• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Selagi Ada Kesempatan, Berzikirlah yang Banyak

05/07/2022
in Nasihat
Tips Sehat Jasmani Ruhani di Masa Pandemi

Ilustrasi, foto: islamicboard.com

86
SHARES
659
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ZIKIR bisa menenangkan hati. Dan setan selalu mencari celah agar bisa menyusup ke dalam hati.

Orang Melayu termasuk Indonesia sudah terlanjur menyebut qalbun dengan hati. Padahal, artinya secara fisik adalah jantung. Bukan hati yang secara fisik disebut lever.

Sehingga di masa penyembelihan kurban, ada yang mencari hati kambing atau hati sapi. Katanya enak tanpa lemak. Makna hati di situ, bukan makna yang tepat secara fisik untuk menerjemahkan qalbun.

Orang Barat mungkin tepat menyebut qalbun dengan heart. Artinya juga jantung. Ada ungkapan Barat yang sering disebut, “You broke my heart!” Engkau telah menghancurkan jantung saya. Kalau dalam arti Melayunya, kau telah hancurkan hatiku.

Al-Qur’an memberikan isyarat keberadaan hati yang terletak di dada. “Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tapi hati yang di dalam dada.” (QS. Al-Hajj: 46)

Tapi, susah juga mengganti hati dengan sebutan jantung. Karena memang sudah akrab dengan istilah hati. Biarlah itu sebagai sebuah kesepakatan tanpa salah dalam makna.

Hati inilah yang menjadi titik pusat baik buruknya manusia. Baik secara fisik maupun jiwa. Tidak heran jika musuh utama manusia, setan, selalu mengincar titik pusat ini.

Setan mengalir dalam darah manusia untuk kemudian menuju ke titik kendali darah, yaitu jantung. Di sinilah setan mengganggu, menggoda, bahkan merusak fisik dan jiwa manusia.

Sebagian besar penyakit berat bersumber dari ini. Yaitu, dari jantung yang tidak bekerja secara normal.

Bisa dirasakan secara fisik, jika orang ketakutan atau was-was, maka jantungnya akan dag dig dug. Artinya berdetak tidak normal.

Kalau geraknya tidak normal, maka aliran darah yang dikendalikannya pun akan semrawut. Padahal, semua fungsi organ tubuh tidak akan bekerja normal tanpa aliran darah yang baik.

Tidak heran jika orang-orang soleh jarang mengalami sakit berat. Kalau pun mengalami sakit, sembuhnya juga cepat. Kecuali memang ajalnya sudah tiba.

Obat untuk bisa menyehatkan jantung atau hati dalam bahasa kita, adalah dengan banyak berzikir. Dan zikir merupakan perintah Allah yang satu-satunya disebut sebanyak-banyaknya.

Allah memerintahkan kita, wazkurullaha zikran katsira. Dan berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang banyak.

Sepertinya, tidak ada perintah Allah: shalat yang banyak, puasa yang banyak, sedekah yang banyak, dan lainnya.

Wallahu a’lam, boleh jadi karena kebutuhan zikir itu seiring dengan detak jantung manusia yang tak pernah berhenti kecuali mati. Selama masih hidup, jantung akan terus berdetak.

Zikir menjadikan jantung berdetak normal, sehat, dan tenang. “Ingatlah, hanya dengan berzikir kepada Allah, hati menjadi tenang.” (QS. 13: 28)

Jadi, kalau ditanya seberapa banyak kita berzikir, maka jawabannya sebanyak detak jantung kita.

Dalam keadaan apa pun: berdiri, duduk, tidur; hati harus tetap berzikir. Jadi, berzikirlah sebanyak-banyaknya, dan dalam keadaan apa pun. Karena setan tak pernah istirahat. [Mh]

 

 

 

 

Tags: berzikir yang banyak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sa’ad bin Ubadah, Pemimpin Kaum Anshar yang Didatangi 80 Orang

Next Post

Inilah Kenapa Bayi Lahir Menangis

Next Post
Kejutan-kejutan Suami Istri (2)

Inilah Kenapa Bayi Lahir Menangis

Hukum berzikir keadaan hadas

Hukum Berzikir dalam Keadaan Hadas

Penjelasan penggunaan ganja untuk medis

Penjelasan Penggunaan Ganja untuk Medis

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9001 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11645 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4066 shares
    Share 1626 Tweet 1017
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Heboh Londo Ireng

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga