• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Islam Memuliakan Kita

18/05/2024
in Nasihat
Di Penghujung Ramadan

Ilustrasi, foto: wallpapers.com

99
SHARES
760
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MULIA itu bukan tentang merek. Bukan pula produk karbitan seperti pencitraan. Mulia itu apa yang Allah anugerahkan melalui jalan Islam.

Ada orang punya mobil mewah. Harganya tentu sangat mahal. Ada kebanggaan dan wibawa saat mengendarainya.

Mobil mewah akan identik dengan segala yang mewah. Mulai dari perawatan mesin, perawatan bodi, bahan bakar, cara mengendarai, bahkan garasi.

Sedikit penyimpangan saja, kemewahan hanya akan sekadar penampilan. Karena boleh jadi, mesin dan kemampuan kendaraan sudah tidak prima lagi.

Begitu pun dengan kita. Allah subhanahu wata’ala menciptakan kita dalam tingkat kemewahan yang prima.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin: 4)

Karena itulah Allah menurunkan Rasul untuk mengajarkan umat manusia bagaimana merawat diri mereka. Bukan sekadar perawatan fisik, yang lebih penting lagi adalah tentang dalam diri, yaitu hati dan jiwanya.

Manusia itu seperti sebuah produk yang sangat mewah. Makanannya tak boleh asal. Rasul mengajarkan mana makanan dan minuman yang boleh dan mana yang dilarang. Begitu pun tentang cara memperolehnya.

Berbeda dengan hewan yang boleh makanan apa saja, sesuai naluri mereka. Begitu pun caranya: bebas dengan cara apa saja. Siapa yang kuat dia yang dapat.

Manusia juga Allah anugerahkan kemewahan pada akalnya. Akal bukan pada otak di kepala. Tapi hati yang ada di dada.

Melalui akal itu, Allah membimbing umat manusia dengan hidayah Islam. Hal ini agar mereka selamat dalam perjalanan hidup menuju negeri akhirat.

Akal atau hati itu produk kemewahan. Tak boleh sembarang ‘petunjuk’ bisa menjadi rujukan. Hanya yang ‘made in’ Allah saja yang layak menjadi sandaran.

Begitu dalam memenuhi hawa nafsu syahwatnya. Tidak sembarang cara boleh dilakukan. Hanya yang melalui petunjuk Allah dan teladan Rasul saja yang boleh diterapkan.

Tidak main-main, sebegitu mewahnya manusia, Allah berikan seluruh yang di bumi ini untuk manusia. Hanya manusia yang mampu mengelola dan memakmurkannya.

Sayangnya, tak semua kita paham dan sadar tentang produk mewah manusia itu. Tidak sedikit yang asal tentang asupan untuk dirinya: makanan, minuman, syahwat, dan lainnya.

Karena itulah, orang yang asal ini akan kehilangan kemewahan jati dirinya. Dia jatuh ke posisi yang lebih rendah dari hewan.

“Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh….” (QS. At-Tin: 5-6)

Bersyukurlah dengan segala kemewahan yang Allah anugerahkan kepada kita. Jagalah kemewahan itu hingga kita berjumpa dengan Allah setelah kematian. [Mh]

 

 

Tags: Islam Memuliakan Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Materi Kultum, Profesional

Next Post

Bahagianya Masyarakat Pelosok Daerah bisa Berkurban Bersama Dompet Dhuafa

Next Post
Bahagianya Masyarakat Pelosok Daerah bisa Berkurban Bersama Dompet Dhuafa

Bahagianya Masyarakat Pelosok Daerah bisa Berkurban Bersama Dompet Dhuafa

Ramai Fenomena ASI Bubuk, IDAI Angkat Bicara: Tidak Direkomendasikan

Ramai Fenomena ASI Bubuk, IDAI Angkat Bicara: Tidak Direkomendasikan

Sedikitnya 66 Orang Tewas Ketika Banjir Baru Melanda Provinsi Faryab di Afghanistan

Sedikitnya 66 Orang Tewas Ketika Banjir Baru Melanda Provinsi Faryab di Afghanistan

  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8780 shares
    Share 3512 Tweet 2195
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1035 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11532 shares
    Share 4613 Tweet 2883
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3954 shares
    Share 1582 Tweet 989
  • PKS Soroti Narasi Normalisasi LGBT, Dorong Kajian Akademik yang Utuh dari Perspektif Ilmiah, Sosial, Budaya, dan Agama

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4656 shares
    Share 1862 Tweet 1164
  • Resep Membuat Bubur Sumsum Enak dan Mudah Anti Gagal

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2254 shares
    Share 902 Tweet 564
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga