JIKA kita bangun tidur pagi hari, dan menjumpai jantung masih berdetak, napas masih berembus, artinya Allah masih mengaruniakan hidup pada waktu itu.
Bersyukurlah dengan mengucapkan kalimat Alhamdulillah. Saat itulah kita pasti sudah punya kebutuhan dan keinginan, dari hal paling sederhana hingga yang sangat luar biasa.
Misalnya, bangun tidur ingin bisa beraktivitas normal di toilet. Lancar membuang kotoran tubuh. Sampai keinginan membersihkan diri dari kekotoran jiwa, dari dosa dan dari maksiat.
Itu semua tidak bisa terwujud tanpa izin dan kehendak Allah. Maka mintalah, berdoalah, sebut semua keperluan dan keinginanmu.
Jangan malu meminta kepada Allah, bahkan sampai hal-hal sepele. Aisyah Radhiyallahu ‘anha menyarankan:
سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ
“Mintalah kepada Allah bahkan meminta tali sendal sekalipun” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/42).
Apa makna dari hadis di atas? Maknanya adalah tali sendal jepit, mungkin harganya murah di kampung kita. Menjadi barang yang dianggap sepele oleh kebanyakan manusia. Namun untuk mendapatkannya, tetap meminta kepada Allah.
Ini bukti pengakuan bahwa semua yang kita miliki, semua yang berhasil kita dapatkan, pada dasarnya adalah pemberian Allah.
Baca Juga: Menganggap Ibadah Hanya Sebagai Rutinitas, Apa Dampaknya?
Jangan Pernah Malu untuk Meminta kepada Allah
Orang-orang salih zaman dulu, minta garam pun kepada Allah. Mereka tidak malu berdoa, untuk meminta garam kepada Allah. Ibnu Rajab Al-Hanbali menyatakan:
وكان بعض السلف يسأل الله في صلاته كل حوائجه حتى ملح عجينه وعلف شاته
“Dahulu para salaf meminta kepada Allah dalam shalatnya, semua kebutuhannya sampai-sampai garam untuk adonannya, dan tali kekang untuk kambingnya” (Jami’ Al Ulum wal Hikam, 1/225).
Jangan malu minta kepada Allah, bahkan sampai hal-hal yang paling sederhana dan remeh sekalipun. Karena semua hal tidak mungkin bisa kita dapatkan, kecuali atas izin dan kehendak Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Berdoalah, mintalah, merengeklah hanya kepada Allah. Mumpung masih diberi kehidupan. Allah pasti mendengar semua doa dan keluh kesah kita, bahkan yang tidak kamu ucapkan (masih tersimpan di dalam hati) karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui
Sumber: Ditulis oleh Ustadz Cahyadi Takariawan





