• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 16 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Tamu Tak Diundang itu Pasti akan Datang

Semua kita sudah diingatkan tentang kedatangan ini.

30/01/2021
in Nasihat
Tamu Tak Diundang itu Pasti akan Datang

Ilustrasi Foto: Google

174
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Tamu tak diundang itu pasti akan datang. Ia datang sebagai utusan dari raja yang bijaksana. Ia akan datang untuk mengambil sesuatu yang kita miliki. Bukan uang. Bukan jabatan. Bukan istri atau suami dan anak-anak. Ia datang untuk mengambil nyawa.

Malaikat kematian akan datang sebagai tamu misterius. Meski ia datang sebagai utusan dari Yang Maha Bijaksana. Ia memang tidak datang dengan membawa sesuatu untuk kita. Tapi akan mengambil sesuatu yang paling berharga: nyawa.

Semua kita sudah diingatkan tentang kedatangan ini. Tapi entah kapan. Bisa lambat, bisa cepat. Bisa juga detik ini. Ia tidak pernah datang dengan mengetuk pintu atau meminta izin untuk masuk.

Kecuali untuk manusia mulia, teladan umat: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Suatu hari, Jibril datang menemui Nabi saat beliau sedang dalam pembaringan.

Jibril mengabarkan kalau malakul maut sedang menunggu di depan pintu. Dan belum pernah ia seperti itu selain kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Ia pun baru mau masuk setelah diizinkan Nabi.

“Ah, betapa nikmatnya jika bisa seperti itu,” suara batin kita dalam decak kagum dengan fenomena itu.

Malakul maut pernah kesulitan ketika berkunjung ke rumah Nabi Ibrahim alaihissalam. Saat ia datang, Nabi Ibrahim mengatakan, “Apakah ada orang yang mencintai, tega mencabut nyawa yang dicintai.”

Ia pun pergi melapor kepada Allah. Maka Allah menyampaikan pesan untuk kekasihnya, Nabi Ibrahim alaihissalam. Sampaikan kepadanya, “Apakah ada orang mencintai, tidak mau berjumpa dengan yang dicintai.”

Ah, betapa indahnya suasana seperti itu. Begitu akrabnya mereka dengan sosok tamu yang dianggap sangat menakutkan itu. Tamu yang akan memisahkan orang yang dikunjunginya dari segala angan-angan dunia.

Sebelumnya, Nabi Ibrahim memang pernah bertemu dengan malakul maut dalam wujud manusia. Nabi Ibrahim bertanya, “Bagaimana rupamu jika mengunjungi orang yang banyak dosa?”

Malaikat itu mengatakan, “Kamu nggak akan sanggup melihatnya.” Tapi Nabi Ibrahim memaksa. Ia ingin melihat apa adanya.

Malaikat itu pun memperlihatkan dirinya yang menyeramkan: hitam legam, kasar, dan menghembuskan api. Melihat itu, Nabi Ibrahim pun pingsan.

Setelah siuman, Nabi Ibrahim pun mengatakan, “Cukuplah sosokmu itu menjadi siksaan untuk mereka.”

“Lalu, bagaimana jika kamu mengunjungi orang beriman?” tanya Nabi Ibrahim.

Malakul maut pun memperlihatkan sosoknya. Ia begitu tampan, gagah, dan begitu mempesona. Nabi Ibrahim mengatakan, “Cukuplah sosokmu itu menjadi imbalan untuk mereka.”

Bagaimana dengan kita? Seperti apakah sosok malaikat kematian itu saat tiba-tiba di hadapan kita? Apakah ia akan begitu menakutkan hingga membuat Nabi Ibrahim pingsan. Atau, berparas rupawan yang menyejukkan pandangan terakhir kita.

Seberapa lama pun kita lakoni hidup ini. Seberapa besar dan kecil pun yang kita peroleh dari harta dunia ini. Seberapa mulia pun status dan jabatan terakhir kita di mata manusia. Semua akan lenyap begitu saja saat “tamu” menjemput kita.

Ada orang-orang yang akhirnya mengatakan, “Aduh, mohon tundalah ajalku. Sebentar lagi saja. Pasti, aku akan bersedekah sebanyak-banyaknya dan menjadi hamba Allah yang soleh.”

Sayangnya, ketentuan itu sudah pasti: bahwa ajal jika datang, tidak bisa dimajukan dan tidak juga bisa dimundurkan.

Wahai jiwa-jiwa yang muthmainnah. Jiwa-jiwa yang tenang. Inilah perjumpaan paling istimewamu dengan Tuhanmu. Silakan kalian tergabung dalam barisan hamba-hamba Allah yang diridhai. Dan silakan kalian memasuki surga Allah yang penuh kenikmatan.

Tergambarlah tampilan surga seolah seperti sudah di depan matanya. Segala kenikmatan terhampar indah. Bidadari-bidadari seperti berebut untuk menyambutnya.

Pemandangan itu pun melenyapkan sakitnya “sentuhan” tamu tak diundang itu. Seolah ia tidak sedang mencabut nyawa dengan rasa yang begitu menyakitkan. Ia seperti hanya membelai yang tak ada rasa lain kecuali kenikmatan.

Tamu tak diundang itu pasti akan datang. Tak ada ketuk pintu. Tidak juga minta izin untuk masuk. Ia akan menemui orang-orang yang sudah ada dalam urutan. Entah kita ada di urutan keberapa. (Mh)

 

Tags: Nasihat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

APBN untuk Tangani Covid-19, Perlu Koordinasi antara DPR dengan BPK

Next Post

Ketua PTDI: Inspirasi Program Tahfiz Almarhum Syekh Ali Jaber Sangat Besar

Next Post
Ketua PTDI: Inspirasi Program Tahfiz Almarhum Syekh Ali Jaber Sangat Besar

Ketua PTDI: Inspirasi Program Tahfiz Almarhum Syekh Ali Jaber Sangat Besar

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Meksiko akan Buka 200 Bioskop di Arab Saudi pada Tahun 2023

Meksiko akan Buka 200 Bioskop di Arab Saudi pada Tahun 2023

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8415 shares
    Share 3366 Tweet 2104
  • Arti Rupiah Terus Anjlok terhadap Dolar

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3794 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4307 shares
    Share 1723 Tweet 1077
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2128 shares
    Share 851 Tweet 532
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2252 shares
    Share 901 Tweet 563
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3357 shares
    Share 1343 Tweet 839
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11335 shares
    Share 4534 Tweet 2834
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga