• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Hidup tanpa Duniawi

03/04/2024
in Nasihat
Memandang Masa Depan Islam

Ilustrasi, foto: Smithsonian Magazine

79
SHARES
608
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIDUP tanpa duniawi memang cukup menarik. Karena duniawi boleh jadi ‘pengganggu’ yang cerdik.

I’tikaf merupakan ibadah di akhir Ramadan. Selama sepuluh hari terakhir, umat disunnahkan untuk berada di masjid, dan melupakan duniawi untuk sementara.

Makan dan minum di masjid. Tidur sekadarnya di masjid. Mandi di masjid. Segala hal yang darurat serba di masjid.

Bukan menjadikan masjid sebagai tempat tinggal sementara. Melainkan, memaksakan diri untuk menetapkan jasmani dan ruhani tak lepas dari masjid.

Seperti itulah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahum ajma’in. Dimulai dari malam 21 dan berakhir di penghujung Ramadan.

Di mana hikmahnya? Untuk melatih diri mampu melawan godaan duniawi, demi fokus untuk taqarub kepada Allah subhanahu wata’ala.

Duniawi memang bukan sekadar ujian. Tapi juga penggoda yang mampu memanipulasi jiwa. Seribu satu urusan duniawi terus melambai-lambai minta diperhatikan. Padahal, mereka sudah dipenuhi selama 355 hari di selain i’tikaf.

Sepuluh hari memang terkesan begitu lama. Tapi dibandingkan dengan 365 hari yang tersedia, durasi itu sangat sejenak.

Tapi begitulah, setan dan nafsu kita merengek-rengek betapa lamanya sepuluh hari itu. Bisikan-bisikan pun berujar, “Kenapa tidak di malam hari saja? Kenapa di malam ganjil saja? Kenapa tidak di malam 25, 27, dan 29 saja?” Dan seterusnya.

Persoalannya bukan tentang malam ganjilnya. Tapi tentang durasi tarbiyah jasmani dan ruhani selama sepuluh hari itu. Yaitu melatih diri bahwa dunia itu jangan terus-menerus dimanjakan, karena dia akan berubah menjadi pengendali.

I’tikaf tak ubahnya seperti proses metamorfosis ulat yang menjijikkan menjadi kupu-kupu yang indah. Yaitu ketika kepompong memaksa ulat untuk tak lagi rakus, liar, dan tak pernah cukup.

Ulat tidak mati di kepompong. Ulat juga tidak tersiksa. Ia sebenarnya sedang berbenah diri, untuk meninggalkan dirinya yang lama menjadi sosok yang baru.

Jadi, i’tikaf bukan sekadar memburu malam Lailatul Qadar. Meskipun itu menjadi salah satu yang dituju.

I’tikaf merupakan paket puncak dari tarbiyah Ramadan. Di mana kita memfakumkan duniawi yang kotor untuk sementara dan mi’raji dalam suasana ‘langit’ yang suci. [Mh]

 

 

 

Tags: Hidup tanpa Duniawi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nabi Ibrahim Ibarat Satu Umat, Tafsir An-Nahl 120

Next Post

Berserah di Hadapan Hajar Aswad

Next Post
Berserah di Hadapan Hajar Aswad

Berserah di Hadapan Hajar Aswad

ParagonCorp Gelar Beauty Conference (BCF) untuk Dorong Transformasi Industri Kosmetik di Indonesia

ParagonCorp Gelar Beauty Conference (BCF) untuk Dorong Transformasi Industri Kosmetik di Indonesia

Bantu Keselamatan Pemudik, BAZNAS Dirikan Pos Siaga Mudik 2024 di 28 Titik

Bantu Keselamatan Pemudik, BAZNAS Dirikan Pos Siaga Mudik 2024 di 28 Titik

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8237 shares
    Share 3295 Tweet 2059
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4224 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Menghina Allah dalam Hati

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11265 shares
    Share 4506 Tweet 2816
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4547 shares
    Share 1819 Tweet 1137
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga