• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 16 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Rasulullah dan Sahabat pun Harus Kerja Keras

17/04/2026
in Nasihat
Rasulullah dan Sahabat pun Harus Kerja Keras

Ilustrasi, foto: freepik.com

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RASULULLAH dan para sahabat radhiyallahum ajma’in adalah para pemilik doa yang mustajab. Tapi, mereka juga harus kerja keras.

Orang-orang Mekah di masa Nabi berpenghasilan dengan dagang. Jarak lokasinya sangat jauh: di Yaman dan Suriah. Ratusan kilometer dari Mekah. Waktu perjalannya bisa berbulan-bulan.

Kalau musim dingin, mereka berdagang ke Yaman. Jika musim panas, mereka berdagang ke Suriah. Mereka menjual produk lokal ke pasar luar negeri. Dan pulang, membawa produk luar kedalam Mekah.

Ketika tinggal di Madinah, keadaan tidak lebih baik. Hal ini karena mereka diisolasi banyak pihak: jazirah Arab, kaum Yahudi, munafik, bahkan bangsa Romawi.

Hampir-hampir tak ada peluang untuk berdagang. Syukurnya, Allah menghalalkan harta rampasan perang atau ghanimah.

Namun begitu, mereka tidak menjadikan perang sebagai mata pencarian atau profesi. Melainkan untuk pertahanan wilayah dan dakwah Islam.

Perang itu biayanya mahal. Padahal, mereka waktu itu bukan orang-orang kaya. Tidak heran jika pada perang pertama: Perang Badar, ongkosnya dibiayai oleh para sahabat yang bisnisman. Di antaranya Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu yang merogoh ‘kocek’ sekitar 500 juta rupiah untuk operasional perang.

Parahnya di perang berikutnya: Uhud. Umat Islam justru mengalami pukulan berat. Jangankan ghanimah, sekitar 70-an sahabat mengalami syahid. Di antara mereka sahabat senior seperti Mus’ab bin Umair dan Hamzah bin Abdul Muthalib radhiyallahu ‘anhum.

Kehidupan di Madinah pun terasa begitu sulit. Pernah satu bulan penuh, keluarga Nabi tidak masak apa pun. Istilah Sayyidah Aisyah: dapur keluarga Nabi tidak berasap sebulan penuh.

Ketika Perang Khandaq, alat-alat militer yang dipakai sangat seadanya. Salah satunya baju perang pemimpin kabilah Aus: Saad bin Muadz, sudah sangat kadaluarsa. Ia mengenakan baju besi milik ayahnya yang sudah usang. Ada bolong di sana-sini. Salah satunya di bawah lengan.

Dari situlah, anak panah musuh menelusup melalui celah itu. Anak panah itu tembus dari ketiak hingga punggung Saad. Ia tidak langsung syahid. Tapi, mengalami sakit pendarahan berhari-hari.

Begitulah kehidupan berlalu hingga seterusnya. Hingga peperangan terjadi antara umat Islam dengan kaum Yahudi di Khaibar pada tahun ke-7 Hijriah, sebuah wilayah di sebelah utara Madinah.

Bisa dibilang, Yahudi di sini tergolong komunitas yang paling kaya dari seluruh Madinah. Benteng pertahanannya saja ada 11 lapis. Bisnis perkebunannya terbesar di Madinah: kurma, anggur, dan lainnya. Produk itu langsung dijual ke utara, ke wilayah Syam atau wilayah yang dihuni orang-orang Romawi.

Nah, ketika sebelas lapis benteng Khaibar ditaklukkan selama berbulan-bulan, Rasulullah memberikan kebijakan untuk kaum Yahudi di sana. Mereka tidak dihukum fisik, tapi cukup dengan bagi hasil perkebunan mereka.

Saat itulah, umat Islam di Madinah baru bisa menikmati sarana hidup yang sewajarnya. Mereka baru bisa makan cukup. Tidak lagi mengganjal perut mereka dengan batu karena kempisnya perut mereka tanpa makanan.

Mereka semua orang-orang soleh yang doanya begitu mustajab. Tapi, mereka juga bekerja keras dan mengalami kesusahan hidup yang berat.

**

Doa itu ibadah. Allah subhanahu wata’ala berkehendak untuk mengabulkan atau menundanya. Boleh jadi, apa yang kita tidak suka adalah baik untuk kita, dan apa yang kita suka adalah buruk untuk kita. Allah Maha Tahu apa yang baik dan buruk untuk hamba-Nya.

Teruslah berdoa dan bekerja keras. Allah anugerahkan hamba-hamba-Nya dua hal: apa yang diusahakan dalam hidup ini dan pahala untuk kenikmatan di akhirat. [Mh]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fresh Foam Salah Satu Teknologi Andalan Pembuatan Sepatu Lari

Next Post

Agar Tidak Ada Riba dalam Rumah Tangga

Next Post
Agar Tidak Ada Riba dalam Rumah Tangga

Agar Tidak Ada Riba dalam Rumah Tangga

Penembakan di Sekolah Terjadi Dua Hari Berturut-turut di Turki

Penembakan di Sekolah Terjadi Dua Hari Berturut-turut di Turki

Tapi jika datang orang memgaku sebagai pemilik setelah barang itu dimanfaatkan maka wajib baginya menggantinya.

Hukum Memanfaatkan Barang Milik Orang yang Sudah Dibuang

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8885 shares
    Share 3554 Tweet 2221
  • Rumah Zakat Latih 42 Relawan melalui Volunteer Basic Training 2026 di Bogor

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4001 shares
    Share 1600 Tweet 1000
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11582 shares
    Share 4633 Tweet 2896
  • Empat Cara Memasak Brokoli agar Kandungan Gizi Terjaga

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2273 shares
    Share 909 Tweet 568
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3470 shares
    Share 1388 Tweet 868
  • Makna dan Macam-macam Aurat dalam Islam

    220 shares
    Share 88 Tweet 55
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga