• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 12 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menjadi Wanita Istimewa di Sisi Allah

14/06/2026
in Nasihat
Negeri ‘Surga’ di Timteng itu Bernama Oman

Ilustrasi, foto: ThoughCo

69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENJADI wanita istimewa itu tak mudah. Terlebih istimewa di sisi Allah subhanahu wata’ala.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ath-Thabrani, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mencium aroma wangi saat perjalanan Isra Mi’raj.

“Aroma wangi apa ini wahai Jibril?” ucap Rasulullah kepada Malaikat Jibril.

Malaikat Jibril menjelaskan bahwa aroma wangi itu berasal dari tukang sisir putri Firaun yang syahid demi mempertahankan keimanannya.

Di masa Nabi Musa alaihissalam, ada seorang wanita penyisir rambut putri Firaun. Sosok seorang mukmin di masa itu tak boleh ada dalam istana Firaun. Kalau ada, ia akan dipaksa dan disiksa untuk kembali musyrik.

Suatu hari, seorang penyisir rambut putri Firaun secara refleks mengucapkan ‘Bismillah’ saat mengambil sisir yang terjatuh. Ucapan itu didengar putri Firaun.

“Engkau menyebut nama Tuhan. Apakah itu ayahku?” tanya putri Firaun.

“Bukan. Itu adalah Tuhanku dan juga Tuhan ayahmu,” jawab penyisir rambut itu.

Putri Firaun mengadukan ini ke ayahnya. Firaun marah dan memaksa agar wanita tukang sisir itu mau membatalkan keimanannya. Tapi, ia tetap istiqamah.

Firaun memerintahkan untuk membakar patung sapi raksasa yang terbuat dari besi. Untuk kesekian kalinya, ia meminta lagi agar si tukang sisir mau membatalkan keimanannya, atau seluruh anggota keluarganya akan dilemparkan kedalam patung sapi yang panas itu.

“Sebelum kau lemparkan kami, aku meminta agar nanti seluruh jenazah kami dikuburkan dalam tempat yang sama,” pinta wanita penyisir rambut.

Karena tukang sisir itu tetap istiqamah, semua anggota keluarganya dilemparkan ke tempat yang sangat panas itu. Kecuali, bayi yang masih menyusu kepada wanita itu.

Saat itu, wanita penyisir rambut itu begitu kasihan dengan anaknya yang masih bayi. Tapi, Allah memberikannya keajaiban. Bayi itu tiba-tiba bisa bicara: wahai ibu, tetaplah istiqamah. Siksa di dunia ini tidak ada artinya dibandingkan dengan neraka.

Karena tetap istiqamah, bayi, si tukang sisir, dan seluruh anggota keluarganya syahid. Aroma jenazah merekalah yang tercium oleh Rasulullah dengan begitu wanginya.

**

Kematian seseorang bisa dalam bentuk apa pun: karena penyakit, karena tua, musibah, terbunuh, dan lainnya. Keistimewaan itu semua ada pada nilai husnul khatimahnya atau akhir baiknya.

Ujian untuk meraih husnul khatimah tidak melulu dialami laki-laki. Seorang wanita pun bisa mendapatkan kehormatan itu.

Inilah sebenarnya puncak pencapaian hidup yang paling istimewa. Bahkan seorang ulama pernah mengatakan, “Al mautu fi sabilillah, asma amanina. Syahid di jalan Allah merupakan cita-cita hidup tertinggi.” [Mh]

 

Tags: Menjadi Wanita Istimewa di Sisi Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Beberapa Tempat Wisata di Malang yang Hits

Next Post

Bagaimana Cara Menjadikan Jiwa yang Tenang dalam Menghadapi Musibah?

Next Post
Bagaimana Cara Menjadikan Jiwa yang Tenang dalam Menghadapi Musibah?

Bagaimana Cara Menjadikan Jiwa yang Tenang dalam Menghadapi Musibah?

Wanita dan Pria Itu Beda Maka Jangan Saling Menyerupai

Hadis tentang Pahala Istri Berbakti pada Suami Rata-rata Palsu

Ustadz Dary Fahrinadi Jelaskan Haji adalah Puncak Kepasrahan, Umroh Merupakan Ziarah Kerinduan

Ustadz Dary Fahrinadi Jelaskan Haji adalah Puncak Kepasrahan, Umroh Merupakan Ziarah Kerinduan

  • doa tolak

    Doa Tolak Bala di Akhir Bulan Safar dan Keutamaannya

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9081 shares
    Share 3632 Tweet 2270
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    655 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4389 shares
    Share 1756 Tweet 1097
  • Penjelasan Lengkap Soal Rebo Wekasan dari Segi Syariah

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4114 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Baru Mulai Pelihara Koi? Ini 7 Tips agar Ikan Tetap Sehat dan Cantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4741 shares
    Share 1896 Tweet 1185
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4500 shares
    Share 1800 Tweet 1125
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2415 shares
    Share 966 Tweet 604
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga