• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 6 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Orang Biasa yang Istimewa di Sisi Allah

26/12/2025
in Nasihat
Orang Biasa yang Istimewa di Sisi Allah

Ilustrasi, foto: stock.adobe.com

67
SHARES
513
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ORANG paling mulia di sisi Allah adalah mereka yang bertakwa. Kadang, mereka terlihat biasa di mata manusia.

Ada seorang sahabiyah yang istimewa. Peristiwanya dimuat dalam Al-Qur’an dan menjadi sebab turunnya sebagian syariat Islam.

Ia adalah Khaulah binti Tsa’labah radhiyallahu ‘anha. Karena sesuatu hal, ia hampir diceraikan suaminya: Aus bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu.

Suaminya mengatakan kepadanya: engkau bagiku seperti punggung ibuku.

Kalimat itu di masyarakat Arab waktu itu merupakan ungkapan talak atau cerai dari suami kepada istri. Tapi setelah mengucapkan itu, suaminya merasa menyesal.

Khaulah tak terima dengan yang dilakukan suaminya itu yang dianggap masyarakat Arab saat itu telah menceraikannya. Ia tidak terima dan meyakini bahwa kalimat itu bukan talak.

Ia mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan meminta pendapatnya. Tapi, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menghukumi hal itu sebagai talak. Hal ini karena memang saat itu belum ada syariat tentang itu.

“Ya Rasulullah, aku tidak terima dengan perkataan itu. Kalimat itu bukan talak. Kami punya anak-anak yang masih kecil. Kalau mereka kutinggal bersamanya, mereka akan terlantar, dan kalau mereka tinggal bersamaku, mereka akan kelaparan,” seperti itu kira-kira ungkapnya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Tapi, sekali lagi, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tetap menghukumi ucapan suaminya itu sebagai talak. Dan keduanya harus berpisah.

Tetap merasa tidak puas dengan keputusan Nabi, Khaulah mengatakan, “Baiklah aku akan mengadukan hal ini kepada Allah.”

Ia pun menengadahkan tangannya ke langit. “Ya Allah berilah keputusan ini melalui lisan Nabi-Mu,” ucap Khaulah berkali-kali.

Saat itu juga, turun wahyu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Yaitu, Surah Al-Mujadilah ayat 1 sampai 4. Al-Mujadilah artinya wanita yang melakukan gugatan atau bantahan.

Firman Allah yang turun itu menjelaskan bahwa ungkapan suami Khaulah itu bukan termasuk talak. Itu disebut sebagai zhihar yang artinya menyerupakan istri dengan punggung ibu.

Ini merupakan kiasan di masyarakat Arab saat itu sebagai ucapan talak dari suami kepada istri. Tapi setelah turunnya ayat itu, ungkapan itu tidak menjadi talak, melainkan sebagai perkataan yang mungkar.

Jika suami menyesalinya dan ingin kembali kepada istrinya, maka ia harus menebus kafarat, yaitu membebaskan seorang budak, atau berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin.

Sisi lain dari sebab turunnya ayat ini adalah menunjukkan bahwa Khaulah begitu didengar perkataannya oleh Allah subhanahu wata’ala. Dan tentu saja juga menjadi perhatian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Beberapa tahun pun berlalu setelah kejadian itu. Suatu kali, Khalifah Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu sedang melakukan perjalanan tugas bersama para stafnya dengan mengendarai keledai.

Tiba-tiba, Khaulah muncul di hadapan Khalifah Umar. Ia mengucapkan berbagai nasihat kepada khalifah, seperti tanpa putus.

Khalifah Umar pun turun dari kendaraannya. Ia diam dan begitu menyimak apa yang diucapkan Khaulah yang tak lagi muda.

Para staf khalifah agak bingung. “Wahai Khalifah, kenapa Anda berhenti hanya untuk mendengarkan ucapan nenek ini?”

Khalifah Umar mengatakan, “Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya begitu mendengarkan ucapan wanita ini. Bagaimana mungkin aku tidak. Sekiranya ia terus berkata-kata, maka aku akan tetap mendengarkannya hingga datangnya waktu shalat wajib, siang nanti!”

**

Kadang, kita tidak mampu menilai seseorang dengan baik. Boleh jadi kita menganggapnya sebagai orang biasa, bahkan dianggap rendahan; padahal di sisi Allah ia begitu terhormat dan diperhatikan.

Ucapannya begitu didengar Allah, dan doanya begitu makbul. [Mh]

 

 

Tags: Khaulah binti tsa'labahOrang Biasa yang Istimewa di Sisi Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukuman Mati Bagi Koruptor

Next Post

Lahirnya Generasi Penakut Dimulai dari Lidah Orangtua

Next Post
Anak Tak Jauh Dari Orangtuanya

Lahirnya Generasi Penakut Dimulai dari Lidah Orangtua

Beberapa Makanan yang Baik untuk Otak dan Daya Ingat

Beberapa Makanan yang Baik untuk Otak dan Daya Ingat

Tafsir Surat Abasa Ayat 1-16

Inilah 11 Hadis Palsu yang Mungkin Biasa Kita Pakai

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7799 shares
    Share 3120 Tweet 1950
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3343 shares
    Share 1337 Tweet 836
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Jangan Simpan Harta dalam Bentuk Uang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1631 shares
    Share 652 Tweet 408
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga