• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Nasihat Diam-diam

20/11/2024
in Nasihat
Niat Itu Segalanya

Ilustrasi, foto: wallpaperset.com

76
SHARES
584
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NASIHAT itu harus tulus, tidak dalam keadaan marah, dan tidak mengharap pujian.

Imam Abu Hanifah, rahimahullah, tergolong ulama yang kaya raya. Ayahnya seorang pengusaha yang sangat mendukung perjuangan dakwah Islam.

Suatu kali, beliau dalam sebuah perjalanan. Ulama yang bernama asli Nu’man bin Tsabit ini mendengar seorang lelaki mengeluh dari balik jendela yang terbuka. Rupanya orang itu sedang mengeluhkan keadaannya yang miskin.

“Ya Allah, betapa malangnya nasib hamba ini. Dari pagi, belum ada seteguk air dan sesuap makanan pun yang melalui tenggorokan ini….,” suara dari balik jendela itu terdengar.

Imam Abu Hanifah langsung kembali ke rumah. Ia balik lagi dengan membawa sebuah bungkusan. Bungkusan itu ia letakkan di pintu rumah itu. Dan beliau pun berlalu.

Ketika si lelaki yang mengeluh ini kedepan, ia mendapati sebuah bungkusan tergantung di pintunya. Ia buka bungkusan itu. Di dalamnya ada uang sekadar untuk makan hari itu dan sepucuk surat.

Surat itu sebuah nasihat. Isinya antara lain, saudaraku jangan seperti itu mengeluh kepada Allah subhanahu wata’ala. Berdoalah kepada Allah dengan baik dan berikhtiarlah. Semoga Allah memberikan jalan keluar.

Di lain hari, Imam Abu Hanifah melewati lagi jalan itu. Ia mendapati jendela rumah lagi-lagi terbuka. Dan dari balik jendela itu, lagi-lagi, ia mendengar keluhan yang tak jauh berbeda dengan sebelumnya.

“Ya Allah, Engkau sudah mengirimkanku uang sekadarnya. Berikanlah aku lebih banyak lagi…,” seperti kira-kira isi keluhannya.

Imam Abu Hanifah kembali lagi ke rumah. Ia lagi-lagi kembali dengan membawa bungkusan. Bungkusan itu ia letakkan di pintu rumah orang yang mengeluh itu, persis seperti kejadian sebelumnya. Beliau pun berlalu meninggalkan rumah itu.

Orang yang mengeluh itu kedepan rumah. Ia kembali mendapati sebuah bungkusan di pintu rumahnya. Ketika dibuka, bungkusan itu berisi uang sekadar untuk hari itu dan sepucuk surat. Persis seperti kemarin.

Kali ini, suratnya lebih panjang. Imam Abu Hanifah menasihati orang itu untuk memohon kepada Allah dengan baik, berikhtiar dengan baik, bersungguh-sungguh mencari nafkah, dan mendoakan agar ia diberikan kemudahan.

Saat itulah, orang itu menyadari kekeliruannya. Selain berdoa, ia harus berikhtiar dan bekerja dengan sungguh-sungguh.

**

Sebuah pelajaran berharga dari Imam Abu Hanifah tentang cara bijak menasihati orang. Pendiri mazhab Hanafi ini, setelah memberikan solusi kongkrit berupa uang sekadarnya, ia menasihati dengan rahasia.

Seorang ulama lain, Al-Hafiz Ibnu Rajab rahimahullah, menambahkan, “Jika ulama salaf memberikan nasihat kepada seseorang, mereka menasihatinya dengan rahasia.

“Nasihatilah seseorang dengan duduk berdua saja. Jika dilakukan di depan orang banyak, maka ia sedang mempermalukan orang itu.” [Mh]

 

 

Tags: Nasihat Diam-diam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beasiswa Sinar Mas ITSB untuk Lulusan SMA Sederajat

Next Post

Study Tour TK JISc Mengunjungi Stasiun Pemadam Kebakaran

Next Post
Study Tour TK JISc Mengunjungi Stasiun Pemadam Kebakaran

Study Tour TK JISc Mengunjungi Stasiun Pemadam Kebakaran

Eksportir Busana Muslim Berlomba-Lomba Memasuki Pasar Jepang

Eksportir Busana Muslim Berlomba-Lomba Memasuki Pasar Jepang

Warga Purwadadi Tagih Janji Ustaz Cagub

Warga Purwadadi Tagih Janji Ustaz Cagub

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1668 shares
    Share 667 Tweet 417
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3366 shares
    Share 1346 Tweet 842
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Resep Singkong Keju Goreng

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7833 shares
    Share 3133 Tweet 1958
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    196 shares
    Share 78 Tweet 49
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga