• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Pak Kyai

27/09/2018
in Nasihat
75
SHARES
576
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Tergambar sebuah negeri yang berbeda jauh dengan negeri dunia. Tempat ini persis seperti yang tersebut dalam Alquran dan ucapan Nabi saw.
“Aih, inikah alam akhirat itu,” gumam Pak Kyai sambil pandangannya menoleh ke kiri dan ke kanan.
Dari kejauhan, ia melihat dua antrian super panjang manusia. Satu antrian menuju neraka, dan satunya lagi menuju surga.
Pak Kyai merasa tenang dan nyaman dengan suasana itu. Ia begitu yakin, dari semua amal ibadahnya selama di dunia, pasti akan masuk di antrian surga. 
“Pak Kyai, Andakah itu?” suara menggelegar mengejutkannya.
Suatu makhluk yang begitu menyeramkan tiba-tiba sudah berada di hadapannya. Ia membawa lembaran kertas untuk dibacakan.
“Dari catatan ini, Anda harus masuk di antrian neraka!” bentak sang makhluk yang membuat Pak Kyai terperangah. 
Spontan, Pak Kyai mengajukan protes. “Maaf, apa Anda tidak salah pegang catatan. Saya selama di dunia, tak pernah melakukan dosa. Hidup saya selalu terisi dengan ibadah dan sedekah,” ucap Pak Kyai memberanikan diri.
“Hmm, baik akan kubacakan,” ucap sang makhluk tanpa basa basi.
“Di sini tercatat, hampir tiap hujan ketika Anda pulang dari masjid, Anda memetik daun pepaya yang berada di kebun orang yang bertetangga dengan masjid. Apa benar begitu?” tanya sang makhluk dengan suara keras.
“Memang benar. Tapi, saya hanya memetik satu helai saja. Itu pun hanya untuk menghalangi kepala saya dari air hujan. Tak ada maksud lain. Dan itu tidak akan membuat pohon mati atau rusak,” ucap Pak Kyai.
“Apa si pemilik pohon sudah mengizinkan Anda?” tanya sang makhluk lagi.
Kali ini, Pak Kyai terdiam. Ia memang tidak pernah meminta izin. Hal ini lantaran si pemilik memang tidak bertempat tinggal di kampung tempat Pak Kyai tinggal. Kebun itu seperti terbengkalai begitu saja. Dan persis di dekat masjid, terdapat sebuah pohon pepaya yang daunnya menjuntai ke halaman masjid.
“Bukankah hal ini hanya kesalahan kecil, Tuan, di bandingkan dengan amal ibadah saya yang lain?” ucap Pak Kyai agak memelas.
“Wahai Pak Kyai. Bukankah Anda paham bahwa pada hari ini sekecil atom pun dosa akan dihisab. Dan berapa daun pepaya yang sudah Anda petik tanpa izin pemilik selama Anda hidup?” sergah sang makhluk lebih keras.
Pak Kyai tertunduk lemas. Ia terdiam seribu bahasa. Ia pasrah, dan sama sekali tak menyangka kalau hanya lantaran selembar daun pepaya yang tak berharga bisa menyeretnya ke jurang api neraka.
“Astaghfirullah, aku bermimpi,” gumam Pak Kyai tiba-tiba. Ia tersadar kalau sudah tertidur di masjid selepas shalat Zuhur. Hujan gerimis saat itu membuatnya tak terasa sudah terlelap pulas.
Saat itu juga, Pak Kyai pun bangkit. Ia segera beranjak untuk mencari siapa pemilik kebun di mana pohon pepaya yang telah ia petik itu berada. 
**
Dalam keseharian hidup, kadang setan membuai kita dengan begitu banyaknya amalan kita yang hebat-hebat. Sedemikian terbuainya, kita lupa bahwa dosa kecil yang tertumpuk lama bisa menjerumuskan kita kepada dosa yang membawa siksa.
Kalau itu dosa kepada Allah swt., Ia memang Maha Memaafkan. Tapi, bagaimana terhadap sesama manusia, sudahkah mereka memaafkan kita? (muhammad nuh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bersyukur

Next Post

Menjaga Nilai-Nilai Islam

Next Post

Menjaga Nilai-Nilai Islam

Rindu Anakku

Peduli Lombok, Donatur Dompet Dhuafa Australia dan Jepang Gulirkan Bantuan Tahap 3

  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8780 shares
    Share 3512 Tweet 2195
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1035 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3953 shares
    Share 1581 Tweet 988
  • Resep Membuat Bubur Sumsum Enak dan Mudah Anti Gagal

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11531 shares
    Share 4612 Tweet 2883
  • PKS Soroti Narasi Normalisasi LGBT, Dorong Kajian Akademik yang Utuh dari Perspektif Ilmiah, Sosial, Budaya, dan Agama

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4655 shares
    Share 1862 Tweet 1164
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga