• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 12 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Siapa pun Bisa Berubah Baik

29/10/2025
in Nasihat
Niat Itu Segalanya

Ilustrasi, foto: wallpaperset.com

70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HATI itu selalu berbolak-balik. Ada yang baik menjadi buruk, ada pula yang semula buruk berubah baik.

Di abad kedua hijriyah, ada sosok penyair yang namanya terkenal hingga saat ini. Orang itu adalah Abu Nawas. Ia lahir di Ahvaz, wilayah Iran saat ini, dan wafat di Bagdad di usia sekitar 58 tahun.

Ingin mencari penghidupan yang lebih baik, Abu Nawas yang yatim hijrah ke Bagdad, pusat kekhalifahan Abbasiyah saat itu. Di sana, ia belajar ilmu agama dan sastra. Saat itu, Bagdad memang sebagai berkumpulnya banyak tokoh cendekia.

Ternyata, Abu Nawas lebih gandrung dengan sastra dari ilmu lain. Sayangnya, di balik ketenaran karya sastranya saat itu, ia juga terjebak dalam pergaulan buruk. Tak heran jika sebagian karyanya berisikan syair-syair mesum, mabuk, dan hal buruk lain.

Hingga kini, salinan karya-karya sastra Abu Nawas dikabarkan masih disimpan baik di museum di Inggris.

Sezaman dengan Abu Nawas, hidup tokoh ulama yang begitu terkenal. Beliau adalah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i, atau biasa dikenal dengan Imam Syafi’i rahimahullah.

Tahun kelahiran antara Abu Nawas dan Imam Syafi’i hanya terpaut sekitar 16 tahun, lebih tua Abu Nawas. Keduanya juga tinggal di wilayah yang sama: di Bagdad.

Imam Syafi’i memang hidup berpindah-pindah dalam rangka mencari ilmu dan mengajarkannya. Beliau lahir di Palestina, hijrah ke Mekah, hijrah lagi ke Madinah, hijrah lagi ke Bagdad, hijrah ke Yaman, dan terakhir di Mesir.

Ketika tinggal di Bagdad, Imam Syafi’i mengenal Abu Nawas sebagai sosok yang negatif. Dan memang seperti itulah perilaku Abu Nawas. Hal itu bisa dilihat dari sejumlah karya sastranya.

Bahkan suatu kali, Abu Nawas menulis sastra yang sangat menghina Allah. Ia sebutkan bahwa Allah menyebut orang yang shalat dengan kata ‘celaka’. Tapi, tidak pernah menyebut orang yang mabuk-mabukan dengan kata yang sama.

Hal ini membuat umat Islam saat itu begitu marah. Termasuk juga Khalifah Harun Al-Rasyid. Hampir saja khalifah benar-benar memerintahkan untuk memenggal leher Abu Nawas. Tapi, ditengahi oleh penasihatnya dengan mengatakan, “Sastrawan itu hanya berlebihan-lebihan dalam kata, tapi tidak dalam hal yang sebenarnya.”

Ada juga sebab lain yang sudah menjurus ke penghinaan ras. Akhirnya, Abu Nawas dipenjara.

Banyak orang yang tidak tahu, kalau karena dipenjara inilah Abu Nawas akhirnya berubah. Ia menjadi lebih dekat dengan agama. Dekat dengan Allah subhanahu wata’ala. Hingga, tertulislah sebuah karya syair beliau yang terkenal tentang curhatan dirinya saat taubat.

Syair itu berjudul Al-i’tiraf, artinya sebuah pengakuan. Sebuah pengakuan tentang dirinya yang begitu banyak dosa. Sebuah pengakuan tentang dirinya yang pasrah di hadapan Allah. Sebuah pengakuan tentang dirinya yang ingin kembali dekat dengan Allah subhanahu wata’ala.

Hingga kini, syair taubat Abu Nawas itu masih terasa ‘segar’ dilantunkan. Bahkan menjadi inspirasi taubat bagi mereka yang ingin kembali ke jalan Allah yang lurus.

Ada kabar kalau Abu Nawas wafat. Ia wafat di usia 58 tahun di Bagdad. Saat itu, Imam Syafi’i dikabarkan tidak mau menshalatkannya.

Namun ketika seseorang menemukan tulisan syair Al-I’tiraf itu dari balik kantong Abu Nawas itu, hampir semua orang berubah. Termasuk Imam Syafi’i.

Bahkan dikabarkan, Imam Syafi’i menangis begitu membaca syair indah taubat Abu Nawas itu. Beliau pun akhirnya menshalati Abu Nawas.

**

Allah subhanahu wata’ala memberikan hidayah kepada siapa pun yang Ia kehendaki, begitu pun menyesatkan siapa yang Ia kehendaki.

Itulah rahasia Allah. Karena itu, bersyukurlah dengan hidayah Allah yang dilimpahkan untuk kita.

Dan, selalulah berbaik sangka bahwa jika Allah berkehendak, siapa pun yang buruk akan bisa berubah baik dengan izin Allah. Terlebih untuk orang-orang yang punya hubungan dekat dengan kita. [Mh]

 

 

 

Tags: Abu NawasSiapa pun Bisa Berubah Baik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengasah Daya Imajinasi Anak dengan Mendongeng

Next Post

Empat Aturan Dasar Penanganan Makanan

Next Post
Empat Aturan Dasar Penanganan Makanan

Empat Aturan Dasar Penanganan Makanan

Kesalahan-kesalahan dalam Memberikan Pujian kepada Anak

Kesalahan-kesalahan dalam Memberikan Pujian kepada Anak

Saling Mengikhlaskan Kesalahan Anggota Keluarga

15 Tips Membangun Ikatan antara Orang tua dan Anak

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8854 shares
    Share 3542 Tweet 2214
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3989 shares
    Share 1596 Tweet 997
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11569 shares
    Share 4628 Tweet 2892
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2266 shares
    Share 906 Tweet 567
  • Menyambut Hari Pertama Sekolah, Ini Persiapan yang Perlu Dilakukan Orang Tua

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ini Kandungan Anggur Hijau yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Otak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3456 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1431 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga