• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 9 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Hidup tanpa Duniawi

03/04/2024
in Nasihat
Memandang Masa Depan Islam

Ilustrasi, foto: Smithsonian Magazine

80
SHARES
615
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIDUP tanpa duniawi memang cukup menarik. Karena duniawi boleh jadi ‘pengganggu’ yang cerdik.

I’tikaf merupakan ibadah di akhir Ramadan. Selama sepuluh hari terakhir, umat disunnahkan untuk berada di masjid, dan melupakan duniawi untuk sementara.

Makan dan minum di masjid. Tidur sekadarnya di masjid. Mandi di masjid. Segala hal yang darurat serba di masjid.

Bukan menjadikan masjid sebagai tempat tinggal sementara. Melainkan, memaksakan diri untuk menetapkan jasmani dan ruhani tak lepas dari masjid.

Seperti itulah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahum ajma’in. Dimulai dari malam 21 dan berakhir di penghujung Ramadan.

Di mana hikmahnya? Untuk melatih diri mampu melawan godaan duniawi, demi fokus untuk taqarub kepada Allah subhanahu wata’ala.

Duniawi memang bukan sekadar ujian. Tapi juga penggoda yang mampu memanipulasi jiwa. Seribu satu urusan duniawi terus melambai-lambai minta diperhatikan. Padahal, mereka sudah dipenuhi selama 355 hari di selain i’tikaf.

Sepuluh hari memang terkesan begitu lama. Tapi dibandingkan dengan 365 hari yang tersedia, durasi itu sangat sejenak.

Tapi begitulah, setan dan nafsu kita merengek-rengek betapa lamanya sepuluh hari itu. Bisikan-bisikan pun berujar, “Kenapa tidak di malam hari saja? Kenapa di malam ganjil saja? Kenapa tidak di malam 25, 27, dan 29 saja?” Dan seterusnya.

Persoalannya bukan tentang malam ganjilnya. Tapi tentang durasi tarbiyah jasmani dan ruhani selama sepuluh hari itu. Yaitu melatih diri bahwa dunia itu jangan terus-menerus dimanjakan, karena dia akan berubah menjadi pengendali.

I’tikaf tak ubahnya seperti proses metamorfosis ulat yang menjijikkan menjadi kupu-kupu yang indah. Yaitu ketika kepompong memaksa ulat untuk tak lagi rakus, liar, dan tak pernah cukup.

Ulat tidak mati di kepompong. Ulat juga tidak tersiksa. Ia sebenarnya sedang berbenah diri, untuk meninggalkan dirinya yang lama menjadi sosok yang baru.

Jadi, i’tikaf bukan sekadar memburu malam Lailatul Qadar. Meskipun itu menjadi salah satu yang dituju.

I’tikaf merupakan paket puncak dari tarbiyah Ramadan. Di mana kita memfakumkan duniawi yang kotor untuk sementara dan mi’raji dalam suasana ‘langit’ yang suci. [Mh]

 

 

 

Tags: Hidup tanpa Duniawi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nabi Ibrahim Ibarat Satu Umat, Tafsir An-Nahl 120

Next Post

Berserah di Hadapan Hajar Aswad

Next Post
Berserah di Hadapan Hajar Aswad

Berserah di Hadapan Hajar Aswad

ParagonCorp Gelar Beauty Conference (BCF) untuk Dorong Transformasi Industri Kosmetik di Indonesia

ParagonCorp Gelar Beauty Conference (BCF) untuk Dorong Transformasi Industri Kosmetik di Indonesia

Bantu Keselamatan Pemudik, BAZNAS Dirikan Pos Siaga Mudik 2024 di 28 Titik

Bantu Keselamatan Pemudik, BAZNAS Dirikan Pos Siaga Mudik 2024 di 28 Titik

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9283 shares
    Share 3713 Tweet 2321
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4204 shares
    Share 1682 Tweet 1051
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4786 shares
    Share 1914 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11745 shares
    Share 4698 Tweet 2936
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2468 shares
    Share 987 Tweet 617
  • Kemendiktisaintek Gandeng BAZNAS Perluas Akses Beasiswa dan Pemberdayaan Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga