• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menunjukkan Bukti Cinta

20/04/2025
in Nasihat
Menunjukkan Bukti Cinta

Ilustrasi, foto: muslim.sg

79
SHARES
610
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CINTA itu butuh bukti. Ayah ibu terhadap anak, kakek nenek terhadap cucu. Salah satu buktinya melalui kecupan.

Hasan dan Husein radhiyallahu ‘anhuma merupakan cucu tersayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Mungkin karena keduanya lahir lebih awal dari cucu-cucu yang lain.

Hasan lahir pada bulan Sya’ban tahun ketiga hijriyah. Sementara Husein lahir pada bulan Syawal tahun keempat hijriyah. Keduanya terpaut sekitar satu tahun.

Awalnya, Hasan diberikan nama oleh ayahnya, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, sebagai Harbun. Artinya perang. Tapi diganti oleh Rasulullah dengan Hasan.

Begitu pun ketika lahir Husein. Sang ayah, Ali bin Abi Thalib, juga memberikannya nama Harbun. Tapi kembali diganti oleh Rasulullah dengan Husein.

Ada yang bertanya kenapa Ali bin Abi Thalib kenapa begitu suka dengan nama harbun. Jawabnya, karena aku suka dengan berperang.

Tampaknya, wajar sekali kalau Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai kakek menggantinya dengan nama Hasan dan Husein.

Kecupan yang Berbeda

Sejak Hasan dan Husein masih kecil, Nabi biasa mengecup keduanya. Tapi, lokasi kecupan untuk Hasan di bibir, sementara Husein di leher.

Husein mengadu ke ibunya, Fathimah Az-Zahra radhiyallahu ‘anha. Ia mengatakan, kakek lebih sayang Hasan daripada dirinya. Fatimah pun mengajak Husein menemui sang kakek untuk menanyakan langsung kenapa kecupannya berbeda.

Awalnya, Nabi merasa berat untuk menjawab. Tapi, akhirnya dijawab juga. Hal ini karena berkenaan dengan bentuk kematian keduanya kelak.

Nabi mengatakan, aku mengecup bibir Hasan karena kelak ia akan mati karena racun yang masuk melalui mulutnya. Sementara Husein….

Nabi merasa lebih berat lagi untuk mengatakan, hingga beliau shallallahu ‘alaihi wasallam pingsan. Ketika siuman, Nabi bersedih dan melanjutkan pembicaraannya. Sementara Husein, mati karena lehernya dipenggal.

Jadi, Nabi mengecup keduanya di tubuh yang berbeda bukan karena pilih kasih. Tapi sebagai ungkapan cinta terhadap apa yang kelak mereka alami di akhir hayat.

Seorang sahabat dari suku pedalaman terheran kenapa Rasulullah mencium cucunya. Karena, mereka tidak terbiasa melakukan itu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “Siapa yang tidak menyayangi, maka tidak akan disayangi (oleh Allah subhanahu wata’ala).”

**

Cinta itu tidak cukup hanya diucapkan: kepada istri atau suami, kepada ayah atau ibu, dan kepada anak cucu. Tapi, harus diperlihatkan melalui kecupan atau ciuman.

Nilai transendentalnya juga begitu dalam: siapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak disayangi. Siapa yang tidak memperlihatkan sayangnya kepada orang tersayang, maka ia tidak mendapatkan ungkapan sayang dari Allah yang Maha Rahim dan Rahman.

Buktikan selalu kalau kita mencintai mereka, insya Allah, kita akan meraih ungkapan sayang dari Allah subhanahu wata’ala. [Mh]

 

 

Tags: Menunjukkan Bukti Cinta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cukup Satu Menit Saja untuk Menegur Anak yang Berbuat Kesalahan

Next Post

Rumah Tangga adalah Bangunan Paling Vital dalam Masyarakat

Next Post
Rumah Tangga adalah Bangunan Paling Vital dalam Masyarakat

Rumah Tangga adalah Bangunan Paling Vital dalam Masyarakat

Polusi Udara Bisa Jadi Pemicu Serangan Stroke, Simak Alasannya Berikut

Polusi Udara Bisa Jadi Pemicu Serangan Stroke, Simak Alasannya Berikut

Hikmah Rasulullah Menikahi Banyak Wanita

Hikmah Rasulullah Menikahi Banyak Wanita

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    478 shares
    Share 191 Tweet 120
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9307 shares
    Share 3723 Tweet 2327
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Salimahpreneur Expo 2026, Tingkatkan Kapasitas Entrepreneur Perempuan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4798 shares
    Share 1919 Tweet 1200
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11753 shares
    Share 4701 Tweet 2938
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga