• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Siapa pun Bisa Berubah Baik

29/10/2025
in Nasihat
Niat Itu Segalanya

Ilustrasi, foto: wallpaperset.com

72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HATI itu selalu berbolak-balik. Ada yang baik menjadi buruk, ada pula yang semula buruk berubah baik.

Di abad kedua hijriyah, ada sosok penyair yang namanya terkenal hingga saat ini. Orang itu adalah Abu Nawas. Ia lahir di Ahvaz, wilayah Iran saat ini, dan wafat di Bagdad di usia sekitar 58 tahun.

Ingin mencari penghidupan yang lebih baik, Abu Nawas yang yatim hijrah ke Bagdad, pusat kekhalifahan Abbasiyah saat itu. Di sana, ia belajar ilmu agama dan sastra. Saat itu, Bagdad memang sebagai berkumpulnya banyak tokoh cendekia.

Ternyata, Abu Nawas lebih gandrung dengan sastra dari ilmu lain. Sayangnya, di balik ketenaran karya sastranya saat itu, ia juga terjebak dalam pergaulan buruk. Tak heran jika sebagian karyanya berisikan syair-syair mesum, mabuk, dan hal buruk lain.

Hingga kini, salinan karya-karya sastra Abu Nawas dikabarkan masih disimpan baik di museum di Inggris.

Sezaman dengan Abu Nawas, hidup tokoh ulama yang begitu terkenal. Beliau adalah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i, atau biasa dikenal dengan Imam Syafi’i rahimahullah.

Tahun kelahiran antara Abu Nawas dan Imam Syafi’i hanya terpaut sekitar 16 tahun, lebih tua Abu Nawas. Keduanya juga tinggal di wilayah yang sama: di Bagdad.

Imam Syafi’i memang hidup berpindah-pindah dalam rangka mencari ilmu dan mengajarkannya. Beliau lahir di Palestina, hijrah ke Mekah, hijrah lagi ke Madinah, hijrah lagi ke Bagdad, hijrah ke Yaman, dan terakhir di Mesir.

Ketika tinggal di Bagdad, Imam Syafi’i mengenal Abu Nawas sebagai sosok yang negatif. Dan memang seperti itulah perilaku Abu Nawas. Hal itu bisa dilihat dari sejumlah karya sastranya.

Bahkan suatu kali, Abu Nawas menulis sastra yang sangat menghina Allah. Ia sebutkan bahwa Allah menyebut orang yang shalat dengan kata ‘celaka’. Tapi, tidak pernah menyebut orang yang mabuk-mabukan dengan kata yang sama.

Hal ini membuat umat Islam saat itu begitu marah. Termasuk juga Khalifah Harun Al-Rasyid. Hampir saja khalifah benar-benar memerintahkan untuk memenggal leher Abu Nawas. Tapi, ditengahi oleh penasihatnya dengan mengatakan, “Sastrawan itu hanya berlebihan-lebihan dalam kata, tapi tidak dalam hal yang sebenarnya.”

Ada juga sebab lain yang sudah menjurus ke penghinaan ras. Akhirnya, Abu Nawas dipenjara.

Banyak orang yang tidak tahu, kalau karena dipenjara inilah Abu Nawas akhirnya berubah. Ia menjadi lebih dekat dengan agama. Dekat dengan Allah subhanahu wata’ala. Hingga, tertulislah sebuah karya syair beliau yang terkenal tentang curhatan dirinya saat taubat.

Syair itu berjudul Al-i’tiraf, artinya sebuah pengakuan. Sebuah pengakuan tentang dirinya yang begitu banyak dosa. Sebuah pengakuan tentang dirinya yang pasrah di hadapan Allah. Sebuah pengakuan tentang dirinya yang ingin kembali dekat dengan Allah subhanahu wata’ala.

Hingga kini, syair taubat Abu Nawas itu masih terasa ‘segar’ dilantunkan. Bahkan menjadi inspirasi taubat bagi mereka yang ingin kembali ke jalan Allah yang lurus.

Ada kabar kalau Abu Nawas wafat. Ia wafat di usia 58 tahun di Bagdad. Saat itu, Imam Syafi’i dikabarkan tidak mau menshalatkannya.

Namun ketika seseorang menemukan tulisan syair Al-I’tiraf itu dari balik kantong Abu Nawas itu, hampir semua orang berubah. Termasuk Imam Syafi’i.

Bahkan dikabarkan, Imam Syafi’i menangis begitu membaca syair indah taubat Abu Nawas itu. Beliau pun akhirnya menshalati Abu Nawas.

**

Allah subhanahu wata’ala memberikan hidayah kepada siapa pun yang Ia kehendaki, begitu pun menyesatkan siapa yang Ia kehendaki.

Itulah rahasia Allah. Karena itu, bersyukurlah dengan hidayah Allah yang dilimpahkan untuk kita.

Dan, selalulah berbaik sangka bahwa jika Allah berkehendak, siapa pun yang buruk akan bisa berubah baik dengan izin Allah. Terlebih untuk orang-orang yang punya hubungan dekat dengan kita. [Mh]

 

 

 

Tags: Abu NawasSiapa pun Bisa Berubah Baik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Begini Cara Mencairkan Makanan Beku dengan Benar

Next Post

Empat Aturan Dasar Penanganan Makanan

Next Post
Empat Aturan Dasar Penanganan Makanan

Empat Aturan Dasar Penanganan Makanan

Daftar Sepatu Trail Running Terbaik Tahun 2025 Versi Runner’s World

Daftar Sepatu Trail Running Terbaik Tahun 2025 Versi Runner’s World

Perjalanan 16 KA yang Melintas Kota Semarang Dibatalkan Akibat Banjir

Perjalanan 16 KA yang Melintas Kota Semarang Dibatalkan Akibat Banjir

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9577 shares
    Share 3831 Tweet 2394
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2534 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    300 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11859 shares
    Share 4744 Tweet 2965
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga