• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mencari yang Hilang Pasca Ramadan

14/04/2024
in Nasihat
Di Penghujung Ramadan

Ilustrasi, foto: wallpapers.com

85
SHARES
656
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RAMADAN memang sudah pergi. Jejaknya masih terasa di hati. Dan kini, terasa ada yang hilang.

Allah subhanahu wata’ala mencukupkan Ramadan hanya satu bulan. Yang namanya bahan bakar tentu tidak mengisi seluruh mesin. Tapi bisa menggerakkan mesin untuk bekerja lama.

Dan kini, Ramadan telah pergi selamanya. Awalnya ada gembira ketika malam hari raya tiba. Tapi terasa seperti ada yang hilang seiring kepergiannya.

Ibaratnya, seperti bayi yang asyik menikmati pelukan ibu dan asinya. Setelah tiba masanya, mau tidak mau, bayi harus melepas ‘kehangatan’ itu. Ia harus memulai hidup baru apa adanya.

Cuma bedanya dengan lepasnya ikatan Ramadan, bayi menangis sejadinya, sementara kita bahagia sejadinya pula.

Kini, tak ada kewajiban berpuasa. Silakan makan dan minum sepuasnya, siang atau malam. Kadang, penganan lama yang tak tersentuh di Ramadan, ‘melambai-lambai’ untuk kembali dilampiaskan.

Tidak heran jika kesehatan yang sudah diraih hampir sempurna di masa Ramadan, kini mulai goyah. Bahkan ada yang sudah opname.

Kita merasakan hikmah luar biasa. Bahwa, lapar karena sebuah kesadaran, bukan karena tak mampu bayar, akan menyehatkan jasmani dan ruhani. Kepedulian pun bangkit, menyadari bahwa banyak yang lapar karena memang tak mampu bayar.

Kedua, kita seperti kehilangan alarm Ramadan. Alarm bukan untuk bangun dari tidur. Tapi bangun dari kesadaran tentang buruknya dosa. Semudah apa pun, dan sedekat apa pun dosa itu.

Mata kita terjaga. Tangan dan kaki pun terjaga. Lisan pun terjaga. Terlebih lagi hati yang bisa bolak-balik kapan saja, antara dosa dan pahala.

Dan kini, semua yang terjaga itu seperti bebas apa maunya. Seperti, setan-setan yang tak lagi terkurung dalam penjara super kuat. Kini, mereka bebas berkolaborasi dengan nafsu-nafsu yang tak lagi terjaga.

Ketiga, ada yang sunyi di saat malam tiba. Tak lagi terdengar panggilan untuk qiyamur Ramadan berjamaah di masjid. Tarawih tak lagi ada. Malam yang pernah riuh dengan lantunan takbir tak zikir, kini sunyi. Sesunyi hati yang tak tersentuh sapaan cahaya Ilahi.

Ramadan benar-benar telah pergi. Jejaknya memang masih hangat terasa. Tapi, bekasnya mulai luntur di hati dan amal.

Adakah harapan bisa berjumpa lagi dengan Ramadan di masa datang. Semoga Allah mengabulkan apa yang kita inginkan. [Mh]

Tags: Mencari yang Hilang Pasca Ramadan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Idul Fitri, Perayaan Penuh Warna di Seluruh Dunia

Next Post

Semakin Indah Saat Mengingat Kebaikan Pasangan

Next Post
Semakin Indah Saat Mengingat Kebaikan Pasangan

Semakin Indah Saat Mengingat Kebaikan Pasangan

Upaya-Upaya Majelis Ulama Indonesia dalam Membela Palestina

Upaya-Upaya Majelis Ulama Indonesia dalam Membela Palestina

Shalat dan Kesehatan Jasmani

Shalat dan Kesehatan Jasmani

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9549 shares
    Share 3820 Tweet 2387
  • Meski 96 Persen Muslim, Azerbaijan Larang Siswi dan Guru Berjilbab

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4869 shares
    Share 1948 Tweet 1217
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4314 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Cara Memilih Mukena Premium yang Nyaman untuk Ibadah di Rumah maupun Traveling

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Suami Suka Bohong, Istri Harus Bagaimana?

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1367 shares
    Share 547 Tweet 342
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2521 shares
    Share 1008 Tweet 630
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga