masa wabah. Dalam masa aman sunnahnya adalah memakmurkan masjid, dalam masa sekarang (masa wabah)  adalah kita lebih memilih keselamatan. Maka yang kita lakukan juga sekarang adalah sunnah. Sebagaimana kata Rosul, 'Larilah dari orang terkena penyakit sebagaimana engkau lari dari singa.' Jadi, sekarang kita lari dari orang yang terkena penyakit ini juga sunnah. Kita tidak tahu, siapa yang membawa penyakit di masjid itu, bisa orang lain bisa juga kita."

Aa Gym:

"Tapi, ada juga yang mengatakan begini Ustaz, saya tidak takut sama Corona, saya lebih takut pada Allah, maka tetaplah dia ke masjid. Ini gimana ustaz?"

UAS: 

"Itu satu sisi ada sombongnya. Kita sebagai ahlul sunnah wal jamaah, harus ada ikhtiar. Kalau tetap terjadi, kita beriman kepada rukun keenam takdir baik dan takdir buruk, tapi sebelum itu harus ada usaha atau ikhtiar dan usaha itu adalah sunnah."

Aa Gym :

"Bagaimana kepatuhan  ummat kepada Ulama ya ustaz? Padahal kepatuhan ummat kepada ulama sebetulnya tidak ke masjid tidak rugi sama sekali, karena niat sudah dapat pahala, yang biasa ke masjid lalu sholat di rumah tetap dapat pahala berjamaah, menjauh dari mudaharat dapat pahala, tidak mencelakakan orang lain dapat pahala, patuh pada ulama juga dapat pahala."

UAS :

"Kita ini beragama terkadang pake perasaan. Padahal dalam beragama ini harus berilmu. Sekarang ini banyak orang beragama modalnya perasaan. Perasaan saya tidak enak kalau tidak ke masjid. Kalau perasaan dipake terus,  wah rasanya enggak enak ini bertayammum kalau tidak pake wudhu. Wah gak enak nih kalau sholatnya  dijamak qashar biasanya tepat waktu. Yang benar adalah beragama itu pake ilmu bukan pake perasaan."

Bincang santai yang diunggah ke media sosial itu, hingga kini sudah ditonton lebih dari 120 ribu. [Mh]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Kolang-Kaling Rainbow ala Dhila Sina

Next Post

Paket Data Internet dan Bahan Makanan untuk Guru SIT Permata Papua

Next Post

Paket Data Internet dan Bahan Makanan untuk Guru SIT Permata Papua

Gelar Rapat Koordinasi Pusat-Daerah Online, MUI Samakan Persepsi Fatwa Covid-19

PBB: Ekonomi Gaza yang 'Rapuh' Membutuhkan Dukungan untuk Hadapi Virus Corona

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1802 shares
    Share 721 Tweet 451
  • SD Jakarta Islamic School JISc Satu-satunya Sekolah Islam di Jakarta Timur yang Ditunjuk sebagai Sekolah Model AI

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Makna Bendera Merah ‘Jamkaran’ Iran

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8030 shares
    Share 3212 Tweet 2008
  • Kemenag Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ratusan Jamaah Hadiri YMQ Salimah Bogor, Puluhan Juta Donasi Palestina Terkumpul

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Adam dan Hawa Berusaha Menutupi Aurat dengan Daun Tin

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Salimah Kudus Gelar Seminar Silaturahmi Pecinta Al-Qur’an ke-9 dan Wisuda Tahfidz Baitul Qur’an Salimah ke-4

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Berikut Daftar Minyak Goreng Bebas Afiliasi, Jangan Sampai Salah Pilih

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga