• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Tujuh Wasiat Rasulullah yang Diterima Abu Zar Al-Ghifari

03/03/2026
in Nasihat
Tak Ada Doa yang Sia-sia
69
SHARES
534
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RASULULLAH shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan sejumlah wasiat cinta kepada Abu Zar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu. Di antaranya, selalu dekat dengan orang miskin.

Abu Zar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu merupakan salah seorang sahabat senior Nabi. Ia begitu mencintai Nabi, dan Nabi pun mencintainya. Ia memegang wasiat Nabi hingga akhir hayatnya.

Berikut ini tujuh wasiat Nabi yang diterima Abu Zar Al-Ghifari. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Thabrani, dan lainnya.

Satu, mencintai orang miskin dan selalu dekat dengan mereka.

Jika ada orang yang begitu mencintai orang kaya, akan ada banyak tafsiran. Mungkin karena ingin mengambil manfaat dari mereka, mengharapkan imbalan, dan lainnya.

Tapi, jika mencintai orang miskin tak ada tafsiran lain kecuali memang karena dorongan mengharapkan ridha Allah subhanahu wata’ala. Hanya Allah yang bisa membalas ini, karena orang miskin tak akan bisa.

Mencintai orang miskin adalah memberikan perhatian lebih kepada mereka. Yaitu dengan rutin memberikan santunan, sebagai orang tua asuh, memberi makanan gratis, dan lainnya.

Setiap kali ada uang lebih, yang teringat adalah orang miskin mana yang akan lebih layak ia berikan. Tanpa mengharapkan pamrih sedikit pun.

Selalu dekat dengan orang miskin adalah selalu siap dan terbuka untuk permintaan tolong dari orang miskin. Tidak ada sekat, apalagi prosedur yang berbelit-belit. Kapan pun orang miskin ingin meminta tolong, ia selalu ada di dekat mereka.

Dua, selalu memperhatikan orang yang di bawah, bukan yang di atas.

Orang yang selalu memperhatikan orang yang di bawahnya, akan selalu merasa lebih beruntung. Ia mungkin merasakan kehidupan yang sulit, tapi di bawahnya ada yang lebih sulit. Karena itulah, di hatinya selalu berlimpah rasa syukur kepada Allah.

Sementara orang yang pandangannya ke arah ‘atas’, akan selalu tidak merasa puas dengan yang Allah berikan. Ia seperti merasa paling miskin sedunia. Karena itulah, ia menjadi sangat pelit dan egois.

Tiga, selalu menyambung tali silaturahim meski terhadap orang yang membenci.

Saling berbalas silaturahim itu biasa. Seseorang dikunjungi dan diperlakukan baik, kemudian ia membalasnya dengan serupa.

Tapi, mengunjungi dan memperlakukan baik seseorang yang membenci, itu sangat luar biasa. Dan hal itu akan menjadi obat mujarab untuk menghilangkan hasad dan dengki orang lain terhadap kita. Meskipun hal itu tidak mudah.

Empat, memperbanyak kalimat ‘laa haula walaa quwwata illa billah’.

Kalimat di atas artinya tidak ada daya dan upaya kecuali atas kehendak Allah subhanahu wata’ala. Hal ini akan menambah kemantapan diri untuk terus berada dalam jalan yang Allah ridhai, apa pun hambatannya.

Lima, tetap menyatakan yang haq meskipun pahit.

Menyatakan kalimat yang haq tidak selalu menyenangkan orang lain. Terutama oleh mereka yang melakukan pelanggaran dan jauh dari jalan Islam. Tidak heran jika mereka akan membenci, menghalangi, atau mungkin memusuhi kita.

Karena itu, tetaplah tegas menyatakan yang haq meskipun risikonya begitu menyakitkan.

Enam, tidak takut dengan celaan di jalan kebenaran.

Kadang serangan dalam ucapan jauh lebih menyakitkan dari serangan fisik. Ketidaksukaan seseorang terhadap Islam akan dialamatkan kepada mereka yang menyerukannya.

Karena itu, jangan pernah takut dengan celaan. Jangan gampang ‘baper’ terhadap kata-kata yang melecehkan saat kita dalam misi dakwah Islam.

Tujuh, jangan meminta-minta kepada manusia.

Salah satu berkah dari keimanan adalah tawakal atau berserah diri kepada Allah. Ia yakin bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Akan selalu ada pertolongan dari Allah dari sumber yang tak terduga.

Karena itu, yang selalu ditujukan untuk menjadi tempat meminta hanyalah Allah subhanahu wata’ala. Bukan yang lain, termasuk kepada manusia.

Hal ini akan menjaga harga diri sebagai orang yang mampu berdiri sendiri. Selain tentunya, akan menstimulasi diri untuk giat berusaha mencari rezeki dengan tangan sendiri. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Tujuh Wasiat Rasulullah yang Diterima Abu Zar Al-Ghifari
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Memperbaiki Kuku Setelah Memakai Manikur Gel

Next Post

Indonesia Agak Telat Menyampaikan Duka dan Keprihatinan Rakyat Iran

Next Post
Iran Sambut Positif Kesiapan Mediasi Damai Indonesia

Indonesia Agak Telat Menyampaikan Duka dan Keprihatinan Rakyat Iran

Anis Byarwati Gelar Media Gathering, Perkuat Komunikasi dengan Insan Pers

Anis Byarwati Gelar Media Gathering, Perkuat Komunikasi dengan Insan Pers

Menjaga Anak dari Pertemanan yang Berdampak Tidak Baik

Persaudaraan karena Aqidah Tertinggi di Atas Persaudaraan Lainnya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8816 shares
    Share 3526 Tweet 2204
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1057 shares
    Share 423 Tweet 264
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11551 shares
    Share 4620 Tweet 2888
  • 5 Tips Hemat Token Listrik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    570 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5183 shares
    Share 2073 Tweet 1296
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3972 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Muhammadiyah Luncurkan KucingMu, Dakwah Kini Hadir Lewat Kepedulian terhadap Hewan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga